JAKARTA - Perekonomian Indonesia terbukti dapat bertahan dengan pertumbuhan 6,3 persen di tengah krisis global yang masih memanas. Namun, bagaimana Indonesia tetap mempertahankan pertumbuhan dalam menghadapi tantangan baru yakni tahun politik 2014.
Direktur Utama Mandiri Sekuritas Abiprayadi Riyanto mengatakan, meningkatnya suhu politik menjelang pemilu 2014 merupakan dinamika yang perlu dicermati oleh pelaku usaha, dan para investor.
"Dinamika ini perlu dicermati para pelaku dunia usaha dan investor pasar modal," ungkap Abiprayadi Riyanto di Ritz Carlton, Pasific Place, Jakarta, Rabu (15/5/2013).
Abiprayadi optimistis, Indonesia dapat melalui penyelenggaraan pemilu tahun 2014 dengan baik, karena sudah memiliki pengalaman perekonomian yang wajar di tengah penyelenggaraan tahun demokrasi.
Lebih lanjut dia mengungkapkan,, penyelenggaraan pemilu yang berjalan lancar merupakan momentum positif bagi keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang dapat digunakan di kalangan dunia usaha, dan investor pasar modal dalam pengambilan keputusan investasi.
"Kita sudah memiliki pengalaman dalam penyelenggaraan pesta demokrasi di mana gejolak perekonomian masih berada di batas yang wajar," katanya.
(Martin Bagya Kertiyasa)