SOLO – Kendati harga cabai di Solo dan sekitarnya sempat turun berada di kisaran harga Rp9.000 per kilogram (kg), kini harga cabai mulai merambat naik, dan berada di kisaran harga antara Rp20.000 per kg hingga Rp24.000 per kg.
"Seminggu lalu harga cabai rawit merah di pasaran masih berkisar Rp12.000 per kg, dan kulaknya Rp9.000 per kg. Sekarang ini telah naik. Kulaknya saja sudah Rp17.000 per kg. Sedang kami jualnya Rp20.000 per kg," ungkap Sri, pedagang sayur di Pasar Legi, Solo, Jawa Tengah, Selasa (22/5/2013).
Selain cabai rawit merah, menurut Sri, cabai merah juga mengalami kenaikan. Semula harga di pasaran hanya Rp15.000 per kg pada minggu lalu, tetapi sekarang ini sudah naik menjadi Rp24.000 per kg.
"Kulakan cabai merah pada seminggu lalu berkisar Rp11.000 per kg, tetapi dalam dua hari ini naik menjadi Rp19.000 per kg," tuturnya.
Terkait kenaikan harga cabai, juga diungkapkan oleh Sarjono, pedagang besar cabai di Pasar Legi Solo. Sarjono mengemukakan bahwa dalam dua hari ini memang terjadi kenaikan hampir dua kali lipat dibanding harga pada seminggu lalu.
"Sekarang ini saya jual ke pedagang pasar atau sayur, untuk cabai rawit merah berkisar Rp17.000 per kg. Padahal seminggu lalu, saya masih jual Rp9.000 per kg. Sedang cabai merah bila minggu lalu masih Rp11.000 per kg, sekarang ini sudah naik menjadi Rp19.000 per kg," sebutnya.
Kenaikan harga cabai, menurut Sarjono, selain disebabkan terserangnya penyakit tanaman cabai, juga lebih disebabkan karena panenan memang berkurang. Berkurangnya panenan bahkan mencapai 50 persen dari biasanya.
"Berkurangnya panenan, gara-gara adanya kegiatan pemilihan kepala desa (pilkades) di daerah-daerah produksi cabai. Mereka sibuk kegiatan pilkades, sehingga enggan melakukan panen," tukas Sarjono. (wan)
(Widi Agustian)