JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencoba dekati area overbought. Diperkirakan, IHSG akan berada pada support 5.145-5.178 dan resistance 5.196-5.218.
"Meski posisi low IHSG masih di atas target support kami yaitu 5.178 namun, juga berhasil melampaui target resisten 5.218 sehingga memberikan kesempatan untuk melakukan profit taking," kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (23/5/2013).
Menurutnya, bila terlihat dari bentuk chart juga terlihat besarnya tekanan jual dibandingkan dorongan beli sehingga rentan alami koreksi bila sentimen dan bursa saham global tidak cukup mendukung. Untuk itu, tetap cermati sentimen yang ada.
Sebelumnya, meski sempat mampir ke zona merah namun, IHSG kembali bangkit dan berhasil melaju ke level psikologisnya di 5.200-an. Di sisi lain, laju bursa saham Asia pun bervariatif sehingga tidak banyak memberikan imbas pada IHSG namun, momentum
pelemahan sebelumnya memang dimanfaatkan pelaku pasar untuk masuk dengan sentimen positif dari AS.
Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level 5.235,76 (level tertingginya) jelang preclosing dan menyentuh level 5.185,55 (level terendahnya) di awal sesi dan berakhir di level 5.208,00. Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
(Widi Agustian)