Ambles 1,66%, IHSG Terjun Bebas di 5.121

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis
Kamis 23 Mei 2013 16:05 WIB
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Sentimen negatif yang melanda pergerakan saham-saham di Asia, membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak mampu bergerak menguat. IHSG ditutup anjlok 86,60 poin atau 1,66 persen menjadi 5.121,40.

IHSG ditutup dengan 55 saham menguat, 272 saham melemah, dan 68 saham bergerak stagnan. Transaksi yang terjadi sampai saat ini telah mencapai Rp9,82 triliun dari 7,486 miliar lembar saham diperdagangkan. Selain itu, investor asing juga mencatat aksi jual bersih sebesar Rp721,268 miliar.

Indeks LQ45 turun 15,31 poin atau 1,7 persen menjadi 864,87, indeks IDX30 melemah 7,89 poin atau 1,8 persen menjadi 440,79, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) terkoreksi 13,31 poin atau 1,9 persen menjadi 694,79.

Sektor-sektor pendukung IHSG kompak melemah, dengan sektor properti turun 2,7 persen, sektor tambang 3,3 persen, sektor industri dasar 2,4 persen, sektor perdagangan merosot 2,4 persen, dan sektor 1,3 persen.

Beberapa saham yang masih bertahan di jajaran top gainers, antara lain saham PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk (SQBI) naik Rp21.500 ke Rp260.000, saham PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) naik Rp1.500 ke Rp10.400, dan saham PT Global Teleshop Tbk (GLOB) naik Rp410 ke Rp2.150.

Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers, antara lain saham PT HM Putra Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp1.000 menjadi Rp87.000, saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp900 menjadi Rp32.050, dan saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp850 menjadi Rp54.400.

Senada dengan IHSG, aksi jual juga melanda saham-saham di Asia, indeks Hang Seng misalnya, terjerumus 402,11 poin menjadi 22.858,97, tak berbeda jauh, Nikkei juga turun tajam 364,13 poin menjadi 15.263,13, dan indeks Straits Tmes turun 19,62 poin menjadi 3.434,75.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya