PGN Bantah PLN Rugi Akibat Pipa Bocor

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Jum'at 24 Mei 2013 16:31 WIB
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
Share :

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) menyatakan kebocoran jaringan pipa transmisi offshore SSWJ jalur Labuhan Maringgai-Muara Bekasi tidak merugikan PT PLN (Persero). Pasalnya, PLN terpaksa membakar Bahan Bakar Minyak (BBM) di PLTGU Muara Tawar, Bekasi senilai USD2,6 juta per hari.

Vice President Sekretaris Perusahaan PGN Ridha Ababil menjelaskan, kebocoran yang terjadi di pipa SSWJ milik perusahaan tersebut belum berdampak pada pasokan ke PLN dan industri sebagai pelanggan.

"Jadi pembakaran BBM senilai USD2,6 juta per hari atau senilai Rp26 miliar belum ada Walaupun memang adanya kehilangan gas," ujar Ridha kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (24/5/2013).

Ridha menjelaskan, sejak 21 Mei lalu, terjadi kehilangan gas sebesar 1,6 juta kaki kubik dan belum ada dampak ke pelanggan. "Karena, industri misalnya, tidak selalu memakai gas dalam kapasitas penuh. Pasokan saat ini masih di batas normal," kata dia.

Saat ini, PGN masih terus memperbaiki kebocoran pipa dengan memasang repair clamp. Pemasangan alat ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar 9 hari. PGN memprediksi kehilangan gas selama periode ini yaitu 0,5 juta kaki kubik per hari (million standard cubic feet per day/mmscfd) atau total 5 mmscfd.

Selama perbaikan, Ridha menambahkan, pihaknya juga akan mengurangi tekanan aliran gas untuk meminimalkan kebocoran. "Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan wilayah dengan radius 500 meter dari titik kebocoran. PGN juga melakukan pengawasan selama 24 jam untuk menghindari kebakaran," tandasnya.

Seperti diketahui, pipa transmisi SSWJ mengalami kebocoran pada pukul 10.40 WIB, Selasa (21/5) lalu dengan munculnya gelembung udara sebagai indikasinya. Kebocoran terjadi di SSWJ jalur Labuhan Maringgai – Muara Bekasi di kilometer poin 138-139 berdekatan dengan Pulau Damar pada kedalaman 23 meter di bawah permukaan laut.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya