IHSG Diprediksi Terkoreksi pada Minggu Terakhir November 2020

Aditya Pratama, Jurnalis
Minggu 22 November 2020 10:03 WIB
IHSG Melemah. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Direktur PT Anugerah Mega Investama, Hans Kwee menyampaikan, di tengah meningkatnya kasus Covid-19 di beberapa negara membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan mengalami koreksi sehat. Tidak hanya itu, koreksi juga disebabkan menurunnya optimisme investor terhadap vaksin corona.

"Ditambah masalah stimulus dan pasar keuangan yang naik banyak beberapa pekan terakhir sehingga membuka koreksi sehat IHSG. Support IHSG di level 5.541 sampai 5.462 dan resistance di level 5.628 sampai 5.657," ujar Hans dalam keterangan tertulis, Minggu (22/11/2020).

Baca Juga: IHSG Sepekan Positif, Rata-Rata Volume Transaksi Naik Tinggi 13,54%

Hans menambahkan, meskipun minggu lalu respons pasar sangat positif akibat kemajuan kefektivitasvaksin Covid-19 yang dikembangkan Pfizer dan BioNTech mencapai 95% mencegah virus corona. Namun, terdapat persoalan lain di mana vaksin tersebut membutuhkan suhu penyimpanan minus 94 derajat Fahrenheit akan mempersulit pendistribusian vaksin.

Tetapi, harapan lebih besar muncul dari pengembangan vaksin Moderna karena dapat tetap stabil pada suhu 36 hingga 46 derajat Fahrenheit, dimana suhu ini merupakan suhu standar lemari es rumah atau medis dan dapat disimpan hingga 30 hari. Bila suhu negative 4 derajat Fahrenheit maka vaksin ini dapat disimpan hingga enam bulan.

Baca Juga: IHSG Sepekan Naik 2,03%, Kapitalisasi Pasar Capai Rp6.475 Triliun

"Diharapkan vaksin yang efektif dan mudah distribusikan membawa harapan pandemi Covid-19 akan berlalu," katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya