JAKARTA- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak terbatas pada perdagangan jelang Natal. Sebelumnya. IHSG ditutup turun 9,06 poin atau 0,15% ke 6.104,32 atau 6.104.
Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya mengatakan, pergerakan IHSG saat ini terlihat masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajar.
Baca Juga: Fakta IHSG Naik 2,80% dalam Sepekan, Ada 2 Perusahaan yang IPO
"Sedangkan IHSG masih berpeluang mengalami konsolidasi jika IHSG tidak dapat dipertahankan diatas resisten level terdekat," kata William di Jakarta, Minggu (20/12/2020).
Kata dia, fluktuasi nilai tukar Rupiah serta harga komoditas juga akan turut mewarnai pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang.
Baca Juga: Transaksi Harian di Pasar Modal Naik 9,07%
"IHSG bergerak 5920-6123," imbuhnya
Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan kinerja yang positif dalam sepekan ini. Kinerja positif dalam sepekan. Bahkan dalam sepekan perdagangan, indeks sempat menyentuh level tertinggi di masa pandemi Covid-19 yaitu di level 6.000.
Pasar Modal Indonesia mencatatkan pergerakan perdagangan yang didominasi data positif Selama periode 14-18 Desember 2020. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan dan berhasil menembus level 6.000 dalam periode sepekan ini.
IHSG mengalami peningkatan 2,80% dan berada pada level 6.104,324 dari posisi 5.938,329 pada penutupan pekan lalu.
(Feby Novalius)