JAKARTA - Kementerian PUPR telah menyelesaikan pembangunan Bendung Gilireng di Desa Arajang, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Adapun pembangunan bendung ini untuk menunjang program ketahanan pangan nasional.
Dikutip dari akun Instagram resmi Kementerian PUPR @kemenpupr, Bendung Gilireng akan dimanfaatkan untuk mengairi daerah irigasi Gilireng yang cukup luas.
“Bendung yang mulai dibangun tahun 2018 ini akan dimanfaatkan untuk mengairi daerah irigasi Gilireng seluas 8.510 ha,” tulis akun Instagram Kementerian PUPR, Kamis (8/7/2021).
Baca Juga: Banyak yang Beli Rumah, Penyaluran FLPP Capai Rp10,3 Triliun
Kemudian, dengan hadirnya bendungan ini, diharapkan dapat mengalir jauh hingga areal persawahan. Serta, dapat membantu petani meningkatkan intensitas tanamnya.
Baca Juga: PUPR Bangun Rusun Tipe 34, Anggarannya Rp18,8 Miliar
“Keberadaan Bendung Gilireng beserta sistem jaringan irigasinya yang sumber airnya berasal dari Bendungan Passeloreng ini, diharapkan dapat mengalir jauh hingga areal persawahan dan membantu para petani meningkatkan intensitas tanamnya dari 112 % menjadi 300 % dengan pola tanam padi-padi-palawija,” tulis akun Instagram Kementerian PUPR.
Lalu, Bendung Gilireng juga dapat dimanfaatkan sebagai objek wisata baru. Selain itu, bendung ini juga sebagai sumber penghasilan alternatif masyarakat sekitar.
“Bendung Gilireng juga dapat dimanfaatkan sebagai objek wisata baru di Sulawesi Selatan, sebagai sumber penghasilan alternatif untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat di kawasan sekitarnya,” tulis akun Instagram Kementerian PUPR.
(Dani Jumadil Akhir)