<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perbaikan Tower Tertunda Akibat Cuaca Buruk</title><description>Lima tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Pedan-Solo Baru (Wonosari) 150 KV roboh beberapa hari lalu. Kini PLN tengah berusaha untuk memasang tower darurat. Akan tetapi pemasang tower itu terganggu cuaca buruk.   </description><link>https://economy.okezone.com/read/2007/12/02/19/65312/perbaikan-tower-tertunda-akibat-cuaca-buruk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2007/12/02/19/65312/perbaikan-tower-tertunda-akibat-cuaca-buruk"/><item><title>Perbaikan Tower Tertunda Akibat Cuaca Buruk</title><link>https://economy.okezone.com/read/2007/12/02/19/65312/perbaikan-tower-tertunda-akibat-cuaca-buruk</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2007/12/02/19/65312/perbaikan-tower-tertunda-akibat-cuaca-buruk</guid><pubDate>Minggu 02 Desember 2007 19:21 WIB</pubDate><dc:creator>Rani Hardjanti</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Lima tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Pedan-Solo Baru (Wonosari) 150 KV roboh beberapa hari lalu. Kini PLN tengah berusaha untuk memasang tower darurat. Akan tetapi pemasang tower itu terganggu cuaca buruk.&amp;quot;Pemasangan emergency tower tidak bisa diselesaikan pada Minggu ini, karena kondisi cuaca di  lokasi (Solo dan sekitarnya) hujan lebat disertai angin  kencang sejak sore hari,&amp;quot; kata General Manager PLN P3B Jawa-Bali Muljo Adji dalam pesan singkatnya kepada okezone, Minggu (2/12/2007). Dengan terganggunya pemasangan tower darurat itu, maka pada Senin 3 Desember 2007 diperkirakan masih terdapat potensi defisit listrik sekira 150 MW yang akan  menyebabkan pemadaman listrik untuk daerah-daerah yang dipasok dari Gardu Induk Palur, Solo Baru (Wonosari), Wonogiri, dan Sragen. &amp;quot;PLN akan berusaha  keras untuk menyelesaikan secepatnya, namun sekaligus meminta kepada pelanggan di daerah tersebut untuk menghemat dan mengurangi pemakaian listriknya terutama pada periode beban puncak pukul 17.00-22.00 guna mengurangi kemungkinan pemadaman,&amp;quot; terang Muljo Adji.Dia juga menyatakan, PLN mohon maaf atas kejadian yang kurang menyenangkan akibat cuaca buruk tersebut dan menyampaikan terima kasih untuk pelanggan di daerah Surakarta-Sragen dan sekitarnya atas kesediaannya untuk mengurangi pemakaian listriknya guna membantu mengatasi musibah tersebut.  </description><content:encoded>JAKARTA - Lima tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Pedan-Solo Baru (Wonosari) 150 KV roboh beberapa hari lalu. Kini PLN tengah berusaha untuk memasang tower darurat. Akan tetapi pemasang tower itu terganggu cuaca buruk.&amp;quot;Pemasangan emergency tower tidak bisa diselesaikan pada Minggu ini, karena kondisi cuaca di  lokasi (Solo dan sekitarnya) hujan lebat disertai angin  kencang sejak sore hari,&amp;quot; kata General Manager PLN P3B Jawa-Bali Muljo Adji dalam pesan singkatnya kepada okezone, Minggu (2/12/2007). Dengan terganggunya pemasangan tower darurat itu, maka pada Senin 3 Desember 2007 diperkirakan masih terdapat potensi defisit listrik sekira 150 MW yang akan  menyebabkan pemadaman listrik untuk daerah-daerah yang dipasok dari Gardu Induk Palur, Solo Baru (Wonosari), Wonogiri, dan Sragen. &amp;quot;PLN akan berusaha  keras untuk menyelesaikan secepatnya, namun sekaligus meminta kepada pelanggan di daerah tersebut untuk menghemat dan mengurangi pemakaian listriknya terutama pada periode beban puncak pukul 17.00-22.00 guna mengurangi kemungkinan pemadaman,&amp;quot; terang Muljo Adji.Dia juga menyatakan, PLN mohon maaf atas kejadian yang kurang menyenangkan akibat cuaca buruk tersebut dan menyampaikan terima kasih untuk pelanggan di daerah Surakarta-Sragen dan sekitarnya atas kesediaannya untuk mengurangi pemakaian listriknya guna membantu mengatasi musibah tersebut.  </content:encoded></item></channel></rss>
