<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hot Money Datang lagi, Pemerintah Harus Antisipasi</title><description> Aliran dana asing yang bersifat sementara dan sering disebut dengan hot money bakal kembali terulang. Pasalnya, iklim investasi di Indonesia masih lebih menarik dibanding negara-negara lain.  </description><link>https://economy.okezone.com/read/2008/01/13/21/74951/hot-money-datang-lagi-pemerintah-harus-antisipasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2008/01/13/21/74951/hot-money-datang-lagi-pemerintah-harus-antisipasi"/><item><title>Hot Money Datang lagi, Pemerintah Harus Antisipasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2008/01/13/21/74951/hot-money-datang-lagi-pemerintah-harus-antisipasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2008/01/13/21/74951/hot-money-datang-lagi-pemerintah-harus-antisipasi</guid><pubDate>Minggu 13 Januari 2008 17:21 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Aliran dana asing yang bersifat sementara dan sering disebut dengan hot money bakal kembali terulang. Pasalnya, iklim investasi di Indonesia masih lebih menarik dibanding negara-negara lain. Yang penting, saat ini pemerintah harus bisa memanfaatkan hot money itu agar bisa berimbas pada sektor riil.Demikian disampaikan oleh ekonom yang juga sebagai Managing Director Econit Advisory Group Hendri Saparini dalam diskusi dengan wartawan di kantornya, Jalan Tebet Barat Dalam IV, Jakarta, Minggu (13/1/2007).Dia mengatakan hal itu, sebab pengalaman tahun 2007 lalu, pemerintah belum bisa memanfaatkan sepenuhnya. Aliran dana asing itu baru sebatas pada pasar modal.&amp;quot;Itu bisa dilakukan dengan memberi insentif dan disintensif pajak. Sehingga dana asing itu bisa masuk ke sektor riil,&amp;quot; katanya.Sementara ekonom Econit lainnya, Rasyad Parinduri mengatakan, Bank Indonesia (BI) diprediksi akan mempertahankan tingkat suku bunga SBI hingga akhir semester I-2008.Menurutnya, dengan kondisi seperti ini, maka dana yang mengalir ke sektor riil akan sedikit karena masyarakat lebih senang menyimpan uangnya di bank.Langkah itu, juga dinilai bertentangan dengan niat pemerintah untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi sebesar 6,8 persen.  </description><content:encoded>JAKARTA - Aliran dana asing yang bersifat sementara dan sering disebut dengan hot money bakal kembali terulang. Pasalnya, iklim investasi di Indonesia masih lebih menarik dibanding negara-negara lain. Yang penting, saat ini pemerintah harus bisa memanfaatkan hot money itu agar bisa berimbas pada sektor riil.Demikian disampaikan oleh ekonom yang juga sebagai Managing Director Econit Advisory Group Hendri Saparini dalam diskusi dengan wartawan di kantornya, Jalan Tebet Barat Dalam IV, Jakarta, Minggu (13/1/2007).Dia mengatakan hal itu, sebab pengalaman tahun 2007 lalu, pemerintah belum bisa memanfaatkan sepenuhnya. Aliran dana asing itu baru sebatas pada pasar modal.&amp;quot;Itu bisa dilakukan dengan memberi insentif dan disintensif pajak. Sehingga dana asing itu bisa masuk ke sektor riil,&amp;quot; katanya.Sementara ekonom Econit lainnya, Rasyad Parinduri mengatakan, Bank Indonesia (BI) diprediksi akan mempertahankan tingkat suku bunga SBI hingga akhir semester I-2008.Menurutnya, dengan kondisi seperti ini, maka dana yang mengalir ke sektor riil akan sedikit karena masyarakat lebih senang menyimpan uangnya di bank.Langkah itu, juga dinilai bertentangan dengan niat pemerintah untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi sebesar 6,8 persen.  </content:encoded></item></channel></rss>
