<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Selepas dari PLN, Eddie Widiono Takut Nggak Ada Kerjaan</title><description>Sama seperti siklus hidup manusia pada umumnya. Setelah lepas dari masa jabatannya terkadang merasa khawatir, apa yang akan dilakukan. Begitu juga dengan Dirut Eddie Widiono.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2008/03/06/19/89283/selepas-dari-pln-eddie-widiono-takut-nggak-ada-kerjaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2008/03/06/19/89283/selepas-dari-pln-eddie-widiono-takut-nggak-ada-kerjaan"/><item><title>Selepas dari PLN, Eddie Widiono Takut Nggak Ada Kerjaan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2008/03/06/19/89283/selepas-dari-pln-eddie-widiono-takut-nggak-ada-kerjaan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2008/03/06/19/89283/selepas-dari-pln-eddie-widiono-takut-nggak-ada-kerjaan</guid><pubDate>Kamis 06 Maret 2008 08:30 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2008/03/05/19/89283/kjpkbtjGiq.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2008/03/05/19/89283/kjpkbtjGiq.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Sama seperti siklus hidup manusia pada umumnya. Setelah lepas dari masa jabatannya terkadang merasa khawatir, apa yang akan dilakukan. Begitu juga dengan Dirut Eddie Widiono. Eddie mengaku merasa was-was, jika selepas tujuh tahun memimpin PLN dengan segudang pekerjaan, dirinya tidak memiliki pekerjaan. Berikut petikan wawancara khusus okezone dengan Eddie Widiono,  di ruang kerjanya, di Gedung PLN Pusat Lantai 9, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, pada Senin 3 Maret 2008 lalu. Persiapannya apa saja yang Anda lakukan mendekati masa jabatan?Biasalah, sudah mulai ngepak buku-buku. Semua yang ada di lemari ruang kerja ini buku saya semua. Lemari yang ada pakaian kerjanya sudah mulai dikosongkan. Kita berharap pada waktu palunya jatuh semua kewajiban sudah diselesaikan dan berita acaranya sudah disiapkan. Di sini memang ada beberapa hal yang dilematis. Artinya ada hal-hal  yang sedang memerlukan keputusan penting. Tetapi karena timing-nya saja terpakas harus diambil oleh pejabat-pejabat yang outgoing road. Cotoh keadaan dilematis?Contoh kebijakan insentif dan disinsentif. Itu yang seharusnya sudah berlaku pada 1 maret kemarin. Meskipun bukan direksi saat ini yang menjalankan, tapi itu keputusan yang harus diambil. Karena kebijakan itu memiliki risiko yang sangat tinggi. Tapi kita tidak boleh cari aman. Bagaimana perasaan Anda meninggalkan PLN, sedih?(Berpikir sejenak) Kenapa saya harus sedih? Seharusnya saya bergembira. Karena saya bisa menyelesaikan periode ini yang hasilnya saya serahkan pada masyarakat dan atasan saya. Bahkan, saya serahkan pada Allah SWT yang akan menghakimi saya nanti. Apakah saya bekerja ikhlas atau bagaimana. Yang membuat hari ini saya masih tersenyum, ya saya merasa karena telah hari-hari selama tahun tahun ini dengan banyak hal. Yah mudah-mudahan bermanfaat. Itu tidak pernah saya impikan sebelumnya. Tentu ada was-wasnya juga, habis ini saya kerja apa? Jangan-jangan nanti malah nggak ada kerjaan.   </description><content:encoded>JAKARTA - Sama seperti siklus hidup manusia pada umumnya. Setelah lepas dari masa jabatannya terkadang merasa khawatir, apa yang akan dilakukan. Begitu juga dengan Dirut Eddie Widiono. Eddie mengaku merasa was-was, jika selepas tujuh tahun memimpin PLN dengan segudang pekerjaan, dirinya tidak memiliki pekerjaan. Berikut petikan wawancara khusus okezone dengan Eddie Widiono,  di ruang kerjanya, di Gedung PLN Pusat Lantai 9, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, pada Senin 3 Maret 2008 lalu. Persiapannya apa saja yang Anda lakukan mendekati masa jabatan?Biasalah, sudah mulai ngepak buku-buku. Semua yang ada di lemari ruang kerja ini buku saya semua. Lemari yang ada pakaian kerjanya sudah mulai dikosongkan. Kita berharap pada waktu palunya jatuh semua kewajiban sudah diselesaikan dan berita acaranya sudah disiapkan. Di sini memang ada beberapa hal yang dilematis. Artinya ada hal-hal  yang sedang memerlukan keputusan penting. Tetapi karena timing-nya saja terpakas harus diambil oleh pejabat-pejabat yang outgoing road. Cotoh keadaan dilematis?Contoh kebijakan insentif dan disinsentif. Itu yang seharusnya sudah berlaku pada 1 maret kemarin. Meskipun bukan direksi saat ini yang menjalankan, tapi itu keputusan yang harus diambil. Karena kebijakan itu memiliki risiko yang sangat tinggi. Tapi kita tidak boleh cari aman. Bagaimana perasaan Anda meninggalkan PLN, sedih?(Berpikir sejenak) Kenapa saya harus sedih? Seharusnya saya bergembira. Karena saya bisa menyelesaikan periode ini yang hasilnya saya serahkan pada masyarakat dan atasan saya. Bahkan, saya serahkan pada Allah SWT yang akan menghakimi saya nanti. Apakah saya bekerja ikhlas atau bagaimana. Yang membuat hari ini saya masih tersenyum, ya saya merasa karena telah hari-hari selama tahun tahun ini dengan banyak hal. Yah mudah-mudahan bermanfaat. Itu tidak pernah saya impikan sebelumnya. Tentu ada was-wasnya juga, habis ini saya kerja apa? Jangan-jangan nanti malah nggak ada kerjaan.   </content:encoded></item></channel></rss>
