<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Didik: 6 Pendekatan Strategis Agrobisnis</title><description>Ketua Komisi VI DPR Didik Rachbini mengatakan, pemerintah harus menerapkan enam pendekatan strategis untuk mendongkrak produktivitas agrobisnis dalam negeri.  </description><link>https://economy.okezone.com/read/2008/03/22/19/93760/didik-6-pendekatan-strategis-agrobisnis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2008/03/22/19/93760/didik-6-pendekatan-strategis-agrobisnis"/><item><title>Didik: 6 Pendekatan Strategis Agrobisnis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2008/03/22/19/93760/didik-6-pendekatan-strategis-agrobisnis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2008/03/22/19/93760/didik-6-pendekatan-strategis-agrobisnis</guid><pubDate>Sabtu 22 Maret 2008 16:47 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Ketua Komisi VI DPR Didik Rachbini mengatakan, pemerintah harus menerapkan enam pendekatan strategis untuk mendongkrak produktivitas agrobisnis dalam negeri.&amp;quot;Pemerintah sudah seharusnya melakukan enam pendekatan strategis yang ada. Dan juga para pemangku kepentingan,&amp;quot; ujar Didik kepada pers seusai talkshow tentang tantangan agribisnis Indonesia di era pasar global, di pameran Agrinex ke II, di JCC, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/3/2008).Menurut Didik, enam pendekatan itu di antaranya, identifikasi yang tepat terhadap sumber daya alam (SDA) yang dianggap merupakan keunggulan komparatif, dibanding negara lain.Kemudian, adanya pemetaan potensi SDA yang transparan, baik kondisi geografis maupun SDA, agar menarik minat investor dan memudahkan dunia usaha untuk menghitung dampak finansial rencana investasi.&amp;quot;Kebijakan strategis dan adanya rencana konkrit dari pemerintah, juga dapat meningkatkan produktifitas pertanian,&amp;quot; tambahnya.Di samping itu, strategi pertanian yang jelas untuk tiga jenis pasar yang berbeda seperti domestik, industri dan ekspor.Politisi PAN ini juga mengatakan, dengan pendekatan terpadu antara pemerintah, perguruan tinggi dan para petani, tentunya akan membuat perannya menjadi lebih nyata.Selain itu, sistem harga yang adil dan pantas dapat membuat para petani bisa hidup layak dan juga memotivasi mereka untuk meneruskan usaha.  </description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Komisi VI DPR Didik Rachbini mengatakan, pemerintah harus menerapkan enam pendekatan strategis untuk mendongkrak produktivitas agrobisnis dalam negeri.&amp;quot;Pemerintah sudah seharusnya melakukan enam pendekatan strategis yang ada. Dan juga para pemangku kepentingan,&amp;quot; ujar Didik kepada pers seusai talkshow tentang tantangan agribisnis Indonesia di era pasar global, di pameran Agrinex ke II, di JCC, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/3/2008).Menurut Didik, enam pendekatan itu di antaranya, identifikasi yang tepat terhadap sumber daya alam (SDA) yang dianggap merupakan keunggulan komparatif, dibanding negara lain.Kemudian, adanya pemetaan potensi SDA yang transparan, baik kondisi geografis maupun SDA, agar menarik minat investor dan memudahkan dunia usaha untuk menghitung dampak finansial rencana investasi.&amp;quot;Kebijakan strategis dan adanya rencana konkrit dari pemerintah, juga dapat meningkatkan produktifitas pertanian,&amp;quot; tambahnya.Di samping itu, strategi pertanian yang jelas untuk tiga jenis pasar yang berbeda seperti domestik, industri dan ekspor.Politisi PAN ini juga mengatakan, dengan pendekatan terpadu antara pemerintah, perguruan tinggi dan para petani, tentunya akan membuat perannya menjadi lebih nyata.Selain itu, sistem harga yang adil dan pantas dapat membuat para petani bisa hidup layak dan juga memotivasi mereka untuk meneruskan usaha.  </content:encoded></item></channel></rss>
