<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penduduk Indonesia Akan Capai 300 Jt</title><description>Menteri Pertanian (Mentan) Anton Apriantono mengatakan jumlah penduduk yang bertambah setiap tahun merupakan kendala untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2008/08/05/19/133961/penduduk-indonesia-akan-capai-300-jt</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2008/08/05/19/133961/penduduk-indonesia-akan-capai-300-jt"/><item><title>Penduduk Indonesia Akan Capai 300 Jt</title><link>https://economy.okezone.com/read/2008/08/05/19/133961/penduduk-indonesia-akan-capai-300-jt</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2008/08/05/19/133961/penduduk-indonesia-akan-capai-300-jt</guid><pubDate>Selasa 05 Agustus 2008 11:51 WIB</pubDate><dc:creator>Nuria </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2008/08/05/19/133961/XuSSZDbe9u.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2008/08/05/19/133961/XuSSZDbe9u.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Anton Apriantono mengatakan jumlah penduduk yang bertambah setiap tahun merupakan kendala untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.Berdasarkan data LDFUI, laju pertambahan penduduk bertambah 1,3 persen per tahun, serta kebutuhan pangan 139 kg/kapita/tahun.&amp;quot;Penduduk Indonesia akan mencapai 300 juta pada tahun 2030,&amp;quot; ujarnya, disela Seminar Nasional Rekonstruksi Kebijakan Perdagangan Pangan Strategis untuk Kesajehtaraan, di Jakarta, Selasa (5/8/2008).Mentan memaparkan, potensi lahan sawah mencapai 7,4 juta hektare, dengan indeks penanaman (IP) baru mencapai 1,6 kali dalam setahun.Anton mengatakan, IP masih dapat ditingkatkan hingga dua kali dalam setahun. Dengan peningkatan itu maka produksi beras menjadi 8,76 juta ton. Sementara, saat ini produktivitas gabah kering giling (GKG) 4,7 ton. Adapun produktivitas GKG ini masih bisa meningkat menjadi enam ton per hektare.&amp;quot;Ini sedikit lebih tinggi dari Vietnam dan lebih rendah dari China. Dengan peningkatan produktivitas GKG itu maka produksi beras bisa mencapai sembilan juta ton beras,&amp;quot; tambahnya.Dengan produksi beras sembilan juta ton, maka 10-20 tahun mendatang pasokan beras domestik akan aman. Namun, bukan berarti keadaan itu akan terus berlanjut karena jumlah penduduk Indonesia akan terus bertambah.&amp;quot;Diperlukan upaya revolusioner terutama peningkatan dan produktivitas lahan sawah. Tapi jumlah penduduk semakin bertambah. Lahan sawah semakin berkurang artinya produktivitas juga berkurang. Rekayasa genetika diperlukan dan saat ini masih dalam tahap research and development,&amp;quot; urainya.  </description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Anton Apriantono mengatakan jumlah penduduk yang bertambah setiap tahun merupakan kendala untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.Berdasarkan data LDFUI, laju pertambahan penduduk bertambah 1,3 persen per tahun, serta kebutuhan pangan 139 kg/kapita/tahun.&amp;quot;Penduduk Indonesia akan mencapai 300 juta pada tahun 2030,&amp;quot; ujarnya, disela Seminar Nasional Rekonstruksi Kebijakan Perdagangan Pangan Strategis untuk Kesajehtaraan, di Jakarta, Selasa (5/8/2008).Mentan memaparkan, potensi lahan sawah mencapai 7,4 juta hektare, dengan indeks penanaman (IP) baru mencapai 1,6 kali dalam setahun.Anton mengatakan, IP masih dapat ditingkatkan hingga dua kali dalam setahun. Dengan peningkatan itu maka produksi beras menjadi 8,76 juta ton. Sementara, saat ini produktivitas gabah kering giling (GKG) 4,7 ton. Adapun produktivitas GKG ini masih bisa meningkat menjadi enam ton per hektare.&amp;quot;Ini sedikit lebih tinggi dari Vietnam dan lebih rendah dari China. Dengan peningkatan produktivitas GKG itu maka produksi beras bisa mencapai sembilan juta ton beras,&amp;quot; tambahnya.Dengan produksi beras sembilan juta ton, maka 10-20 tahun mendatang pasokan beras domestik akan aman. Namun, bukan berarti keadaan itu akan terus berlanjut karena jumlah penduduk Indonesia akan terus bertambah.&amp;quot;Diperlukan upaya revolusioner terutama peningkatan dan produktivitas lahan sawah. Tapi jumlah penduduk semakin bertambah. Lahan sawah semakin berkurang artinya produktivitas juga berkurang. Rekayasa genetika diperlukan dan saat ini masih dalam tahap research and development,&amp;quot; urainya.  </content:encoded></item></channel></rss>
