<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Moody's Turunkan Peringkat Obligasi Infoasia</title><description>PT Moody's Indonesia telah menurunkan peringkat skala nasional perusahaan dan obligasi PT Infoasia Teknologi Global (IATG) menjadi 'Caa1.id' dari 'B1.id' dengan prospek negatif.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2008/09/25/21/149374/moody-s-turunkan-peringkat-obligasi-infoasia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2008/09/25/21/149374/moody-s-turunkan-peringkat-obligasi-infoasia"/><item><title>Moody's Turunkan Peringkat Obligasi Infoasia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2008/09/25/21/149374/moody-s-turunkan-peringkat-obligasi-infoasia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2008/09/25/21/149374/moody-s-turunkan-peringkat-obligasi-infoasia</guid><pubDate>Kamis 25 September 2008 17:42 WIB</pubDate><dc:creator>Juni Triyanto </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2008/09/25/21/149374/iwM9qTXTkl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2008/09/25/21/149374/iwM9qTXTkl.jpg</image><title>foto: ist</title></images><description>JAKARTA - PT Moody's Indonesia telah  menurunkan peringkat skala nasional perusahaan dan obligasi PT Infoasia  Teknologi Global (IATG) menjadi 'Caa1.id' dari 'B1.id' dengan prospek  negatif.&amp;quot;Penurunan peringkat dilakukan menyusul kelalaian IATG dalam  membayar kupon obligasi rupiah ke-15 yang jatuh tempo pada 23 Setember 2008,&amp;quot;  kata analis utama Moody's Joko Widodo, dalam keterangan tertulis, di Jakarta,  Kamis (25/9/2008).Menurut Joko, profil likuiditas perusahaan semakin lemah,  sehingga akan tetap menjadi tantangan IATG dalam memenuhi kewajiban keuangannya  yang akan jatuh tempo pada enam hingga 12 bulan mendatang.IATG diperkirakan kupon obligasi IATG dan kewajiban-kewajiban  yang akan jatuh tempo, termasuk obligasi seri B senilai Rp10 miliar pada  Desember tahun ini tidak terbayarkan pada tepat waktu.Moody's juga mengungkapkan bahwa peringkat ini tidak  dimungkinkan untuk kembali dinaikkan dalam waktu dekat ini, mengingat prospek  yang negatif. Peringkat ini dapat diturunkan lebih jauh apabila pemegang  obligasi meminta percepatan pembayarannya.Sebelumnya, otoritas bursa Efek Indonesia (BEI) telah  mengehentikan perdagangan saham IATG pada 23 September lalu. Suspensi saham IATG  tersebut  merujuk surat Infoasia tertanggal 22 September 2008  perihal bunga obligasi Infoasia Teknologi Global I tahun 2004, dan surat PT  Kustodian Sentral efek Indonesia tanggal 22 September 2008 perihal penundaan  pembayaran bunga ke-15 obligasi Infoasia tahun 2004 seri B dan seri C.Harga saham Infoasia (IATG), perusahaan distributor hardware  dan software komputer, provider data, jasa telekomunikasi suara, juga internet  services provider (ISP) wireless networks, terakhir ditransaksikan pada 25  Agustus 2008 di level Rp184 per lembar.Saham ini tergolong kurang likuid, selama tahun ini saja  (sejak 1 Januari-23September 2008) hanya 15 kali ditransaksikan dan level  tertinggi dalam 52 minggu di level Rp375 pada 11 Oktober 2007 dan terendah 16  April 2008 Rp105.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Moody's Indonesia telah  menurunkan peringkat skala nasional perusahaan dan obligasi PT Infoasia  Teknologi Global (IATG) menjadi 'Caa1.id' dari 'B1.id' dengan prospek  negatif.&amp;quot;Penurunan peringkat dilakukan menyusul kelalaian IATG dalam  membayar kupon obligasi rupiah ke-15 yang jatuh tempo pada 23 Setember 2008,&amp;quot;  kata analis utama Moody's Joko Widodo, dalam keterangan tertulis, di Jakarta,  Kamis (25/9/2008).Menurut Joko, profil likuiditas perusahaan semakin lemah,  sehingga akan tetap menjadi tantangan IATG dalam memenuhi kewajiban keuangannya  yang akan jatuh tempo pada enam hingga 12 bulan mendatang.IATG diperkirakan kupon obligasi IATG dan kewajiban-kewajiban  yang akan jatuh tempo, termasuk obligasi seri B senilai Rp10 miliar pada  Desember tahun ini tidak terbayarkan pada tepat waktu.Moody's juga mengungkapkan bahwa peringkat ini tidak  dimungkinkan untuk kembali dinaikkan dalam waktu dekat ini, mengingat prospek  yang negatif. Peringkat ini dapat diturunkan lebih jauh apabila pemegang  obligasi meminta percepatan pembayarannya.Sebelumnya, otoritas bursa Efek Indonesia (BEI) telah  mengehentikan perdagangan saham IATG pada 23 September lalu. Suspensi saham IATG  tersebut  merujuk surat Infoasia tertanggal 22 September 2008  perihal bunga obligasi Infoasia Teknologi Global I tahun 2004, dan surat PT  Kustodian Sentral efek Indonesia tanggal 22 September 2008 perihal penundaan  pembayaran bunga ke-15 obligasi Infoasia tahun 2004 seri B dan seri C.Harga saham Infoasia (IATG), perusahaan distributor hardware  dan software komputer, provider data, jasa telekomunikasi suara, juga internet  services provider (ISP) wireless networks, terakhir ditransaksikan pada 25  Agustus 2008 di level Rp184 per lembar.Saham ini tergolong kurang likuid, selama tahun ini saja  (sejak 1 Januari-23September 2008) hanya 15 kali ditransaksikan dan level  tertinggi dalam 52 minggu di level Rp375 pada 11 Oktober 2007 dan terendah 16  April 2008 Rp105.</content:encoded></item></channel></rss>
