<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Investor Iran Berminat Investasi di BEI</title><description>Perusahaan asal Iran berminat untuk melakukan pencatatan sahamnya di dua bursa, yaitu Bursa Iran dan Bursa Efek Indonesia (BEI).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2008/12/02/278/169892/investor-iran-berminat-investasi-di-bei</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2008/12/02/278/169892/investor-iran-berminat-investasi-di-bei"/><item><title>Investor Iran Berminat Investasi di BEI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2008/12/02/278/169892/investor-iran-berminat-investasi-di-bei</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2008/12/02/278/169892/investor-iran-berminat-investasi-di-bei</guid><pubDate>Selasa 02 Desember 2008 15:38 WIB</pubDate><dc:creator>Juni Triyanto </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2008/12/02/278/169892/f0OiYbgmRF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direktur Perdagangan Saham MS Sembiring. Foto: Candra Setya/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2008/12/02/278/169892/f0OiYbgmRF.jpg</image><title>Direktur Perdagangan Saham MS Sembiring. Foto: Candra Setya/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Perusahaan asal Iran berminat untuk melakukan pencatatan sahamnya di dua bursa, yaitu Bursa Iran dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal tersebut mengemuka setelah otoritas BEI dan badan penanaman modal Iran, beserta perusahaan telekomunikasi Iran (Telkom Iran) mengadakan pertemuan.&amp;quot;Mereka berminat untuk dual listing di sini,&amp;quot; kata Direktur Perdagangan Saham dan Litbang BEI MS Sembiring, usai mengadakan pertemuan dengan investor Iran, di kantornya, di Jakarta, Selasa (2/12/2008).Kedatangan delegasi Iran tersebut, kata Sembiring, untuk membicarakankondisi pasar modal di Indonesia dan di Iran. Menurutnya, delegasi  Iran tertarik dengan sistem perdagangan saham di Indonesia yang sudah memasuki tahap remote trading. Selain itu, mereka juga punya rencana  untuk berinvestasi di Indonesia. Namun, mengenai nilai investasinya dipastikan besar.&amp;quot;Kita belum tahu nilainya. Tapi mereka kan besar dibidang perminyakan dan petrochemical,&amp;quot; terang Sembiring.Dalam pertemuan tersebut, hadir pula manajemen PT Telekomunikasi  Indonesia Tbk (Telkom). Kehadiran mereka, menurut Sembiring, untuk menemani  perwakilan telkom Iran.Mengenai adanya pembicaraan antara Telkom dan perusahan Telekomunikasi asal  Iran  terkiat kemungkinan akuisisi atau joint venture. Sembiring tidak bisa menjelaskan. Menurutnya, dalam pertemuan tersebut, tidak pembicaraan spesifik mengenai itu.&amp;quot;Itu urusan Telkom, saya hanya tahu ada keinginan untuk itu, tapi tadi  tidak dibicarakan&amp;quot; kata Sembiring.Telkom memang berencana untuk melakukan akuisisi terhadap perusahaan telekomunikasi Iran. Namun Telkom memang belum memberikan keterangan detil, terkait akuisisi. Sekretaris Perusahaan Telkom, Harsya Denny Suryo, yang datang pada pertemuan tersebut, juga enggan memberi keterangan.</description><content:encoded>JAKARTA - Perusahaan asal Iran berminat untuk melakukan pencatatan sahamnya di dua bursa, yaitu Bursa Iran dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal tersebut mengemuka setelah otoritas BEI dan badan penanaman modal Iran, beserta perusahaan telekomunikasi Iran (Telkom Iran) mengadakan pertemuan.&amp;quot;Mereka berminat untuk dual listing di sini,&amp;quot; kata Direktur Perdagangan Saham dan Litbang BEI MS Sembiring, usai mengadakan pertemuan dengan investor Iran, di kantornya, di Jakarta, Selasa (2/12/2008).Kedatangan delegasi Iran tersebut, kata Sembiring, untuk membicarakankondisi pasar modal di Indonesia dan di Iran. Menurutnya, delegasi  Iran tertarik dengan sistem perdagangan saham di Indonesia yang sudah memasuki tahap remote trading. Selain itu, mereka juga punya rencana  untuk berinvestasi di Indonesia. Namun, mengenai nilai investasinya dipastikan besar.&amp;quot;Kita belum tahu nilainya. Tapi mereka kan besar dibidang perminyakan dan petrochemical,&amp;quot; terang Sembiring.Dalam pertemuan tersebut, hadir pula manajemen PT Telekomunikasi  Indonesia Tbk (Telkom). Kehadiran mereka, menurut Sembiring, untuk menemani  perwakilan telkom Iran.Mengenai adanya pembicaraan antara Telkom dan perusahan Telekomunikasi asal  Iran  terkiat kemungkinan akuisisi atau joint venture. Sembiring tidak bisa menjelaskan. Menurutnya, dalam pertemuan tersebut, tidak pembicaraan spesifik mengenai itu.&amp;quot;Itu urusan Telkom, saya hanya tahu ada keinginan untuk itu, tapi tadi  tidak dibicarakan&amp;quot; kata Sembiring.Telkom memang berencana untuk melakukan akuisisi terhadap perusahaan telekomunikasi Iran. Namun Telkom memang belum memberikan keterangan detil, terkait akuisisi. Sekretaris Perusahaan Telkom, Harsya Denny Suryo, yang datang pada pertemuan tersebut, juga enggan memberi keterangan.</content:encoded></item></channel></rss>
