<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Voksel Electric Incar Pasar Timur Tengah</title><description>PT Voksel Electric Tbk (VOKS) menjajaki ekspor ke empat negara di Timur Tengah. Untuk memudahkan penjualan, perseroan juga akan membangun kantor perwakilan di salah satu negara tersebut.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2008/12/15/278/173832/voksel-electric-incar-pasar-timur-tengah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2008/12/15/278/173832/voksel-electric-incar-pasar-timur-tengah"/><item><title>Voksel Electric Incar Pasar Timur Tengah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2008/12/15/278/173832/voksel-electric-incar-pasar-timur-tengah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2008/12/15/278/173832/voksel-electric-incar-pasar-timur-tengah</guid><pubDate>Senin 15 Desember 2008 18:13 WIB</pubDate><dc:creator>Juni Triyanto </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2008/12/15/278/173832/MpXOGDgX9Q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: corbis.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2008/12/15/278/173832/MpXOGDgX9Q.jpg</image><title>foto: corbis.com</title></images><description>JAKARTA - PT Voksel Electric Tbk (VOKS)  menjajaki ekspor ke empat negara di Timur Tengah. Untuk memudahkan  penjualan, perseroan juga akan membangun kantor perwakilan di  salah satu negara tersebut.&amp;quot;Kami telah jajaki penjualan ke pasar baru di empat negara,  di Timur Tengah. Itu sebagai antisipasi penurunan permintaan ekspor,&amp;quot; ujar  Direktur Utama VOKS Ferry Tjandrawinata, dalam paparan publik, di Gedung BEI,  Jakarta, Senin (15/12/2008).Pihaknya pun telah menerima pesanan dari negara Timur Tengah  tersebut pada November 2008. Sebelumnya, Voksel mengunjungi negara-negara  tersebut sejak Juli 2008 untuk mengkaji prospek bisnis perseroan. Namun untuk  nama-nama negara tersebut, Ferry, tidak bisa menyebutkan. &amp;quot;Kami belum bisa  menyebutkan nama negaranya, karena persaingan sangat kompetitif,&amp;quot; terangnya.Dia menjelaskan, perambahan bisnis ke sejumlah negara  sebenarnya sudah menjadi agenda perusahaan pada 2009. Namun, kondisi ekonomi  saat ini mendorong perusahaan untuk mempercepat ekspansinya. Selain kaya hasil  minyak bumi, sektor infrastruktur negara-negara tersebut masih dalam tahap  pembangunan.Selain merambah pasar baru, perseroan juga berencana membangun kantor  perwakilan di salah satu negara tersebut. Itu dilakukan untuk memudahkan  penjualan. Selama perseroan menggunakan agen dalam penjualan produksi mereka.Sementara pasar yang sudah dimasuki perseroan adalah Dubai dan Uni Emirat Arab. Pasar di negara tersebut, menurut Ferry akan menurun drastis di  2009. Namun, perseroan telah memiliki kontrak hingga 2010, untuk penyediaan  kabel. &amp;quot;Nilainya sekira USD8 juta,&amp;quot; jelas Ferry.Selain pasar ekspor yang akan ditingkatkan, perseroan juga  masih mengejar sejumlah proyek dalam negeri. Salah satu yang potensial adalah  proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) PLN sebesar 10 ribu MW (Mega Watt). Potensi  pangsa pasar dari proyek tersebut yang bisa diraih perseroan adalah lebih 60 persen. &amp;quot;Nilainya, untuk tahun ini sekira Rp400 miliar. Sementara tahun depan, kurang  lebih sama,&amp;quot; ungkap Ferry lagi.Pasar ekspor perseroan hingga kuartal III-2008 adalah  sebesar 37,2 persen. Sementara lokal sebesar 62,8 persen. Pada 2009, perseroan akan  meningkatkan pasar ekspor menjadi sekira 45 persen.Untuk belanja modal atau capital expenditure (Capex) 2009,  perseroan mengalokasikan anggaran sebesar USD3,6 juta atau setara Rp 41,4  miliar. Dana capex berasal dari kas perusahaan tersebut dianggarkan untuk  perbaikan mesin (overhaul) serta pengalihan pembangkit tenaga listrik ke gas.  &amp;quot;Capex 2009 turun dari tahun ini USD10 juta,&amp;quot; tutur Direktur  Keuangan VOKS Linda Luis.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Voksel Electric Tbk (VOKS)  menjajaki ekspor ke empat negara di Timur Tengah. Untuk memudahkan  penjualan, perseroan juga akan membangun kantor perwakilan di  salah satu negara tersebut.&amp;quot;Kami telah jajaki penjualan ke pasar baru di empat negara,  di Timur Tengah. Itu sebagai antisipasi penurunan permintaan ekspor,&amp;quot; ujar  Direktur Utama VOKS Ferry Tjandrawinata, dalam paparan publik, di Gedung BEI,  Jakarta, Senin (15/12/2008).Pihaknya pun telah menerima pesanan dari negara Timur Tengah  tersebut pada November 2008. Sebelumnya, Voksel mengunjungi negara-negara  tersebut sejak Juli 2008 untuk mengkaji prospek bisnis perseroan. Namun untuk  nama-nama negara tersebut, Ferry, tidak bisa menyebutkan. &amp;quot;Kami belum bisa  menyebutkan nama negaranya, karena persaingan sangat kompetitif,&amp;quot; terangnya.Dia menjelaskan, perambahan bisnis ke sejumlah negara  sebenarnya sudah menjadi agenda perusahaan pada 2009. Namun, kondisi ekonomi  saat ini mendorong perusahaan untuk mempercepat ekspansinya. Selain kaya hasil  minyak bumi, sektor infrastruktur negara-negara tersebut masih dalam tahap  pembangunan.Selain merambah pasar baru, perseroan juga berencana membangun kantor  perwakilan di salah satu negara tersebut. Itu dilakukan untuk memudahkan  penjualan. Selama perseroan menggunakan agen dalam penjualan produksi mereka.Sementara pasar yang sudah dimasuki perseroan adalah Dubai dan Uni Emirat Arab. Pasar di negara tersebut, menurut Ferry akan menurun drastis di  2009. Namun, perseroan telah memiliki kontrak hingga 2010, untuk penyediaan  kabel. &amp;quot;Nilainya sekira USD8 juta,&amp;quot; jelas Ferry.Selain pasar ekspor yang akan ditingkatkan, perseroan juga  masih mengejar sejumlah proyek dalam negeri. Salah satu yang potensial adalah  proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) PLN sebesar 10 ribu MW (Mega Watt). Potensi  pangsa pasar dari proyek tersebut yang bisa diraih perseroan adalah lebih 60 persen. &amp;quot;Nilainya, untuk tahun ini sekira Rp400 miliar. Sementara tahun depan, kurang  lebih sama,&amp;quot; ungkap Ferry lagi.Pasar ekspor perseroan hingga kuartal III-2008 adalah  sebesar 37,2 persen. Sementara lokal sebesar 62,8 persen. Pada 2009, perseroan akan  meningkatkan pasar ekspor menjadi sekira 45 persen.Untuk belanja modal atau capital expenditure (Capex) 2009,  perseroan mengalokasikan anggaran sebesar USD3,6 juta atau setara Rp 41,4  miliar. Dana capex berasal dari kas perusahaan tersebut dianggarkan untuk  perbaikan mesin (overhaul) serta pengalihan pembangkit tenaga listrik ke gas.  &amp;quot;Capex 2009 turun dari tahun ini USD10 juta,&amp;quot; tutur Direktur  Keuangan VOKS Linda Luis.</content:encoded></item></channel></rss>
