<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berlina Bangun Pabrik di China</title><description>Perusahaan plastik PT Berlina Tbk (BRNA) merelokasi pabrik di China dengan menambah empat mesin baru pada 2009.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2008/12/19/278/175169/berlina-bangun-pabrik-di-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2008/12/19/278/175169/berlina-bangun-pabrik-di-china"/><item><title>Berlina Bangun Pabrik di China</title><link>https://economy.okezone.com/read/2008/12/19/278/175169/berlina-bangun-pabrik-di-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2008/12/19/278/175169/berlina-bangun-pabrik-di-china</guid><pubDate>Jum'at 19 Desember 2008 13:28 WIB</pubDate><dc:creator>Whisnu Bagus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2008/12/19/278/175169/ujwg69xRU2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2008/12/19/278/175169/ujwg69xRU2.jpg</image><title>foto: ist</title></images><description>JAKARTA - Perusahaan plastik PT  Berlina Tbk (BRNA) merelokasi pabrik di China dengan menambah empat mesin baru  pada 2009. Investasi senilai 25 juta yuan RMB atau Rp40 miilar (ekuivalen  Rp1.600) ini akan menambah kapasitas produksi sebesar 1.000 metrik ton (MT) per  tahun.&amp;quot;Kita akan bangun pabrik di Heifei, China, dalam dua tahap,&amp;quot; kata  Direktur Berlina Lioe Cu Ling, di sela paparan publik perseroan, di Jakarta, Jumat (19/12/2008).Menurut dia, investasi senilai 25 juta RMB ini diperoleh dari  kombinasi pinjaman bank dan kas internal. Saat ini perseroan telah mendapat  komitmen pinjaman dari International China Bank Coorporation (ICBC) senilai 5  juta RMB dan bank lokal China 10 juta RMB. &amp;quot;Dari kas internal sebesar 5 juta  RMB, sisanya kita masih akan cari pinjaman lagi,&amp;quot; katanya.Lioe  mengatakan, pabrik seluas empat hektare (ha) di China ini akan menambah kapasitas  produksi sekira 1.000 MT menjadi 4.000 MT dari sebelumnya 3.000 MT.&amp;quot;Tambahan  produksi tersebut didapat dari empat mesin baru, dan diharapkan sudah dapat  berproduksi pada kuartal IV-2009,&amp;quot; katanya.Presiden Direktur Berlina Antonius Rudy Sugiarto menambahkan, saat ini perusahaan pemasok kemasan plastik produk PT Unilever Tbk ini memiliki tiga pabrik di Indonesia dan satu pabrik di China dengan komposisi 70:30. Dengan tambahan kapasitas produksi di China, maka komposisinya diharapkan berubah menjadi 50:50.</description><content:encoded>JAKARTA - Perusahaan plastik PT  Berlina Tbk (BRNA) merelokasi pabrik di China dengan menambah empat mesin baru  pada 2009. Investasi senilai 25 juta yuan RMB atau Rp40 miilar (ekuivalen  Rp1.600) ini akan menambah kapasitas produksi sebesar 1.000 metrik ton (MT) per  tahun.&amp;quot;Kita akan bangun pabrik di Heifei, China, dalam dua tahap,&amp;quot; kata  Direktur Berlina Lioe Cu Ling, di sela paparan publik perseroan, di Jakarta, Jumat (19/12/2008).Menurut dia, investasi senilai 25 juta RMB ini diperoleh dari  kombinasi pinjaman bank dan kas internal. Saat ini perseroan telah mendapat  komitmen pinjaman dari International China Bank Coorporation (ICBC) senilai 5  juta RMB dan bank lokal China 10 juta RMB. &amp;quot;Dari kas internal sebesar 5 juta  RMB, sisanya kita masih akan cari pinjaman lagi,&amp;quot; katanya.Lioe  mengatakan, pabrik seluas empat hektare (ha) di China ini akan menambah kapasitas  produksi sekira 1.000 MT menjadi 4.000 MT dari sebelumnya 3.000 MT.&amp;quot;Tambahan  produksi tersebut didapat dari empat mesin baru, dan diharapkan sudah dapat  berproduksi pada kuartal IV-2009,&amp;quot; katanya.Presiden Direktur Berlina Antonius Rudy Sugiarto menambahkan, saat ini perusahaan pemasok kemasan plastik produk PT Unilever Tbk ini memiliki tiga pabrik di Indonesia dan satu pabrik di China dengan komposisi 70:30. Dengan tambahan kapasitas produksi di China, maka komposisinya diharapkan berubah menjadi 50:50.</content:encoded></item></channel></rss>
