<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mencermati Saham Unggulan di Tengah Krisis</title><description>Adanya krisis ekonomi membuat pergerakan saham bergerak bak ombak. Dengan cepat bisa naik dan turun. Saham-saham mana saja yang bisa mendatangkan keuntungan? Berikut analisa saham-saham tertentu.  </description><link>https://economy.okezone.com/read/2009/03/03/278/198067/mencermati-saham-unggulan-di-tengah-krisis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2009/03/03/278/198067/mencermati-saham-unggulan-di-tengah-krisis"/><item><title>Mencermati Saham Unggulan di Tengah Krisis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2009/03/03/278/198067/mencermati-saham-unggulan-di-tengah-krisis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2009/03/03/278/198067/mencermati-saham-unggulan-di-tengah-krisis</guid><pubDate>Selasa 03 Maret 2009 17:30 WIB</pubDate><dc:creator>Rani Hardjanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/03/03/278/198067/tIxcXuZ7P5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: corbis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/03/03/278/198067/tIxcXuZ7P5.jpg</image><title>Foto: corbis</title></images><description>JAKARTA - Adanya krisis ekonomi membuat pergerakan saham bergerak bak ombak. Dengan cepat bisa naik dan turun. Saham-saham mana saja yang bisa mendatangkan keuntungan? Berikut analisa saham-saham tertentu.Menurut analis Optima Securities Ikhsan Binarto Selama Februari 2009, high-low indeks berada di kisaran 1.281-1.361 atau kurang lebih 80 poin sedangkan memakai data closing berada pada level 1.285-1.350 (65 poin). Ini menandakan indeks berada dalam fase sideways dengan kecenderungan melemah. Gap yang terjadi di level 1.361-1.377 belum tertutup disebabkan belum adanya katalis yang kuat untuk menopang indeks. Apalagi dengan terkoreksinya Dow Jones ke level kritis 7.062 mendekati break support kuat 7.000 membuat investor wait and see menunggu konfirmasi apakah Dow Jones akan ke level 6.000 atau mampu bertahan di atas 7.000. Sementara itu rata-rata pergerakan konverjensi atau perbedaan (Moving Average Convergence Divergence/MACD) masih divergence negatif demikian juga MA menunjukkan bearish dengan kondisi Williams dalam zona oversold.Selanjutnya pergerakan indeks ada di resistant 1.325 (Fibbo 38,2 persen) dengan support pertama di level 1.280 (Fibbo 50 persen) dan support kuat selanjutnya di posisi 1.255 (Fibbo 61,8 persen) dan 1.140 (Fibbo 100 persen).Beberapa rekomendasi saham tertentu yakni:1. PT Astra International Tbk (ASII), rekomedasi buy, target price Rp12.250Di tengah kondisi market yang sedang mengalami tekanan bearish yang hebat, up-trend masih berpeluang terjadi dengan kisaran terbatas. Dalam jangka pendek peluang penguatan diperkirakan akan mencapai level moderat di Rp12.250 (Fibonacci 61,8 persen) dan target optimis berikutnya di kisaran Rp13.100 (Fibonacci 100 persen).2. PT Unilever Tbk (UNVR) rekomendasi sell on strength,target price Rp7.850Sebagai saham yang cukup defensif terhadap penurunan indeks, kisaran Rp8.050 (Fibbo 50 persen) bisa menjadi target pertama untuk profit taking (upside 4 persen dari harga penutupan akhir Februari) kemudian Rp8.200 (Fibbo 38,2 persen). Level support sekaligus entry point untuk membeli/buy back ada di posisi Rp7.850 (Fibbo retracement 50 persen).3. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) rekomendasi buy on weakness, target price Rp810Karena tekanan bearish masih cukup kuat sebaiknya investor menunggu di level bottom yakni Rp810 (Fibbo 138,2 persen) untuk membeli mengingat level Rp890 (Fibbo 100 persen) telah tembus. Apabila harga kembali rebound, penjualan kembali (profit taking) bisa dilakukan pada level Rp1.000 bertepatan dengan Fibbo 100 persen sekaligus resistant kuat untuk saat ini. 4. PT United Tractor Tbk (UNTR) rekomendasi sell, target price Rp4.600Kecenderungan Bollinger band yang break-down middle band ditambah MA (5) dan MA (10) membentuk dead cross menujukkan tekanan jual/bearish tengah berlangsung. Level Rp5.100 (Fibonacci 61,8 persen) merupakan level kritis apabila tembus ke bawah maka harga berpeluang ke kisaran Rp4.600 (Fibonacci 100 persen) sekaligus support kuat saat ini. 5. Hexindo Adiperkasa (HEXA) rekomendasi sell, target price Rp600Level Rp730 merupakan level kritis saham berkode HEXA, bertepatan dengan Fibbo retracement 61,8 persen dan bila level ini tembus maka berpeluang menuju kisaran Rp600 (Fibbo 100 persen) yang sekaligus support kuat saat ini.</description><content:encoded>JAKARTA - Adanya krisis ekonomi membuat pergerakan saham bergerak bak ombak. Dengan cepat bisa naik dan turun. Saham-saham mana saja yang bisa mendatangkan keuntungan? Berikut analisa saham-saham tertentu.Menurut analis Optima Securities Ikhsan Binarto Selama Februari 2009, high-low indeks berada di kisaran 1.281-1.361 atau kurang lebih 80 poin sedangkan memakai data closing berada pada level 1.285-1.350 (65 poin). Ini menandakan indeks berada dalam fase sideways dengan kecenderungan melemah. Gap yang terjadi di level 1.361-1.377 belum tertutup disebabkan belum adanya katalis yang kuat untuk menopang indeks. Apalagi dengan terkoreksinya Dow Jones ke level kritis 7.062 mendekati break support kuat 7.000 membuat investor wait and see menunggu konfirmasi apakah Dow Jones akan ke level 6.000 atau mampu bertahan di atas 7.000. Sementara itu rata-rata pergerakan konverjensi atau perbedaan (Moving Average Convergence Divergence/MACD) masih divergence negatif demikian juga MA menunjukkan bearish dengan kondisi Williams dalam zona oversold.Selanjutnya pergerakan indeks ada di resistant 1.325 (Fibbo 38,2 persen) dengan support pertama di level 1.280 (Fibbo 50 persen) dan support kuat selanjutnya di posisi 1.255 (Fibbo 61,8 persen) dan 1.140 (Fibbo 100 persen).Beberapa rekomendasi saham tertentu yakni:1. PT Astra International Tbk (ASII), rekomedasi buy, target price Rp12.250Di tengah kondisi market yang sedang mengalami tekanan bearish yang hebat, up-trend masih berpeluang terjadi dengan kisaran terbatas. Dalam jangka pendek peluang penguatan diperkirakan akan mencapai level moderat di Rp12.250 (Fibonacci 61,8 persen) dan target optimis berikutnya di kisaran Rp13.100 (Fibonacci 100 persen).2. PT Unilever Tbk (UNVR) rekomendasi sell on strength,target price Rp7.850Sebagai saham yang cukup defensif terhadap penurunan indeks, kisaran Rp8.050 (Fibbo 50 persen) bisa menjadi target pertama untuk profit taking (upside 4 persen dari harga penutupan akhir Februari) kemudian Rp8.200 (Fibbo 38,2 persen). Level support sekaligus entry point untuk membeli/buy back ada di posisi Rp7.850 (Fibbo retracement 50 persen).3. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) rekomendasi buy on weakness, target price Rp810Karena tekanan bearish masih cukup kuat sebaiknya investor menunggu di level bottom yakni Rp810 (Fibbo 138,2 persen) untuk membeli mengingat level Rp890 (Fibbo 100 persen) telah tembus. Apabila harga kembali rebound, penjualan kembali (profit taking) bisa dilakukan pada level Rp1.000 bertepatan dengan Fibbo 100 persen sekaligus resistant kuat untuk saat ini. 4. PT United Tractor Tbk (UNTR) rekomendasi sell, target price Rp4.600Kecenderungan Bollinger band yang break-down middle band ditambah MA (5) dan MA (10) membentuk dead cross menujukkan tekanan jual/bearish tengah berlangsung. Level Rp5.100 (Fibonacci 61,8 persen) merupakan level kritis apabila tembus ke bawah maka harga berpeluang ke kisaran Rp4.600 (Fibonacci 100 persen) sekaligus support kuat saat ini. 5. Hexindo Adiperkasa (HEXA) rekomendasi sell, target price Rp600Level Rp730 merupakan level kritis saham berkode HEXA, bertepatan dengan Fibbo retracement 61,8 persen dan bila level ini tembus maka berpeluang menuju kisaran Rp600 (Fibbo 100 persen) yang sekaligus support kuat saat ini.</content:encoded></item></channel></rss>
