<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Krisis Ekonomi Global Belum Usai</title><description>Krisis perekonomian yang melanda seluruh dunia belum juga usai. Kendati demikian bila mengikuti dinamika ekonomi global di seluruh dunia, secara umum memang masih diwarnai resesi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2009/07/30/20/243507/krisis-ekonomi-global-belum-usai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2009/07/30/20/243507/krisis-ekonomi-global-belum-usai"/><item><title>Krisis Ekonomi Global Belum Usai</title><link>https://economy.okezone.com/read/2009/07/30/20/243507/krisis-ekonomi-global-belum-usai</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2009/07/30/20/243507/krisis-ekonomi-global-belum-usai</guid><pubDate>Kamis 30 Juli 2009 14:31 WIB</pubDate><dc:creator>Amirul Hasan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/07/30/20/243507/FNneo2mD6W.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden SBY. Foto: Suratman/Koran SI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/07/30/20/243507/FNneo2mD6W.jpg</image><title>Presiden SBY. Foto: Suratman/Koran SI</title></images><description>JAKARTA - Krisis perekonomian yang melanda seluruh dunia belum juga usai. Kendati demikian bila mengikuti dinamika ekonomi global di seluruh dunia, secara umum memang masih diwarnai resesi.&amp;quot;Meskipun ada tanda-tanda terjadinya pemulihan pada 2010 mendatang. Ada indikasi dan tren yang menunjuk ke situ, tetapi masih ada kasus-kasus yang menandai bahwa resesi prekomomian di dunia ini cukup fundamental, dalam, serta memerlukan waktu yang tidak sedikit untuk memulihkannya,&amp;quot; tukas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dalam rapat koordinasi bersama sejumlah menteri dan video conference dengan gubernur se-Indonesia, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (30/7/2009).SBY menambahkan, ada satu hal yang perlu disyukuri, di mana beberapa indikator memang menunjukkan adanya pemulihan di 2010 mendatang.Berkaitan dengan hal itu, ekonomi Indonesia saat ini sedang dikelola dengan sebaik-baiknya, yakni dengan mengurangi atau meminimalkan dampak dari resesi perekonomian global tersebut.&amp;quot;Dampaknya tetap kita rasakan. Apakah itu berkaitan dengan ekspor, investasi, dan indikator-indikator makro lainnya. Yang jelas, yang dirasakan adalah pertumbuhan kita, tahun ini diperkirakan akan menurun dibandingkan dengan pertumbuhan tahun lalu meskipun penurunannya tidak setajam penurunan negara-negara lain,&amp;quot; papar SBY.SBY menambahkan bahwa kinerja perekonomian Indonesia relatif baik dalam arti dianggap kompeten untuk menangani dampak krisis global ini. Jelasnya, dampak krisis yang dirasakan sekarang tidak seburuk krisis 10-11 tahun lalu. Selain juga tidak seburuk dengan penurunan negara-negara lain, termasuk negara-negara sahabat di lingkungan ASEAN.Dia pun memberi masukan bangsa Indonesia untuk tetap gigih dalamÂ  menjalankan semua usaha untuk memulihkan perekonomian, utamanya untuk 2009 dan 2010.&amp;quot;Saudara sudah mengetahui bahwa memang besar kebijakan perekonomian kita pada 2009, dan pada 2010 tetaplah pada pemulihan perekonomian nasional,&amp;quot; pungkasnya.Di sisi lain, SBY berencana untuk menjelaskan nota keuangan RAPBN 2010 pekan depan. Dirinya akan menyampaikan bahwa RAP 2009-2010 pada prinsipnya untuk upaya pemulihan ekonomi.  </description><content:encoded>JAKARTA - Krisis perekonomian yang melanda seluruh dunia belum juga usai. Kendati demikian bila mengikuti dinamika ekonomi global di seluruh dunia, secara umum memang masih diwarnai resesi.&amp;quot;Meskipun ada tanda-tanda terjadinya pemulihan pada 2010 mendatang. Ada indikasi dan tren yang menunjuk ke situ, tetapi masih ada kasus-kasus yang menandai bahwa resesi prekomomian di dunia ini cukup fundamental, dalam, serta memerlukan waktu yang tidak sedikit untuk memulihkannya,&amp;quot; tukas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dalam rapat koordinasi bersama sejumlah menteri dan video conference dengan gubernur se-Indonesia, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (30/7/2009).SBY menambahkan, ada satu hal yang perlu disyukuri, di mana beberapa indikator memang menunjukkan adanya pemulihan di 2010 mendatang.Berkaitan dengan hal itu, ekonomi Indonesia saat ini sedang dikelola dengan sebaik-baiknya, yakni dengan mengurangi atau meminimalkan dampak dari resesi perekonomian global tersebut.&amp;quot;Dampaknya tetap kita rasakan. Apakah itu berkaitan dengan ekspor, investasi, dan indikator-indikator makro lainnya. Yang jelas, yang dirasakan adalah pertumbuhan kita, tahun ini diperkirakan akan menurun dibandingkan dengan pertumbuhan tahun lalu meskipun penurunannya tidak setajam penurunan negara-negara lain,&amp;quot; papar SBY.SBY menambahkan bahwa kinerja perekonomian Indonesia relatif baik dalam arti dianggap kompeten untuk menangani dampak krisis global ini. Jelasnya, dampak krisis yang dirasakan sekarang tidak seburuk krisis 10-11 tahun lalu. Selain juga tidak seburuk dengan penurunan negara-negara lain, termasuk negara-negara sahabat di lingkungan ASEAN.Dia pun memberi masukan bangsa Indonesia untuk tetap gigih dalamÂ  menjalankan semua usaha untuk memulihkan perekonomian, utamanya untuk 2009 dan 2010.&amp;quot;Saudara sudah mengetahui bahwa memang besar kebijakan perekonomian kita pada 2009, dan pada 2010 tetaplah pada pemulihan perekonomian nasional,&amp;quot; pungkasnya.Di sisi lain, SBY berencana untuk menjelaskan nota keuangan RAPBN 2010 pekan depan. Dirinya akan menyampaikan bahwa RAP 2009-2010 pada prinsipnya untuk upaya pemulihan ekonomi.  </content:encoded></item></channel></rss>
