<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba IndoAgri Catat Rp1,5 T</title><description>Anak usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), Indofood Agri Resources Ltd (IndoAgri) membukukan laba sebelum biaya bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) sebesar Rp1,509 triliun atau setara USD204 juta pada semester I-2009.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2009/08/14/278/248043/laba-indoagri-catat-rp1-5-t</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2009/08/14/278/248043/laba-indoagri-catat-rp1-5-t"/><item><title>Laba IndoAgri Catat Rp1,5 T</title><link>https://economy.okezone.com/read/2009/08/14/278/248043/laba-indoagri-catat-rp1-5-t</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2009/08/14/278/248043/laba-indoagri-catat-rp1-5-t</guid><pubDate>Jum'at 14 Agustus 2009 10:59 WIB</pubDate><dc:creator>Candra Setya Santoso</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/08/14/278/248043/42X4f4SG1T.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Koran SI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/08/14/278/248043/42X4f4SG1T.jpg</image><title>Foto: Koran SI</title></images><description>JAKARTA - Anak usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), Indofood Agri Resources Ltd (IndoAgri) membukukan laba sebelum biaya bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) sebesar Rp1,509 triliun atau setara USD204 juta pada semester I-2009.&amp;quot;Pencapaian EBITDA ini disebabkan kenaikan harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) pada kuartal II-2009,&amp;quot; ujar Direktur and Corporate Secretary INDF Werianty Setiawan, dalam keterbukaan informasinya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Jumat (14/8/2009). Selama kuartal II-2009, harga penjualan rata-rata CPO oleh grup mengalami kenaikan sebesar 24 persen dibandingkan kuartal I-2009. Sementara pada kuartal II-2009, EBITDA IndoAgri naik 31 persen menjadi Rp857 miliar dibanding kuartal I-2009 yang disebabkan naiknya harga CPO sebesar 24 persen dan laba yang timbul akibat perubahan kurs. &amp;quot;Produksi CPO di kuartal II-2009 juga naik 10 persen menjadi 178 ribu ton dibanding periode yang sama 2008,&amp;quot; imbuhnya.Indoagri merupakan pemimpin pasar untuk minyak goreng dan margarin bermerek di Indonesia. Volume penjualan atas margarin bermerek mengalami peningkatan sebesar sembilan pada semester I-2009 dibanding periode yang sama 2008.Pada perdagangan IHSG sesi pertama, harga saham dengan kode emiten INDF turun Rp50 atau setara 1,92 persen ke level Rp2.550 per lembar sahamnya.  </description><content:encoded>JAKARTA - Anak usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), Indofood Agri Resources Ltd (IndoAgri) membukukan laba sebelum biaya bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) sebesar Rp1,509 triliun atau setara USD204 juta pada semester I-2009.&amp;quot;Pencapaian EBITDA ini disebabkan kenaikan harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) pada kuartal II-2009,&amp;quot; ujar Direktur and Corporate Secretary INDF Werianty Setiawan, dalam keterbukaan informasinya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Jumat (14/8/2009). Selama kuartal II-2009, harga penjualan rata-rata CPO oleh grup mengalami kenaikan sebesar 24 persen dibandingkan kuartal I-2009. Sementara pada kuartal II-2009, EBITDA IndoAgri naik 31 persen menjadi Rp857 miliar dibanding kuartal I-2009 yang disebabkan naiknya harga CPO sebesar 24 persen dan laba yang timbul akibat perubahan kurs. &amp;quot;Produksi CPO di kuartal II-2009 juga naik 10 persen menjadi 178 ribu ton dibanding periode yang sama 2008,&amp;quot; imbuhnya.Indoagri merupakan pemimpin pasar untuk minyak goreng dan margarin bermerek di Indonesia. Volume penjualan atas margarin bermerek mengalami peningkatan sebesar sembilan pada semester I-2009 dibanding periode yang sama 2008.Pada perdagangan IHSG sesi pertama, harga saham dengan kode emiten INDF turun Rp50 atau setara 1,92 persen ke level Rp2.550 per lembar sahamnya.  </content:encoded></item></channel></rss>
