<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terminal Lawe-Lawe Masih Bisa Tampung 10 Tangki </title><description>Kapasitas Terminal Lawe-Lawe, yang dioperatori PT Pertamina Refinery Unit V Balikpapan, masih potensial berkembang menjadi 10 tangki penampung crude oil (minyak mentah). Saat ini kapasitas terminal sebanyak tujuh tangki.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2009/08/22/320/250350/terminal-lawe-lawe-masih-bisa-tampung-10-tangki</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2009/08/22/320/250350/terminal-lawe-lawe-masih-bisa-tampung-10-tangki"/><item><title>Terminal Lawe-Lawe Masih Bisa Tampung 10 Tangki </title><link>https://economy.okezone.com/read/2009/08/22/320/250350/terminal-lawe-lawe-masih-bisa-tampung-10-tangki</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2009/08/22/320/250350/terminal-lawe-lawe-masih-bisa-tampung-10-tangki</guid><pubDate>Sabtu 22 Agustus 2009 12:44 WIB</pubDate><dc:creator>Rani Hardjanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/08/22/320/250350/L8UzOk1I3I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">General Manager Refinery Unit (RU) V Balikpapan Rahmat Hardadi. (Foto: Rani Hardjanti/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/08/22/320/250350/L8UzOk1I3I.jpg</image><title>General Manager Refinery Unit (RU) V Balikpapan Rahmat Hardadi. (Foto: Rani Hardjanti/okezone)</title></images><description>BALIKPAPAN - Kapasitas Terminal Lawe-Lawe, yang dioperatori PT Pertamina Refinery Unit (RU) V Balikpapan, masih potensial dikembangkan menjadi 10 tangki penampung crude oil (minyak mentah). Saat ini kapasitas terminal sebanyak tujuh tangki.Demikian dijelaskan General Manager RU V Balikpapan Rahmat Hardadi, dalam acara Media Visit Pertamina, di Gedung (RU) V Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (21/8/2009).Menurutnya, jika dilihat dari luas lokasi terminal masih dimungkinkan untuk ditambah tiga tangki lagi. Namun, penambahan tangki ini masih belum direalisasikan dalam waktu dekat.Pembangunan akan dilakukan jika ada investor yang berminat untuk berinvestasi di lokasi yang terpisah dengan Pulau Kalimantan tersebut. Saat ini perusahaan minyak yang memiliki tangki di terminal tersebut baru Chevron. &amp;quot;Tapi (tanpa investor pun) semua rencana pengembangan sudah ada,&amp;quot; imbuh Rahmat.Saat ini, sudah banyak investor asing yang melirik Terminal Lawe-Lawe. Namun, masih terkendala oleh kebijakan investasi. &amp;quot;Soal nilai investasinya saya tidak tahu,&amp;quot; ujar dia, saat menjawab pertanyaan okezone mengenai potensi investasi.Pada terminyal Lawe-Lawe, kapasitas satu tangki 800 ribu barel. Artinya, jika saat ini terdapat tujuh tangki maka total kapasitasnya mencapai 5,6 juta barel. &amp;quot;Tapi tidak semua tangki bisa beroperasi. Karena, dalam satu bulan ada satu tangki yang sengaja tidak dioperasikan, biar tangkinya istirahat,&amp;quot; tuturnya.Seperti diberitakan sebelumnya, Terminal Lawe-Lawe ini sangat potensial untuk dikembangkan menjadi terminal internasional. Ada beberapa faktor pendukung lokasinya yang strategis, di mana Kalimantan dikelilingi oleh Laut Cina Selatan di bagian barat dan utara-barat, Laut Sulu di utara-timur, Laut Sulawesi dan Selat Makassar di timur serta Laut Jawa dan Selat Karimata di bagian selatan.Selain itu, kontur dasar lautnya yang dalam memungkinkan kapal ukuran besar untuk menyalurkan minyak melalui pipa ke tangki, untuk kemudian diolah menjadi produk jadi antara lain, solar, premium dan avtur.</description><content:encoded>BALIKPAPAN - Kapasitas Terminal Lawe-Lawe, yang dioperatori PT Pertamina Refinery Unit (RU) V Balikpapan, masih potensial dikembangkan menjadi 10 tangki penampung crude oil (minyak mentah). Saat ini kapasitas terminal sebanyak tujuh tangki.Demikian dijelaskan General Manager RU V Balikpapan Rahmat Hardadi, dalam acara Media Visit Pertamina, di Gedung (RU) V Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (21/8/2009).Menurutnya, jika dilihat dari luas lokasi terminal masih dimungkinkan untuk ditambah tiga tangki lagi. Namun, penambahan tangki ini masih belum direalisasikan dalam waktu dekat.Pembangunan akan dilakukan jika ada investor yang berminat untuk berinvestasi di lokasi yang terpisah dengan Pulau Kalimantan tersebut. Saat ini perusahaan minyak yang memiliki tangki di terminal tersebut baru Chevron. &amp;quot;Tapi (tanpa investor pun) semua rencana pengembangan sudah ada,&amp;quot; imbuh Rahmat.Saat ini, sudah banyak investor asing yang melirik Terminal Lawe-Lawe. Namun, masih terkendala oleh kebijakan investasi. &amp;quot;Soal nilai investasinya saya tidak tahu,&amp;quot; ujar dia, saat menjawab pertanyaan okezone mengenai potensi investasi.Pada terminyal Lawe-Lawe, kapasitas satu tangki 800 ribu barel. Artinya, jika saat ini terdapat tujuh tangki maka total kapasitasnya mencapai 5,6 juta barel. &amp;quot;Tapi tidak semua tangki bisa beroperasi. Karena, dalam satu bulan ada satu tangki yang sengaja tidak dioperasikan, biar tangkinya istirahat,&amp;quot; tuturnya.Seperti diberitakan sebelumnya, Terminal Lawe-Lawe ini sangat potensial untuk dikembangkan menjadi terminal internasional. Ada beberapa faktor pendukung lokasinya yang strategis, di mana Kalimantan dikelilingi oleh Laut Cina Selatan di bagian barat dan utara-barat, Laut Sulu di utara-timur, Laut Sulawesi dan Selat Makassar di timur serta Laut Jawa dan Selat Karimata di bagian selatan.Selain itu, kontur dasar lautnya yang dalam memungkinkan kapal ukuran besar untuk menyalurkan minyak melalui pipa ke tangki, untuk kemudian diolah menjadi produk jadi antara lain, solar, premium dan avtur.</content:encoded></item></channel></rss>
