<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Garda Tujuh Akan Akuisisi Pertambangan di Kalimantan</title><description>PT Garda Tujuh Tbk (GTBO) berencana mengakuisisi perusahaan pertambangan di daerah Kalimantan, yang posisinya berada tidak jauh dari areal pertambangan perseroan Pulau Bunyu, Kalimantan Timur.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2009/08/25/278/251267/garda-tujuh-akan-akuisisi-pertambangan-di-kalimantan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2009/08/25/278/251267/garda-tujuh-akan-akuisisi-pertambangan-di-kalimantan"/><item><title>Garda Tujuh Akan Akuisisi Pertambangan di Kalimantan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2009/08/25/278/251267/garda-tujuh-akan-akuisisi-pertambangan-di-kalimantan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2009/08/25/278/251267/garda-tujuh-akan-akuisisi-pertambangan-di-kalimantan</guid><pubDate>Selasa 25 Agustus 2009 16:20 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/08/25/278/251267/M36lelZ4rl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Batu Bara. Foto: Corbis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/08/25/278/251267/M36lelZ4rl.jpg</image><title>Batu Bara. Foto: Corbis</title></images><description>JAKARTA - PT Garda Tujuh Tbk (GTBO) berencana mengakuisisi perusahaan pertambangan di daerah Kalimantan, yang posisinya berada tidak jauh dari areal pertambangan perseroan Pulau Bunyu, Kalimantan Timur.Pengakuisisian ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan batu bara perseroan. Maka dari itu, perseroan menargetkan angka produksi batu baranya di 2010 sebanyak 1,8 juta ton. Yakni dua kali lipat dari target produksi di 2009 yang sebanyak 900 ribu ton.&amp;quot;Kalori yang dicari di atas 5.800 kcal, lebih tinggi daripada kalori batu bara yang ada di Pulau Bunyu yakni 5.100 kcal. Cadangannya sebanyak 100 juta ton,&amp;quot; ujar kata Komisaris Utama GTBO Fakir Chand, usai RUPSLB di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (25/8/2009).Selain itu, alat pengering (dryer) batu bara yang dipasang di pabriknya rencananya akan rampung pada pertengahan September. Selanjutnya, dengana daya alat tersebut, produksi perseroan akan menjadi 50 ribu-150 ribu per bulan. &amp;quot;Produksi sebelum dipergunakannya alat tersebut hanya kecil sekali,&amp;quot; ucapnya.Sementara untuk buyer-nya, dia mengaku fokus untuk ekspor ke India. Tetapi, dia mengungkapkan tidak menutup kemungkinan untuk melakukan penjualan ke domestik.&amp;quot;Komposisinya kita lebih banyak ekspor, tapi ada DMO, akan kita penuhi kalau misalnya dari PLN membutuhkan,&amp;quot; paparnya. </description><content:encoded>JAKARTA - PT Garda Tujuh Tbk (GTBO) berencana mengakuisisi perusahaan pertambangan di daerah Kalimantan, yang posisinya berada tidak jauh dari areal pertambangan perseroan Pulau Bunyu, Kalimantan Timur.Pengakuisisian ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan batu bara perseroan. Maka dari itu, perseroan menargetkan angka produksi batu baranya di 2010 sebanyak 1,8 juta ton. Yakni dua kali lipat dari target produksi di 2009 yang sebanyak 900 ribu ton.&amp;quot;Kalori yang dicari di atas 5.800 kcal, lebih tinggi daripada kalori batu bara yang ada di Pulau Bunyu yakni 5.100 kcal. Cadangannya sebanyak 100 juta ton,&amp;quot; ujar kata Komisaris Utama GTBO Fakir Chand, usai RUPSLB di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (25/8/2009).Selain itu, alat pengering (dryer) batu bara yang dipasang di pabriknya rencananya akan rampung pada pertengahan September. Selanjutnya, dengana daya alat tersebut, produksi perseroan akan menjadi 50 ribu-150 ribu per bulan. &amp;quot;Produksi sebelum dipergunakannya alat tersebut hanya kecil sekali,&amp;quot; ucapnya.Sementara untuk buyer-nya, dia mengaku fokus untuk ekspor ke India. Tetapi, dia mengungkapkan tidak menutup kemungkinan untuk melakukan penjualan ke domestik.&amp;quot;Komposisinya kita lebih banyak ekspor, tapi ada DMO, akan kita penuhi kalau misalnya dari PLN membutuhkan,&amp;quot; paparnya. </content:encoded></item></channel></rss>
