<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Depkeu Tutup 6.000 Rekening Liar</title><description>Departemen Keuangan (Depkeu) telah menutup lebih dari enam ribu rekening liar yang beredar dengan potensi kerugian negara mencapai Rp8,3 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2009/10/15/20/265947/depkeu-tutup-6-000-rekening-liar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2009/10/15/20/265947/depkeu-tutup-6-000-rekening-liar"/><item><title>Depkeu Tutup 6.000 Rekening Liar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2009/10/15/20/265947/depkeu-tutup-6-000-rekening-liar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2009/10/15/20/265947/depkeu-tutup-6-000-rekening-liar</guid><pubDate>Kamis 15 Oktober 2009 14:19 WIB</pubDate><dc:creator>Candra Setya Santoso</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/10/15/20/265947/vcZzNtgOIK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Koran SI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/10/15/20/265947/vcZzNtgOIK.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Koran SI</title></images><description>JAKARTA - Departemen Keuangan (Depkeu) telah menutup lebih dari enam ribu rekening liar yang beredar dengan potensi kerugian negara mencapai Rp8,3 triliun.&amp;quot;Dari 2004 sampai sekarang, sudah ada enam ribu rekening yang tidak sesuai prosedur yang kita tutup. Potensi yang diselamatkan mencapai Rp8,3 triliun,&amp;quot; ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani, dalam sambutannya sebagai Keynote Speech dalam Acara Lokakarya Akuntansi Akrual Konsepsi dan Pengalaman Implementasi, Hotel Borobudur, Jalan Dr Wahidin, Jakarta, Kamis (15/10/2009).Penutupan rekening tersebut sesuai dengan prosedur yang tercantum dalam undang-undang perbendaharaan negara. Dalam penertiban rekening tersebut, Depkeu pun bekerja sama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).&amp;quot;BPK di sini mempunyai peran, meski mereka membuat lucu-lucuan di sana, tapi kita tetap terima audit tersebut,&amp;quot; katanya.Diharapkan ke depannya tidak ada lagi laporan terkait rekening liar yang beredar di lingkungan kementerian dan lembaga negara. &amp;quot;Kita tindak tegas yang masih melakukan pelanggaran di lingkungan Kementerian dan lembaga tersebut,&amp;quot; katanya.   </description><content:encoded>JAKARTA - Departemen Keuangan (Depkeu) telah menutup lebih dari enam ribu rekening liar yang beredar dengan potensi kerugian negara mencapai Rp8,3 triliun.&amp;quot;Dari 2004 sampai sekarang, sudah ada enam ribu rekening yang tidak sesuai prosedur yang kita tutup. Potensi yang diselamatkan mencapai Rp8,3 triliun,&amp;quot; ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani, dalam sambutannya sebagai Keynote Speech dalam Acara Lokakarya Akuntansi Akrual Konsepsi dan Pengalaman Implementasi, Hotel Borobudur, Jalan Dr Wahidin, Jakarta, Kamis (15/10/2009).Penutupan rekening tersebut sesuai dengan prosedur yang tercantum dalam undang-undang perbendaharaan negara. Dalam penertiban rekening tersebut, Depkeu pun bekerja sama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).&amp;quot;BPK di sini mempunyai peran, meski mereka membuat lucu-lucuan di sana, tapi kita tetap terima audit tersebut,&amp;quot; katanya.Diharapkan ke depannya tidak ada lagi laporan terkait rekening liar yang beredar di lingkungan kementerian dan lembaga negara. &amp;quot;Kita tindak tegas yang masih melakukan pelanggaran di lingkungan Kementerian dan lembaga tersebut,&amp;quot; katanya.   </content:encoded></item></channel></rss>
