<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Mandom Turun 9,7% Jadi Rp110,5 M</title><description> PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) mencatatkan penurunan laba bersih sebanyak 9,7 persen menjadi Rp110,5 miliar pada kuartal III-2009 jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp122,4 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2009/10/27/278/269663/laba-mandom-turun-9-7-jadi-rp110-5-m</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2009/10/27/278/269663/laba-mandom-turun-9-7-jadi-rp110-5-m"/><item><title>Laba Mandom Turun 9,7% Jadi Rp110,5 M</title><link>https://economy.okezone.com/read/2009/10/27/278/269663/laba-mandom-turun-9-7-jadi-rp110-5-m</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2009/10/27/278/269663/laba-mandom-turun-9-7-jadi-rp110-5-m</guid><pubDate>Selasa 27 Oktober 2009 14:45 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/10/27/278/269663/YMIi3USy2y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Ist.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/10/27/278/269663/YMIi3USy2y.jpg</image><title>Foto: Ist.</title></images><description>JAKARTA - PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) mencatatkan penurunan laba bersih sebanyak 9,7 persen menjadi Rp110,5 miliar pada kuartal III-2009 jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp122,4 miliar.Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Presiden Direktur/CEO TCID Tatsuyoshi Kitamura, dalam keterbukaan informasi di BEI, Jakarta, Selasa (27/10/2009).Padahal, perseroan sebenarnya mencatatkan kenaikan penjualan (revenue) sebesar Rp1,05 triliun dari sebelumnya Rp986,2 miliar. Di mana kenaikan ini disumbangkan oleh penjualan domestik sebanyak 74 persen dari total penjualan. Penjualan domestik ini naik sebanyak 8,1 persen menjadi Rp787,7 miliar dibandingkan sebelumnya sebesar Rp728,9 miliar. Sementara, penjualan ekspor mencatatkan kenaikan sebanyak lima persen menjadi Rp267 miliar dari sebelumnya Rp257,2 miliar.Tetapi, penjualan tersebut nampaknya tergerus oleh beban operasional yang naik 20,4 persen menjadi Rp222,1 miliar dari sebelumnya Rp184,5 miliar. Sehingga membuat laba usaha menjadi turun 6,1 persen menjadi 163,2 miliar dari sebelumnya Rp173,8 miliar.&amp;quot;Kenaikan beban operasional ini terutama diakibatkan oleh kenaikan biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan iklan dan promosi yang naik 33,2 persen dari Rp87,2 miliar menjadi Rp116,1 miliar,&amp;quot; katanya.Investasi iklan dan promosi dilakukan oleh perseroan untuk mendonmgkrak penjualan produknya, terutama produk baru seperti komestika wanita yang menjadi fokus perseroan dalam rencana manajemen jangka menengah tahap kedua yang telah dimulai sejak tahun 2008 dan akan berakhir 2010.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) mencatatkan penurunan laba bersih sebanyak 9,7 persen menjadi Rp110,5 miliar pada kuartal III-2009 jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp122,4 miliar.Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Presiden Direktur/CEO TCID Tatsuyoshi Kitamura, dalam keterbukaan informasi di BEI, Jakarta, Selasa (27/10/2009).Padahal, perseroan sebenarnya mencatatkan kenaikan penjualan (revenue) sebesar Rp1,05 triliun dari sebelumnya Rp986,2 miliar. Di mana kenaikan ini disumbangkan oleh penjualan domestik sebanyak 74 persen dari total penjualan. Penjualan domestik ini naik sebanyak 8,1 persen menjadi Rp787,7 miliar dibandingkan sebelumnya sebesar Rp728,9 miliar. Sementara, penjualan ekspor mencatatkan kenaikan sebanyak lima persen menjadi Rp267 miliar dari sebelumnya Rp257,2 miliar.Tetapi, penjualan tersebut nampaknya tergerus oleh beban operasional yang naik 20,4 persen menjadi Rp222,1 miliar dari sebelumnya Rp184,5 miliar. Sehingga membuat laba usaha menjadi turun 6,1 persen menjadi 163,2 miliar dari sebelumnya Rp173,8 miliar.&amp;quot;Kenaikan beban operasional ini terutama diakibatkan oleh kenaikan biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan iklan dan promosi yang naik 33,2 persen dari Rp87,2 miliar menjadi Rp116,1 miliar,&amp;quot; katanya.Investasi iklan dan promosi dilakukan oleh perseroan untuk mendonmgkrak penjualan produknya, terutama produk baru seperti komestika wanita yang menjadi fokus perseroan dalam rencana manajemen jangka menengah tahap kedua yang telah dimulai sejak tahun 2008 dan akan berakhir 2010.</content:encoded></item></channel></rss>
