<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>GE Kucurkan Pinjaman PLTP Wayang Windu USD50 Jt</title><description>General Electric (GE) melalui salah satu anak usahanya, GE Energy Financial Services memberikanÂ  pinjaman senilai USD50 juta bagi produsen listrik tenaga panas bumi (PLTP) Wayang Windu, Pangalengan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2009/11/05/320/272648/ge-kucurkan-pinjaman-pltp-wayang-windu-usd50-jt</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2009/11/05/320/272648/ge-kucurkan-pinjaman-pltp-wayang-windu-usd50-jt"/><item><title>GE Kucurkan Pinjaman PLTP Wayang Windu USD50 Jt</title><link>https://economy.okezone.com/read/2009/11/05/320/272648/ge-kucurkan-pinjaman-pltp-wayang-windu-usd50-jt</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2009/11/05/320/272648/ge-kucurkan-pinjaman-pltp-wayang-windu-usd50-jt</guid><pubDate>Kamis 05 November 2009 15:56 WIB</pubDate><dc:creator>Candra Setya Santoso</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/11/05/320/272648/EWs7YGbrVt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Koran SI.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/11/05/320/272648/EWs7YGbrVt.jpg</image><title>Foto: Koran SI.</title></images><description>JAKARTA - General Electric (GE) melalui salah satu anak usahanya, GE Energy Financial Services memberikanÂ  pinjaman senilai USD50 juta bagi produsen listrik tenaga panas bumi (PLTP) Wayang Windu, Pangalengan. Ini merupakan sebuah pembangkit tenaga listrik 220 megawatt bebas emisi di kawasan vulkanis yang dikelilingi perkebunan teh dan kina. Pinjaman ini merupakan investasi GE Energy Financial Services untuk tenaga panas bumi pertama di luar Amerika Serikat, dan juga merupakan bagian dari strategi pertumbuhan globalnya.GE Energy Financial Services memberi pinjaman melalui anak perusahaan Star Energy, sebuah perusahaan pengembang energi swasta Indonesia yang telah merampungkan proyek turbin dan pasokan uap untuk melipat gandakan listrik yang dihasilkan pembangkit. Langkah pengembangan berikutnya direncanakan untuk memasok kebutuhan listrik di Jawa, Madura dan Bali. Listrik ini juga dijual pada jaringan tegangan tinggi PLN di Jawa Barat.GE Energy Financial Services bergabung pada pinjaman finansial proyek sebesar USD282 miliar, yang selesai di tahun 2007 dengan Standard Chartered Bank yang mendapat mandat sebagai pengatur utama dan fasilitator.&amp;quot;Proyek Wayang Windu sangat ideal sebagai investasi pertama kami di sektor energi Indonesia selama satu dekade terakhir ini,&amp;quot; kata pimpinan GE Energy Financial Services Asia, James Berner, dalam keterangan tertulis yang diterima okezone, di Jakarta, Kamis (5/11/2009).Pembangkit tenaga listrik ini, yang mendapatkan namanya dari Gunung Wayang dan Gunung Windu di dataran tinggi Jawa Barat, yang memasok tenaga listrik beban-dasar yang bersih, menghindari emisi gas rumah kaca (setara CO2) sebesar 1,2 juta ton tiap tahunnya. Wayang Windu menggunakan sumber uap dan air panas bawah tanah dengan sumur-sumur yang mencapai kedalaman sampai tiga kilometer. Cairan geothermal ditarik ke permukaan tanah, kemudian dengan tekanan tinggi melewati generator turbin konvensional untuk menghasilkan listrik dan disuntikkan kembali ke formasi geologi.Indonesia dengan posisinya di jaringan vulkanis &amp;quot;Cincin Apiâ€? yang melingkari Samudra Pasifik mempunyai banyak sumber energi panas bumi yang bersih dan berkesinambungan yang melengkapi kekayaan sumber hidrokarbon dan batu bara negeri ini. Indonesia memiliki salah satu potensi sumber panas bumi terbesar di dunia, diperkirakan 27.510 MW, namun kapasitas totalnya pada saat ini baru mencapai 1052 megawatts, kurang dari lima persen dari keseluruhan potensi telah dikembangkan. Pemerintah mematok target untuk menginstalasi pembangkit panas bumi 9.500 MW pada tahun 2025, yang merupakan enam persen dari total pemakaian listrik di negeri ini.Â  Investasi GE di Indonesia, di mana operasionalnya telah dimulai sejak 1940, telah mencapai USD1,2 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - General Electric (GE) melalui salah satu anak usahanya, GE Energy Financial Services memberikanÂ  pinjaman senilai USD50 juta bagi produsen listrik tenaga panas bumi (PLTP) Wayang Windu, Pangalengan. Ini merupakan sebuah pembangkit tenaga listrik 220 megawatt bebas emisi di kawasan vulkanis yang dikelilingi perkebunan teh dan kina. Pinjaman ini merupakan investasi GE Energy Financial Services untuk tenaga panas bumi pertama di luar Amerika Serikat, dan juga merupakan bagian dari strategi pertumbuhan globalnya.GE Energy Financial Services memberi pinjaman melalui anak perusahaan Star Energy, sebuah perusahaan pengembang energi swasta Indonesia yang telah merampungkan proyek turbin dan pasokan uap untuk melipat gandakan listrik yang dihasilkan pembangkit. Langkah pengembangan berikutnya direncanakan untuk memasok kebutuhan listrik di Jawa, Madura dan Bali. Listrik ini juga dijual pada jaringan tegangan tinggi PLN di Jawa Barat.GE Energy Financial Services bergabung pada pinjaman finansial proyek sebesar USD282 miliar, yang selesai di tahun 2007 dengan Standard Chartered Bank yang mendapat mandat sebagai pengatur utama dan fasilitator.&amp;quot;Proyek Wayang Windu sangat ideal sebagai investasi pertama kami di sektor energi Indonesia selama satu dekade terakhir ini,&amp;quot; kata pimpinan GE Energy Financial Services Asia, James Berner, dalam keterangan tertulis yang diterima okezone, di Jakarta, Kamis (5/11/2009).Pembangkit tenaga listrik ini, yang mendapatkan namanya dari Gunung Wayang dan Gunung Windu di dataran tinggi Jawa Barat, yang memasok tenaga listrik beban-dasar yang bersih, menghindari emisi gas rumah kaca (setara CO2) sebesar 1,2 juta ton tiap tahunnya. Wayang Windu menggunakan sumber uap dan air panas bawah tanah dengan sumur-sumur yang mencapai kedalaman sampai tiga kilometer. Cairan geothermal ditarik ke permukaan tanah, kemudian dengan tekanan tinggi melewati generator turbin konvensional untuk menghasilkan listrik dan disuntikkan kembali ke formasi geologi.Indonesia dengan posisinya di jaringan vulkanis &amp;quot;Cincin Apiâ€? yang melingkari Samudra Pasifik mempunyai banyak sumber energi panas bumi yang bersih dan berkesinambungan yang melengkapi kekayaan sumber hidrokarbon dan batu bara negeri ini. Indonesia memiliki salah satu potensi sumber panas bumi terbesar di dunia, diperkirakan 27.510 MW, namun kapasitas totalnya pada saat ini baru mencapai 1052 megawatts, kurang dari lima persen dari keseluruhan potensi telah dikembangkan. Pemerintah mematok target untuk menginstalasi pembangkit panas bumi 9.500 MW pada tahun 2025, yang merupakan enam persen dari total pemakaian listrik di negeri ini.Â  Investasi GE di Indonesia, di mana operasionalnya telah dimulai sejak 1940, telah mencapai USD1,2 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
