<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saham DEWA Anjlok 18,13% </title><description>Rencana PT Darma Henwa Tbk (DEWA) melakukan penawaran saham terbatas (rights issue) sebanyak 6.243.923.928 saham biasa dengan nilai nominal Rp100 setiap saham, sehingga berpotensi meraup dana segar Rp624,392 miliar, tampaknya memberi imbas negatif pada harga saham perseroan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2009/11/26/278/279399/saham-dewa-anjlok-18-13</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2009/11/26/278/279399/saham-dewa-anjlok-18-13"/><item><title>Saham DEWA Anjlok 18,13% </title><link>https://economy.okezone.com/read/2009/11/26/278/279399/saham-dewa-anjlok-18-13</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2009/11/26/278/279399/saham-dewa-anjlok-18-13</guid><pubDate>Kamis 26 November 2009 12:19 WIB</pubDate><dc:creator>Candra Setya Santoso</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/11/26/278/279399/2S07bhHitO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Koran SI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/11/26/278/279399/2S07bhHitO.jpg</image><title>Foto: Koran SI</title></images><description>     JAKARTA - Rencana PT  Darma Henwa Tbk (DEWA) melakukan penawaran saham terbatas (rights issue)  sebanyak 6.243.923.928 saham biasa dengan nilai nominal Rp100 setiap saham,  sehingga berpotensi meraup dana segar Rp624,392 miliar, tampaknya memberi imbas  negatif pada harga saham perseroan.Hingga penutupan sesi  pertama perdagangan saham siang ini, harga saham dengan kode emiten DEWA anjlok  Rp33 atau setara 18,13 persen ke level Rp149 per unitnya. Padahal, DEWA  mencatatkan transaksi cukup besar mencapai 644,597 juta  lembar.&amp;quot;Kabar rights issue  tersebut kan harus menunggu persetujuan RUPS, sehingga kita liat saja nanti hasilnya seperti apa. Sahamnya hingga  siang ini anjlok dalam,&amp;quot; ujar analis Reliance Securities Gina Novrina Nasution,  saat berbincang dengan okezone di Jakarta, Kamis  (26/11/2009).Hingga akhir  September, perseroan mencatat pendapatan sebesar USD150,68 juta atau turun 8,73  persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar USD165,10 juta. Sementara itu,  laba sebelum pajak sebesar USD1,82 juta atau turun dari akhir September 2008  sebesar USD9,21 juta.Namun dari jumlah  itu, perseroan mencatat laba bersih sebesar USD295.513 atau turun dari periode  yang sama tahun lalu sebesar USD7,12 juta, masih jauh dari target yang  sebelumnya dipatok perseroan.   </description><content:encoded>     JAKARTA - Rencana PT  Darma Henwa Tbk (DEWA) melakukan penawaran saham terbatas (rights issue)  sebanyak 6.243.923.928 saham biasa dengan nilai nominal Rp100 setiap saham,  sehingga berpotensi meraup dana segar Rp624,392 miliar, tampaknya memberi imbas  negatif pada harga saham perseroan.Hingga penutupan sesi  pertama perdagangan saham siang ini, harga saham dengan kode emiten DEWA anjlok  Rp33 atau setara 18,13 persen ke level Rp149 per unitnya. Padahal, DEWA  mencatatkan transaksi cukup besar mencapai 644,597 juta  lembar.&amp;quot;Kabar rights issue  tersebut kan harus menunggu persetujuan RUPS, sehingga kita liat saja nanti hasilnya seperti apa. Sahamnya hingga  siang ini anjlok dalam,&amp;quot; ujar analis Reliance Securities Gina Novrina Nasution,  saat berbincang dengan okezone di Jakarta, Kamis  (26/11/2009).Hingga akhir  September, perseroan mencatat pendapatan sebesar USD150,68 juta atau turun 8,73  persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar USD165,10 juta. Sementara itu,  laba sebelum pajak sebesar USD1,82 juta atau turun dari akhir September 2008  sebesar USD9,21 juta.Namun dari jumlah  itu, perseroan mencatat laba bersih sebesar USD295.513 atau turun dari periode  yang sama tahun lalu sebesar USD7,12 juta, masih jauh dari target yang  sebelumnya dipatok perseroan.   </content:encoded></item></channel></rss>
