<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Telkom Tolak Tempatkan Dana di Century</title><description>Ada kabar santer yang kurang mengenakan. Sejumlah BUMN dipaksa untuk menempatkan dananya di Bank Century. Satu BUMN, Telkom, menolak instruksi tersebut.  </description><link>https://economy.okezone.com/read/2009/11/29/20/280070/telkom-tolak-tempatkan-dana-di-century</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2009/11/29/20/280070/telkom-tolak-tempatkan-dana-di-century"/><item><title>Telkom Tolak Tempatkan Dana di Century</title><link>https://economy.okezone.com/read/2009/11/29/20/280070/telkom-tolak-tempatkan-dana-di-century</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2009/11/29/20/280070/telkom-tolak-tempatkan-dana-di-century</guid><pubDate>Minggu 29 November 2009 17:17 WIB</pubDate><dc:creator>Yuni Herlina Sinambela</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/11/29/20/280070/N1C3jWGJ3C.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/11/29/20/280070/N1C3jWGJ3C.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Ada kabar santer yang kurang mengenakan. Sejumlah BUMN dipaksa untuk menempatkan dananya di Bank Century. Satu BUMN, Telkom, menolak instruksi tersebut.&amp;quot;Memang ada tiga BUMN yang menyimpan dana hingga R550 miliar. Yang menjadi pertanyaan kenapa harus disana kan ada bank lain?&amp;quot; tanya pengamat ekonomi Drajad Wibowo di Jakarta, Minggu (29/11/2009).Drajad mengaku dirinya belum menemukan indikasi bahwa penempatan dana di Bank Century itu sebagai tindakan money laundering. &amp;quot;Saya belum lihat ke sana (money laundry), cuman menyimpan uang mengherankan. Saya saja tidak mau nyimpan di bank sana, kan masih ada bank yang menawarkan profit,&amp;quot; tandasnya.Jadi perlu dipanggil dirutnya? &amp;quot;Harus. Mereka harus dipanggil dan menjelaskan,&amp;quot; tegas politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.Sementara itu Pimpinan Johan Foundation, Johan O Silalahi, mengatakan bahwa mantan Menneg BUMNSofyan Djalil lebih mengetahui soal BUMN yang ditekan untuk menyimpan dananya di Bank Century. &amp;quot;Terakhir saya dengar Telkom menolak,&amp;quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ada kabar santer yang kurang mengenakan. Sejumlah BUMN dipaksa untuk menempatkan dananya di Bank Century. Satu BUMN, Telkom, menolak instruksi tersebut.&amp;quot;Memang ada tiga BUMN yang menyimpan dana hingga R550 miliar. Yang menjadi pertanyaan kenapa harus disana kan ada bank lain?&amp;quot; tanya pengamat ekonomi Drajad Wibowo di Jakarta, Minggu (29/11/2009).Drajad mengaku dirinya belum menemukan indikasi bahwa penempatan dana di Bank Century itu sebagai tindakan money laundering. &amp;quot;Saya belum lihat ke sana (money laundry), cuman menyimpan uang mengherankan. Saya saja tidak mau nyimpan di bank sana, kan masih ada bank yang menawarkan profit,&amp;quot; tandasnya.Jadi perlu dipanggil dirutnya? &amp;quot;Harus. Mereka harus dipanggil dan menjelaskan,&amp;quot; tegas politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.Sementara itu Pimpinan Johan Foundation, Johan O Silalahi, mengatakan bahwa mantan Menneg BUMNSofyan Djalil lebih mengetahui soal BUMN yang ditekan untuk menyimpan dananya di Bank Century. &amp;quot;Terakhir saya dengar Telkom menolak,&amp;quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
