<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Telkom Bantah Akuisisi Bakrie Telecom</title><description>PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) membantah akan mengakuisisi perusahaan berbasis telekomunikasi berbasis CDMA, PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2009/12/03/278/281505/telkom-bantah-akuisisi-bakrie-telecom</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2009/12/03/278/281505/telkom-bantah-akuisisi-bakrie-telecom"/><item><title>Telkom Bantah Akuisisi Bakrie Telecom</title><link>https://economy.okezone.com/read/2009/12/03/278/281505/telkom-bantah-akuisisi-bakrie-telecom</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2009/12/03/278/281505/telkom-bantah-akuisisi-bakrie-telecom</guid><pubDate>Kamis 03 Desember 2009 16:27 WIB</pubDate><dc:creator>Sarie </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/12/03/278/281505/k6MJtnIkIq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dua orang sales promotion girls (SPG) sedang memperlihatkan kartu perdana Esia di Cafe Balezza, Makassar. (Foto: Maman Sukirman/Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/12/03/278/281505/k6MJtnIkIq.jpg</image><title>Dua orang sales promotion girls (SPG) sedang memperlihatkan kartu perdana Esia di Cafe Balezza, Makassar. (Foto: Maman Sukirman/Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) membantah akan mengakuisisi perusahaan berbasis telekomunikasi berbasis CDMA, PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL).&amp;quot;Telkom hingga saat ini belum mempunyai rencana/memutuskan untuk mengakuisisi operator telekomunikasi manapun meskipun analisis terhadap lingkungan bisnis tetap dilakukan,&amp;quot; ujar Vice President Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia, dalam keterangan tertulisnya kepada okezone, di Jakarta Kamis (3/12/2009).Menurutnya, Telkom perlu menjelaskan duduk perkara dan meluruskan pemberitaan media massa yang menyebutkan seolah-olah Telkom telah menyepakati ataupun setidaknya memiliki rencana membeli saham ataupun mengakuisisi perusahaan satu dari perusahaan Seven Brothers.Eddy Kurnia juga menegaskan pihaknya belum melakukan pembicaraan apapun dengan operator telekomunikasi yang dimaksud dalam pemberitaan tersebut. &amp;quot;Guna mengakuisisi sebuah perusahaan tidak sesederhana yang diperkirakan karena memerlukan kajian yang mendalam dan komprehensif,&amp;quot; kata Eddy.Menurutnya guna meningkatkan revenue maupun keperluan ekspansi bisnis dalam layanan CDMA, Telkom masih mengandalkan layanan fixed wireless access (FWA) Flexi. &amp;quot;Di tengah persaingan yang cukup ketat, Flexi terus memperlihatkan pertumbuhan yang cukup berarti,&amp;quot; ujar Eddy Kurnia.Cikal-bakal bantahan ini bermuara dari pernyataan Direktur Keuangan TLKM Sudiro Asno, yang menyatakan Telkom mengkaji kemungkinan mengakuisisi PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), dalam upaya memperkuat bisnis di tengah ketatnya persaingan.&amp;quot;Sudah ada pembicaraan dengan Bakrie Telecom, tapi masih terlalu awal untuk dipastikan,&amp;quot; ujar Direktur Keuangan Telkom Sudiro Asno di sela-sela Investor Summit 2009 di Jakarta kemarin.Lebih lanjut dia mengatakan, perseroan sedang membahas kemungkinan merger dan akuisisi tersebut dapat direalisasikan tahun depan. Jika terwujud, Bakrie Telecom kabarnya akan dimerger dengan Flexi.Adapun untuk pendanaan akuisisi, Telkom akan menerbitkan obligasi. Kendati demikian, Sudiro mengaku bukan hanya Bakrie Telecom yang dibidik, melainkan juga perusahaan telekomunikasi di luar tiga besar (Telkom, Indosat, XL). &amp;quot;Kami cari yang cocok, tidak hanya Bakrie Telecom,&amp;quot; tandasnya.Saat dikonfirmasi, Direktur Corporate Services Bakrie Telecom Rakhmat Junaidi membantah bahwa perseroan telah melakukan pembicaraan dengan Telkom. &amp;quot;Tidak ada pembicaraan mengenai jual beli saham BTEL kepada Telkom,&amp;quot; sanggahnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) membantah akan mengakuisisi perusahaan berbasis telekomunikasi berbasis CDMA, PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL).&amp;quot;Telkom hingga saat ini belum mempunyai rencana/memutuskan untuk mengakuisisi operator telekomunikasi manapun meskipun analisis terhadap lingkungan bisnis tetap dilakukan,&amp;quot; ujar Vice President Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia, dalam keterangan tertulisnya kepada okezone, di Jakarta Kamis (3/12/2009).Menurutnya, Telkom perlu menjelaskan duduk perkara dan meluruskan pemberitaan media massa yang menyebutkan seolah-olah Telkom telah menyepakati ataupun setidaknya memiliki rencana membeli saham ataupun mengakuisisi perusahaan satu dari perusahaan Seven Brothers.Eddy Kurnia juga menegaskan pihaknya belum melakukan pembicaraan apapun dengan operator telekomunikasi yang dimaksud dalam pemberitaan tersebut. &amp;quot;Guna mengakuisisi sebuah perusahaan tidak sesederhana yang diperkirakan karena memerlukan kajian yang mendalam dan komprehensif,&amp;quot; kata Eddy.Menurutnya guna meningkatkan revenue maupun keperluan ekspansi bisnis dalam layanan CDMA, Telkom masih mengandalkan layanan fixed wireless access (FWA) Flexi. &amp;quot;Di tengah persaingan yang cukup ketat, Flexi terus memperlihatkan pertumbuhan yang cukup berarti,&amp;quot; ujar Eddy Kurnia.Cikal-bakal bantahan ini bermuara dari pernyataan Direktur Keuangan TLKM Sudiro Asno, yang menyatakan Telkom mengkaji kemungkinan mengakuisisi PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), dalam upaya memperkuat bisnis di tengah ketatnya persaingan.&amp;quot;Sudah ada pembicaraan dengan Bakrie Telecom, tapi masih terlalu awal untuk dipastikan,&amp;quot; ujar Direktur Keuangan Telkom Sudiro Asno di sela-sela Investor Summit 2009 di Jakarta kemarin.Lebih lanjut dia mengatakan, perseroan sedang membahas kemungkinan merger dan akuisisi tersebut dapat direalisasikan tahun depan. Jika terwujud, Bakrie Telecom kabarnya akan dimerger dengan Flexi.Adapun untuk pendanaan akuisisi, Telkom akan menerbitkan obligasi. Kendati demikian, Sudiro mengaku bukan hanya Bakrie Telecom yang dibidik, melainkan juga perusahaan telekomunikasi di luar tiga besar (Telkom, Indosat, XL). &amp;quot;Kami cari yang cocok, tidak hanya Bakrie Telecom,&amp;quot; tandasnya.Saat dikonfirmasi, Direktur Corporate Services Bakrie Telecom Rakhmat Junaidi membantah bahwa perseroan telah melakukan pembicaraan dengan Telkom. &amp;quot;Tidak ada pembicaraan mengenai jual beli saham BTEL kepada Telkom,&amp;quot; sanggahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
