<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Kepentingan Dibalik Pemailitan TPI</title><description>Putusan pailit yang menimpa PT Citra Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) mengundang keprihatinan bagi wartawan se-Kota Makassar.  </description><link>https://economy.okezone.com/read/2009/12/03/320/281335/ada-kepentingan-dibalik-pemailitan-tpi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2009/12/03/320/281335/ada-kepentingan-dibalik-pemailitan-tpi"/><item><title>Ada Kepentingan Dibalik Pemailitan TPI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2009/12/03/320/281335/ada-kepentingan-dibalik-pemailitan-tpi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2009/12/03/320/281335/ada-kepentingan-dibalik-pemailitan-tpi</guid><pubDate>Kamis 03 Desember 2009 10:23 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SI</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/12/03/320/281335/1faEWlezoQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/12/03/320/281335/1faEWlezoQ.jpg</image><title></title></images><description>MAKASSAR - Putusan pailit yang menimpa PT Citra Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) mengundang keprihatinan bagi wartawan se-Kota Makassar.Sebagai bentuk solidaritas dan perlawanan pembredelan gaya baru itu, para pekerja pers yang tergabung dalam Koalisi Perlindungan Jurnalis dan Kebebasan Berekspresi (KPJKB) kemarin menyampaikan penolakan pailit terhadap TPI. Petisi berupa pendapat masyarakat pers Makassar diserahkan Koordinator KPJKB Upi Asmaradana dan diterima langsung Direktur Finance &amp;amp; Tehnik TPI Ruby Panjaitan didampingi Pemimpin Redaksi TPI Ray Wijaya seusai menghadiri sebuah diskusi di Kampus Lembaga Pendidikan Televisi (LPTV) Indonesia, Makassar.Beberapa poin penting yang menjadi resume pendapat masyarakat pers Makassar antara lain putusan pailit TPI dianggap berpotensi hilangnya hak publik dalam memperoleh informasi, munculnya potensi kehilangan pekerjaan bagi 1.083 karyawan TPI, adanya ancaman bagi kebebasan media di Indonesia, serta adanya upaya kriminalisasi terhadap pers. Kontroversi atas putusan pailit ini juga sempat mengemuka dalam diskusi yang digelar sebelum penyerahan petisi wartawan Makassar. Salah satu yang menjadi sorotan wartawan adalah penetapan kepailitan industri media yang dinilai cacat aturan dan tidak mendasar.Menurut Ruby, kasus pailit yang dialami TPI dalam perkara No 52/Pailit/2009/PN Niaga.JKT PST adalah sesuatu yang direkayasa. &amp;quot;Ada kepentingan yang bermain di balik ini, semacam mafia kasus (markus),&amp;quot; katanya. Menurut dia, kasus pailit yang dialami TPI bisa saja terjadi pada media lain. Panitia penyelenggara bahkan menganalogikan kasus pailit ini sebagai upaya pembredelan cara baru.Dia menyatakan, pada 24 Desember 1996 obligasi atau surat utang yang diterbitkan TPI pada CCGL senilai USD 53.000 yang terbagi dalam 53 lembar surat dan 26 Desember uang tersebut masuk ke TPI. Pada 2004 utang tersebut dilunasi oleh TPI.  </description><content:encoded>MAKASSAR - Putusan pailit yang menimpa PT Citra Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) mengundang keprihatinan bagi wartawan se-Kota Makassar.Sebagai bentuk solidaritas dan perlawanan pembredelan gaya baru itu, para pekerja pers yang tergabung dalam Koalisi Perlindungan Jurnalis dan Kebebasan Berekspresi (KPJKB) kemarin menyampaikan penolakan pailit terhadap TPI. Petisi berupa pendapat masyarakat pers Makassar diserahkan Koordinator KPJKB Upi Asmaradana dan diterima langsung Direktur Finance &amp;amp; Tehnik TPI Ruby Panjaitan didampingi Pemimpin Redaksi TPI Ray Wijaya seusai menghadiri sebuah diskusi di Kampus Lembaga Pendidikan Televisi (LPTV) Indonesia, Makassar.Beberapa poin penting yang menjadi resume pendapat masyarakat pers Makassar antara lain putusan pailit TPI dianggap berpotensi hilangnya hak publik dalam memperoleh informasi, munculnya potensi kehilangan pekerjaan bagi 1.083 karyawan TPI, adanya ancaman bagi kebebasan media di Indonesia, serta adanya upaya kriminalisasi terhadap pers. Kontroversi atas putusan pailit ini juga sempat mengemuka dalam diskusi yang digelar sebelum penyerahan petisi wartawan Makassar. Salah satu yang menjadi sorotan wartawan adalah penetapan kepailitan industri media yang dinilai cacat aturan dan tidak mendasar.Menurut Ruby, kasus pailit yang dialami TPI dalam perkara No 52/Pailit/2009/PN Niaga.JKT PST adalah sesuatu yang direkayasa. &amp;quot;Ada kepentingan yang bermain di balik ini, semacam mafia kasus (markus),&amp;quot; katanya. Menurut dia, kasus pailit yang dialami TPI bisa saja terjadi pada media lain. Panitia penyelenggara bahkan menganalogikan kasus pailit ini sebagai upaya pembredelan cara baru.Dia menyatakan, pada 24 Desember 1996 obligasi atau surat utang yang diterbitkan TPI pada CCGL senilai USD 53.000 yang terbagi dalam 53 lembar surat dan 26 Desember uang tersebut masuk ke TPI. Pada 2004 utang tersebut dilunasi oleh TPI.  </content:encoded></item></channel></rss>
