<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Awas, Saham BNBR &amp; BUMI Tertekan Laporan Keuangan</title><description>Laporan keuangan PT Bakrie &amp;amp; Brothers Tbk (BNBR) yang anjlok lebih dari 95 persen, diprediksi berimbas pada perdagangan perseroan dan anak usaha lainnya, terutama PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang diprediksi akan terkoreksi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2009/12/08/278/282777/awas-saham-bnbr-bumi-tertekan-laporan-keuangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2009/12/08/278/282777/awas-saham-bnbr-bumi-tertekan-laporan-keuangan"/><item><title>Awas, Saham BNBR &amp; BUMI Tertekan Laporan Keuangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2009/12/08/278/282777/awas-saham-bnbr-bumi-tertekan-laporan-keuangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2009/12/08/278/282777/awas-saham-bnbr-bumi-tertekan-laporan-keuangan</guid><pubDate>Selasa 08 Desember 2009 09:30 WIB</pubDate><dc:creator>Candra Setya Santoso</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/12/08/278/282777/xjxd7OdvKo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Koran SI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/12/08/278/282777/xjxd7OdvKo.jpg</image><title>Foto: Koran SI</title></images><description>JAKARTA - Laporan  keuangan PT Bakrie &amp;amp; Brothers Tbk (BNBR) yang anjlok lebih dari 95 persen,  diprediksi berimbas pada perdagangan  perseroan dan anak usaha lainnya, terutama PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang  diprediksi akan terkoreksi pada perdagangan hari ini. &amp;quot;Laba bersih BNBR  yang anjlok dapat mempengaruhi ke perdagangan saham BNBR itu sendiri. Selain  itu, bisa berimbas ke saham favorit yaitu BUMI yang kecenderungannya  terkoreksi,&amp;quot; ujar analis Reliance Securities Gina Novrina Nasution, saat  berbincang dengan okezone, di Jakarta, Selasa (8/12/2009).Kendati demikian,  sentimen bursa di kawasan regional yang terkoreksi juga berimbas pada  perdagangan dua perusahan Bakrie tersebut begitu juga pada sejumlah saham  unggulan di bursa. &amp;quot;Bukan kedua saham itu saja, yang lainÂ  juga bisa melanjutkan  pelemahan di saat bursa regional dan global yang juga tidak mendukung penguatan,&amp;quot;  pungkasnya.Holding company milik  keluarga Bakrie, BNBR mengalami penurunan kinerja keuangannya per 30 September  2009. Tercatat, laba bersih perseroan turun sebanyak 95,38 persen. Seperti yang  tertulis dalam laporan keuangan perseroan di keterbukaan informasi di BEI, laba  bersih perseroan per 30 September 2009 adalah sebesar Rp40,486 miliar.  Sementara, pada periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy) adalah sebesar  Rp885,739 miliar.Merosotnya laba  bersih perseroan nampaknya karena perseroan mencatatkan penurunan pendapatan  bersih sebesar Rp5,329 triliun atau turun 16,55 persen dibanding dengan periode  sebelumnya yang sebesar Rp6,386 triliun. Perseroan juga mencatatkan penurunan  pinjaman jangka pendek selama sembilan bulan pertama 2009 sebesar 87,55 persen  menjadi Rp1,321 triliun, bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya  Rp10,612 triliun.Sedangkan pos utang  usaha pihak ketiga perseroan selama sembilan bulan pertama tahun 2009 meningkat  35,38 persen menjadi Rp1,102 triliun, jika dibandingkan periode yang sama tahun  sebelumnya Rp814,47 miliar. Pos utang usaha pihak hubungan istimewa perseroan  juga naik 218,85 persen menjadi Rp2,841 miliar, bila dibandingkan periode yang  sama tahun sebelumnya Rp891,47 juta.Â </description><content:encoded>JAKARTA - Laporan  keuangan PT Bakrie &amp;amp; Brothers Tbk (BNBR) yang anjlok lebih dari 95 persen,  diprediksi berimbas pada perdagangan  perseroan dan anak usaha lainnya, terutama PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang  diprediksi akan terkoreksi pada perdagangan hari ini. &amp;quot;Laba bersih BNBR  yang anjlok dapat mempengaruhi ke perdagangan saham BNBR itu sendiri. Selain  itu, bisa berimbas ke saham favorit yaitu BUMI yang kecenderungannya  terkoreksi,&amp;quot; ujar analis Reliance Securities Gina Novrina Nasution, saat  berbincang dengan okezone, di Jakarta, Selasa (8/12/2009).Kendati demikian,  sentimen bursa di kawasan regional yang terkoreksi juga berimbas pada  perdagangan dua perusahan Bakrie tersebut begitu juga pada sejumlah saham  unggulan di bursa. &amp;quot;Bukan kedua saham itu saja, yang lainÂ  juga bisa melanjutkan  pelemahan di saat bursa regional dan global yang juga tidak mendukung penguatan,&amp;quot;  pungkasnya.Holding company milik  keluarga Bakrie, BNBR mengalami penurunan kinerja keuangannya per 30 September  2009. Tercatat, laba bersih perseroan turun sebanyak 95,38 persen. Seperti yang  tertulis dalam laporan keuangan perseroan di keterbukaan informasi di BEI, laba  bersih perseroan per 30 September 2009 adalah sebesar Rp40,486 miliar.  Sementara, pada periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy) adalah sebesar  Rp885,739 miliar.Merosotnya laba  bersih perseroan nampaknya karena perseroan mencatatkan penurunan pendapatan  bersih sebesar Rp5,329 triliun atau turun 16,55 persen dibanding dengan periode  sebelumnya yang sebesar Rp6,386 triliun. Perseroan juga mencatatkan penurunan  pinjaman jangka pendek selama sembilan bulan pertama 2009 sebesar 87,55 persen  menjadi Rp1,321 triliun, bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya  Rp10,612 triliun.Sedangkan pos utang  usaha pihak ketiga perseroan selama sembilan bulan pertama tahun 2009 meningkat  35,38 persen menjadi Rp1,102 triliun, jika dibandingkan periode yang sama tahun  sebelumnya Rp814,47 miliar. Pos utang usaha pihak hubungan istimewa perseroan  juga naik 218,85 persen menjadi Rp2,841 miliar, bila dibandingkan periode yang  sama tahun sebelumnya Rp891,47 juta.Â </content:encoded></item></channel></rss>
