<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>75% BUMN Dapat Opini WTP</title><description>Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (Menneg BUMN) Mustafa Abubakar mengungkapkan bila sebanyak 75 persen BUMN mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2009/12/11/320/284118/75-bumn-dapat-opini-wtp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2009/12/11/320/284118/75-bumn-dapat-opini-wtp"/><item><title>75% BUMN Dapat Opini WTP</title><link>https://economy.okezone.com/read/2009/12/11/320/284118/75-bumn-dapat-opini-wtp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2009/12/11/320/284118/75-bumn-dapat-opini-wtp</guid><pubDate>Jum'at 11 Desember 2009 14:00 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/12/11/320/284118/1LgYzqkMjl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menneg BUMN Mustafa Abubakar. Foto: Candra Setya Santoso/Okezone.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/12/11/320/284118/1LgYzqkMjl.jpg</image><title>Menneg BUMN Mustafa Abubakar. Foto: Candra Setya Santoso/Okezone.com</title></images><description>JAKARTA - Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (Menneg BUMN) Mustafa Abubakar mengungkapkan bila sebanyak 75 persen BUMN mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP).&amp;quot;Itu berdasarkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang memberikan highlight hasil pemeriksaan,&amp;quot; kata Mustafa, usai salat Jumat, di Kantor Kemenneg BUMN, Jakarta, Jumat (11/12/2009).Sementara sebanyak 20 persen BUMN mendapatkan opini wajar dengan pengecualian (WDP) dan sisanya sebanyak lima persen mendapatkan opini disclaimer. &amp;quot;Kita akan tingkatkan agar yang 20 persen dan lima persen itu untuk mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian,&amp;quot; ungkapnya.Saat ini, dia menjelaskan, BUMN berjumlah 141 BUMN dan survei tersebut dilakukan secara seri. Dia menambahkan jika BUMN yang mendapatkan opini WDP dan tanpa opini (disclaimer) karena beberapa alasan.&amp;quot;Ada karena alasan manajemen, alasan pasar, alasan suplai bahan baku, serta kondisi lingkungan,&amp;quot; ungkapnya.Sayangnya, ketika diminta untuk menyebutkan BUMN apa yang mendapatkan opini disclaimer, Mustafa enggan menyebutkan. &amp;quot;Itu tidak boleh disebut,&amp;quot; elaknya.Â </description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (Menneg BUMN) Mustafa Abubakar mengungkapkan bila sebanyak 75 persen BUMN mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP).&amp;quot;Itu berdasarkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang memberikan highlight hasil pemeriksaan,&amp;quot; kata Mustafa, usai salat Jumat, di Kantor Kemenneg BUMN, Jakarta, Jumat (11/12/2009).Sementara sebanyak 20 persen BUMN mendapatkan opini wajar dengan pengecualian (WDP) dan sisanya sebanyak lima persen mendapatkan opini disclaimer. &amp;quot;Kita akan tingkatkan agar yang 20 persen dan lima persen itu untuk mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian,&amp;quot; ungkapnya.Saat ini, dia menjelaskan, BUMN berjumlah 141 BUMN dan survei tersebut dilakukan secara seri. Dia menambahkan jika BUMN yang mendapatkan opini WDP dan tanpa opini (disclaimer) karena beberapa alasan.&amp;quot;Ada karena alasan manajemen, alasan pasar, alasan suplai bahan baku, serta kondisi lingkungan,&amp;quot; ungkapnya.Sayangnya, ketika diminta untuk menyebutkan BUMN apa yang mendapatkan opini disclaimer, Mustafa enggan menyebutkan. &amp;quot;Itu tidak boleh disebut,&amp;quot; elaknya.Â </content:encoded></item></channel></rss>
