<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jumlah Uang Beredar Akhir Tahun Rp267,8 Triliun</title><description>BI mencatat jumlah uang beredar selama musim libur akhir tahun ini sebesar Rp267,8 triliun. Nilai tersebut hanya naik lima persen dibandingkan rata-rata bulan sebelumnya sebesarRp266,5 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2009/12/30/20/289532/jumlah-uang-beredar-akhir-tahun-rp267-8-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2009/12/30/20/289532/jumlah-uang-beredar-akhir-tahun-rp267-8-triliun"/><item><title>Jumlah Uang Beredar Akhir Tahun Rp267,8 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2009/12/30/20/289532/jumlah-uang-beredar-akhir-tahun-rp267-8-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2009/12/30/20/289532/jumlah-uang-beredar-akhir-tahun-rp267-8-triliun</guid><pubDate>Rabu 30 Desember 2009 16:54 WIB</pubDate><dc:creator>Didik Purwanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/12/30/20/289532/l6aCUcXSeT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Heru Haryono/Okezone.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/12/30/20/289532/l6aCUcXSeT.jpg</image><title>Foto: Heru Haryono/Okezone.com</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah uang beredar selama musim libur akhir tahun ini sebesar Rp267,8 triliun. Nilai tersebut hanya naik lima persen dibandingkan rata-rata bulan sebelumnya sebesar Rp266,5 triliun.
&amp;nbsp;
&quot;Jumlah uang yang beredar hingga akhir tahun tidak meningkat signifikan. Bahkan hanya meningkat lima persen dari peningkatan normal,&quot; ungkap Deputi Gubernur BI Budi Rochadi selepas penghitungan Koin Prita Mulyasari, di Gedung BI Jakarta, Rabu (30/12/2009).
&amp;nbsp;
Nilai uang beredar di akhir tahun tersebut, lanjut Budi, bahkan lebih kecil dibanding saat libur Hari Raya Idul Fitri. Kenaikan pada hari Lebaran tersebut bisa mencapai 15-20 persen dari rata-rata per bulan secara normal.
&amp;nbsp;
Budi mencontohkan jumlah peredaran uang pada liburan Natal kemarin yaitu pada 24 Desember 2009. Jumlah uang beredar menjelang Natal tersebut sebesar Rp4,2 triliun. Jumlah tersebut hanya naik 7,7 persen dari Natal tahun lalu sebesar Rp3,9 triliun. &quot;Ada peningkatan, tapi tidak banyak,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Sementara itu posisi catatan Kas Bank Indonesia per 23 Desember 2009 nilainya sebanyak Rp125,5 triliun. Jumlah uang tersebut bisa dialokasikan untuk berbagai keperluan.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah uang beredar selama musim libur akhir tahun ini sebesar Rp267,8 triliun. Nilai tersebut hanya naik lima persen dibandingkan rata-rata bulan sebelumnya sebesar Rp266,5 triliun.
&amp;nbsp;
&quot;Jumlah uang yang beredar hingga akhir tahun tidak meningkat signifikan. Bahkan hanya meningkat lima persen dari peningkatan normal,&quot; ungkap Deputi Gubernur BI Budi Rochadi selepas penghitungan Koin Prita Mulyasari, di Gedung BI Jakarta, Rabu (30/12/2009).
&amp;nbsp;
Nilai uang beredar di akhir tahun tersebut, lanjut Budi, bahkan lebih kecil dibanding saat libur Hari Raya Idul Fitri. Kenaikan pada hari Lebaran tersebut bisa mencapai 15-20 persen dari rata-rata per bulan secara normal.
&amp;nbsp;
Budi mencontohkan jumlah peredaran uang pada liburan Natal kemarin yaitu pada 24 Desember 2009. Jumlah uang beredar menjelang Natal tersebut sebesar Rp4,2 triliun. Jumlah tersebut hanya naik 7,7 persen dari Natal tahun lalu sebesar Rp3,9 triliun. &quot;Ada peningkatan, tapi tidak banyak,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Sementara itu posisi catatan Kas Bank Indonesia per 23 Desember 2009 nilainya sebanyak Rp125,5 triliun. Jumlah uang tersebut bisa dialokasikan untuk berbagai keperluan.</content:encoded></item></channel></rss>
