<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luar Biasa, Rupiah Jebol di Level Rp9.130</title><description>Nilai tukar rupiah kian menawan di awal pekan ini. Penguatan yang dialami oleh indeks harga saham gabungan (IHSG) tampaknya mampu diimbangi dengan penguatan mata uang rupiah, sehingga mampu sentuh level Rp9.100 per USD. </description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/01/11/278/292970/luar-biasa-rupiah-jebol-di-level-rp9-130</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/01/11/278/292970/luar-biasa-rupiah-jebol-di-level-rp9-130"/><item><title>Luar Biasa, Rupiah Jebol di Level Rp9.130</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/01/11/278/292970/luar-biasa-rupiah-jebol-di-level-rp9-130</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/01/11/278/292970/luar-biasa-rupiah-jebol-di-level-rp9-130</guid><pubDate>Senin 11 Januari 2010 16:21 WIB</pubDate><dc:creator>Candra Setya Santoso</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/01/11/278/292970/PHcMjt7t54.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Corbis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/01/11/278/292970/PHcMjt7t54.jpg</image><title>Foto: Corbis</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar rupiah kian menawan di awal pekan ini. Penguatan yang dialami oleh indeks harga saham gabungan (IHSG) tampaknya mampu diimbangi dengan penguatan mata uang rupiah, sehingga mampu sentuh level Rp9.100 per USD. Melihat kuatnya arus modal asing yang masuk ke pasar Indonesia, potensi penguatan rupiah tampaknya masih bisa berlanjut pada pekan kedua sore ini. Berdasarkan data kurs tengah Bank Indonesia (BI), Senin (11/1/2010), rupiah ditutup menguat tajam ke posisi Rp9.130 per USD. Menguat jika dibandingkan dengan penutupan kemarin yang sebesar Rp9.240 per USD. Di mana kisaran perdagangan pada hari ini adalah Rp9.176-Rp9.084 per USD.Menurut Valbury Securities, penguatan ini terjadi karena dolar mengalami penurunan tertajam dalam satu bulan terakhir terhadap enam mata uang utama dunia, menyusul buruknya rilis laporan sektor ketenagakerjaan Amerika. &quot;Dolar mencetak level terendah sepanjang lima bulan terakhir terhadap yen, sementara euro mencetak performa harian terbaik sejak akhir November 2009,&quot; demikian diungkapkan buletin tersebut.Sebagai informasi, data BI melaporkan dalam minggu pertama perdagangan di 2010 ini, aliran modal asing ke sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan surat utang negara (SUN) mencapai total Rp8,1 triliun (USD861 juta). Dana asing ke SBI naik dari Rp44,1 triliun di akhir Desember menjadi Rp49 triliun pada akhir perdagangan minggu lalu atau naik 19,4 persen year to date (ytd). Sedangkan dana asing yang masuk ke SUN naik dari Rp106,3 triliun menjadi Rp109 triliun pada periode yang sama. </description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar rupiah kian menawan di awal pekan ini. Penguatan yang dialami oleh indeks harga saham gabungan (IHSG) tampaknya mampu diimbangi dengan penguatan mata uang rupiah, sehingga mampu sentuh level Rp9.100 per USD. Melihat kuatnya arus modal asing yang masuk ke pasar Indonesia, potensi penguatan rupiah tampaknya masih bisa berlanjut pada pekan kedua sore ini. Berdasarkan data kurs tengah Bank Indonesia (BI), Senin (11/1/2010), rupiah ditutup menguat tajam ke posisi Rp9.130 per USD. Menguat jika dibandingkan dengan penutupan kemarin yang sebesar Rp9.240 per USD. Di mana kisaran perdagangan pada hari ini adalah Rp9.176-Rp9.084 per USD.Menurut Valbury Securities, penguatan ini terjadi karena dolar mengalami penurunan tertajam dalam satu bulan terakhir terhadap enam mata uang utama dunia, menyusul buruknya rilis laporan sektor ketenagakerjaan Amerika. &quot;Dolar mencetak level terendah sepanjang lima bulan terakhir terhadap yen, sementara euro mencetak performa harian terbaik sejak akhir November 2009,&quot; demikian diungkapkan buletin tersebut.Sebagai informasi, data BI melaporkan dalam minggu pertama perdagangan di 2010 ini, aliran modal asing ke sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan surat utang negara (SUN) mencapai total Rp8,1 triliun (USD861 juta). Dana asing ke SBI naik dari Rp44,1 triliun di akhir Desember menjadi Rp49 triliun pada akhir perdagangan minggu lalu atau naik 19,4 persen year to date (ytd). Sedangkan dana asing yang masuk ke SUN naik dari Rp106,3 triliun menjadi Rp109 triliun pada periode yang sama. </content:encoded></item></channel></rss>
