<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Target Asia Kapitalindo Jadi Underwriter 3 Perusahaan</title><description>PT Asia Kapitalindo Securities menargetkan menjadi penjamin emisi (underwriter) penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) tiga perusahaan sektor pertambangan pada tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/01/14/278/294231/target-asia-kapitalindo-jadi-underwriter-3-perusahaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/01/14/278/294231/target-asia-kapitalindo-jadi-underwriter-3-perusahaan"/><item><title>Target Asia Kapitalindo Jadi Underwriter 3 Perusahaan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/01/14/278/294231/target-asia-kapitalindo-jadi-underwriter-3-perusahaan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/01/14/278/294231/target-asia-kapitalindo-jadi-underwriter-3-perusahaan</guid><pubDate>Kamis 14 Januari 2010 19:29 WIB</pubDate><dc:creator>J Erna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/01/14/278/294231/SGyeAGqGVv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Corbis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/01/14/278/294231/SGyeAGqGVv.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Corbis</title></images><description>JAKARTA - PT Asia Kapitalindo Securities menargetkan menjadi penjamin emisi (underwriter) penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO)  tiga perusahaan sektor pertambangan pada tahun ini.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ada dua sampai tiga perusahaan sektor mining,&amp;rdquo; kata Direktur Utama PT Asia Kapitalindo Securities Wim Alfatih di Jakarta, Kamis (14/1/2010).
&amp;nbsp;
Lebih lanjut dia menuturkan, saat ini pihaknya masih melakukan finalisasi menjadi underwriter tiga perusahaan itu. Diperkirakan, ketiganya dapat direalisasikan pada kuartal I-2010 atau kuartal II-2010.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Range-nya sekira Rp400 miliar-Rp500 miliar,&amp;rdquo; ujarnya. Sedangkan, pihaknya tahun lalu tidak menjadi penjaminan emisi lantaran pasar sedang berkonsolidasi.
&amp;nbsp;
Dia tidak menutup kemungkinan akan menjajaki beberapa perusahaan lain untuk menjadi underwriter untuk IPO di tahun ini. Dengan catatan, kata dia, jika kondisi pasar terus membaik sepanjang tahun ini.
&amp;nbsp;
Sementara untuk transaksi trading, dia menargetkan, dapat mencapai Rp40 miliar-Rp50 miliar per hari. Nilai ini meningkat dibanding tahun lalu yang hanya Rp30 miliar. Peningkatan itu, kata Wim, ditopang sarana online trading yang akan mulai beroperasi pada Februari mendatang.
&amp;nbsp;
Dengan beroperasinya online trading, pihaknya juga menargetkan, dapat mengelola dana nasabah sebesar Rp100 miliar, yang merupakan produk reksa dana. Sedangkan tahun lalu, dana kelolaan perusahaan hanya Rp40 miliar.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dulu, semuanya KPD (kontrak pengelolaan dana). Tapi karena sekarang ada aturan baru dari Bapepam tentang larangan KPD, tahun ini hanya mengeluarkan reksa dana,&amp;rdquo; tutur dia.
&amp;nbsp;
Sementara untuk laba bersih ditargetkan meningkat menjadi Rp4 miliar-Rp5 miliar dari realisasi tahun sebelumnya sebesar Rp3 miliar. Peningkatan itu disumbang dari broker, manajer investasi, dan undewriter.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Asia Kapitalindo Securities menargetkan menjadi penjamin emisi (underwriter) penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO)  tiga perusahaan sektor pertambangan pada tahun ini.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ada dua sampai tiga perusahaan sektor mining,&amp;rdquo; kata Direktur Utama PT Asia Kapitalindo Securities Wim Alfatih di Jakarta, Kamis (14/1/2010).
&amp;nbsp;
Lebih lanjut dia menuturkan, saat ini pihaknya masih melakukan finalisasi menjadi underwriter tiga perusahaan itu. Diperkirakan, ketiganya dapat direalisasikan pada kuartal I-2010 atau kuartal II-2010.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Range-nya sekira Rp400 miliar-Rp500 miliar,&amp;rdquo; ujarnya. Sedangkan, pihaknya tahun lalu tidak menjadi penjaminan emisi lantaran pasar sedang berkonsolidasi.
&amp;nbsp;
Dia tidak menutup kemungkinan akan menjajaki beberapa perusahaan lain untuk menjadi underwriter untuk IPO di tahun ini. Dengan catatan, kata dia, jika kondisi pasar terus membaik sepanjang tahun ini.
&amp;nbsp;
Sementara untuk transaksi trading, dia menargetkan, dapat mencapai Rp40 miliar-Rp50 miliar per hari. Nilai ini meningkat dibanding tahun lalu yang hanya Rp30 miliar. Peningkatan itu, kata Wim, ditopang sarana online trading yang akan mulai beroperasi pada Februari mendatang.
&amp;nbsp;
Dengan beroperasinya online trading, pihaknya juga menargetkan, dapat mengelola dana nasabah sebesar Rp100 miliar, yang merupakan produk reksa dana. Sedangkan tahun lalu, dana kelolaan perusahaan hanya Rp40 miliar.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dulu, semuanya KPD (kontrak pengelolaan dana). Tapi karena sekarang ada aturan baru dari Bapepam tentang larangan KPD, tahun ini hanya mengeluarkan reksa dana,&amp;rdquo; tutur dia.
&amp;nbsp;
Sementara untuk laba bersih ditargetkan meningkat menjadi Rp4 miliar-Rp5 miliar dari realisasi tahun sebelumnya sebesar Rp3 miliar. Peningkatan itu disumbang dari broker, manajer investasi, dan undewriter.</content:encoded></item></channel></rss>
