<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penurunan Suku Bunga Kredit Perbankan Masih Bisa</title><description>Bank Indonesia (BI) masih melihat ruang bagi perbankan untuk menurunkan suku bunga kredit karena suku bunga kredit saat ini masih tingginya spread (rentang bunga) terhadap suku bunga deposito.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/01/22/320/296873/penurunan-suku-bunga-kredit-perbankan-masih-bisa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/01/22/320/296873/penurunan-suku-bunga-kredit-perbankan-masih-bisa"/><item><title>Penurunan Suku Bunga Kredit Perbankan Masih Bisa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/01/22/320/296873/penurunan-suku-bunga-kredit-perbankan-masih-bisa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/01/22/320/296873/penurunan-suku-bunga-kredit-perbankan-masih-bisa</guid><pubDate>Jum'at 22 Januari 2010 21:50 WIB</pubDate><dc:creator>Andina Meryani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/01/22/320/296873/rFpebMBmsV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Deputi Gubenur Senior BI Darmin Nasution. Foto: Heru Haryono/okezone.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/01/22/320/296873/rFpebMBmsV.jpg</image><title>Deputi Gubenur Senior BI Darmin Nasution. Foto: Heru Haryono/okezone.com</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) masih melihat ruang bagi perbankan untuk menurunkan suku bunga kredit karena suku bunga kredit saat ini masih tingginya spread (rentang bunga) terhadap suku bunga deposito.
&amp;nbsp;
&quot;Penurunan suku bunga kredit menurut hemat saya masih dimungkinkan, karena masih tingginya rentang bunga terhadap suku bunga deposito,&quot; ujar Pjs Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution, saat menyampaikan pidato dalam acara Bankers Dinner di Gedung Kebon Sirih Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2010).
&amp;nbsp;
Penurunan suku bunga tersebut merupakan tantangan yang muncul dari masih adanya keterbatasan transmisi kebijakan moneter sehingga efektivitas transmisi kebijakan moneter melalui perbankan, baik untuk penurunan suku bunga maupun peningkatan kredit masih perlu ditingkatkan.
&amp;nbsp;
Menurutnya, kebijakan moneter yang akomodatif di 2009 ikut mendukung kinerja perekonomian. BI rate terus diturunkan hingga Agustus 2009 masing-masing 50 bps per bulan selama Januari-Maret dan 25 bps per bulan sepanjang April-Agustus, untuk kemudian bertahan tetap sejak September sampai saat ini.
&amp;nbsp;
&quot;Kebijakan ini juga didukung oleh langkah-langkah di tataran operasional seperti memperkuat operasi pasar terbuka dan memperbaiki struktur bunga,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) masih melihat ruang bagi perbankan untuk menurunkan suku bunga kredit karena suku bunga kredit saat ini masih tingginya spread (rentang bunga) terhadap suku bunga deposito.
&amp;nbsp;
&quot;Penurunan suku bunga kredit menurut hemat saya masih dimungkinkan, karena masih tingginya rentang bunga terhadap suku bunga deposito,&quot; ujar Pjs Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution, saat menyampaikan pidato dalam acara Bankers Dinner di Gedung Kebon Sirih Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2010).
&amp;nbsp;
Penurunan suku bunga tersebut merupakan tantangan yang muncul dari masih adanya keterbatasan transmisi kebijakan moneter sehingga efektivitas transmisi kebijakan moneter melalui perbankan, baik untuk penurunan suku bunga maupun peningkatan kredit masih perlu ditingkatkan.
&amp;nbsp;
Menurutnya, kebijakan moneter yang akomodatif di 2009 ikut mendukung kinerja perekonomian. BI rate terus diturunkan hingga Agustus 2009 masing-masing 50 bps per bulan selama Januari-Maret dan 25 bps per bulan sepanjang April-Agustus, untuk kemudian bertahan tetap sejak September sampai saat ini.
&amp;nbsp;
&quot;Kebijakan ini juga didukung oleh langkah-langkah di tataran operasional seperti memperkuat operasi pasar terbuka dan memperbaiki struktur bunga,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
