<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenaikan Inflasi Picu Investor Buru Obligasi</title><description>Inflasi yang diperkirakan lebih tinggi di 2009 ini jika dibandingkan dengan 2008 lalu, nampaknya akan memicu pemegang deposito untuk beralih ke obligasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/02/04/20/300618/kenaikan-inflasi-picu-investor-buru-obligasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/02/04/20/300618/kenaikan-inflasi-picu-investor-buru-obligasi"/><item><title>Kenaikan Inflasi Picu Investor Buru Obligasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/02/04/20/300618/kenaikan-inflasi-picu-investor-buru-obligasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/02/04/20/300618/kenaikan-inflasi-picu-investor-buru-obligasi</guid><pubDate>Kamis 04 Februari 2010 08:08 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/02/03/20/300618/ycxRlUNObP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Corbis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/02/03/20/300618/ycxRlUNObP.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Corbis</title></images><description>JAKARTA - Inflasi yang diperkirakan lebih tinggi di 2009 ini jika dibandingkan dengan 2008 lalu, nampaknya akan memicu pemegang deposito untuk beralih ke obligasi.
&amp;nbsp;
&quot;Inflasi tahun ini akan lebih tinggi, akan naik dan akan menambah minat investor untuk men-switch dana investor dari deposito ke obligasi,&quot; kata Direktur Investment Banking Mandiri Sekuritas Iman Rachman di Hotel Shangrilla, Jakarta, kemarin.
&amp;nbsp;
Sebagaimana diketahui, inflasi Januari lalu yang sebesar 0,84 persen (mom) dan 3,75 (yoy) berada di atas ekspektasi pasar. Selain itu, investor juga ada kalanya perlu untuk melakukan switching investasinya yang awalnya dari saham ke obligasi. &quot;Ada investor yang perlu switching dari sisi saham ke obligasi,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Banyaknya jumlah obligasi yang jatuh tempo juga, katanya akan membuat demand atas obligasi baru. Khususnya bagi investor yangt menyukasi obligasi yang umumnya bertenor pendek. &quot;Obligasi yang jatuh tempo itu akan membuat permintaan, khususnya obligasi yang di bawah lima tahun,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Karena itu, dia menjelaskan jika minat investor akan selalu ada tiap tahunya. &quot;Minat terhadap investasi obligasi akan selalu ada tiap tahun, karena obligasi beda dengan saham,&quot; tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Inflasi yang diperkirakan lebih tinggi di 2009 ini jika dibandingkan dengan 2008 lalu, nampaknya akan memicu pemegang deposito untuk beralih ke obligasi.
&amp;nbsp;
&quot;Inflasi tahun ini akan lebih tinggi, akan naik dan akan menambah minat investor untuk men-switch dana investor dari deposito ke obligasi,&quot; kata Direktur Investment Banking Mandiri Sekuritas Iman Rachman di Hotel Shangrilla, Jakarta, kemarin.
&amp;nbsp;
Sebagaimana diketahui, inflasi Januari lalu yang sebesar 0,84 persen (mom) dan 3,75 (yoy) berada di atas ekspektasi pasar. Selain itu, investor juga ada kalanya perlu untuk melakukan switching investasinya yang awalnya dari saham ke obligasi. &quot;Ada investor yang perlu switching dari sisi saham ke obligasi,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Banyaknya jumlah obligasi yang jatuh tempo juga, katanya akan membuat demand atas obligasi baru. Khususnya bagi investor yangt menyukasi obligasi yang umumnya bertenor pendek. &quot;Obligasi yang jatuh tempo itu akan membuat permintaan, khususnya obligasi yang di bawah lima tahun,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Karena itu, dia menjelaskan jika minat investor akan selalu ada tiap tahunya. &quot;Minat terhadap investasi obligasi akan selalu ada tiap tahun, karena obligasi beda dengan saham,&quot; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
