<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TINS Targetkan Produksi Timah 60 Ribu MT</title><description>PT Timah Tbk (TINS) menargetkan produksi dan penjualan logam timah sekira 60 ribu metrik ton (MT) per tahun dalam lima tahun mendatang (2010-2015). Hal tersebut disesuaikan dengan kapasitas peleburan/pemurnian dan situasi pasar timah internasional.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/02/04/278/300614/tins-targetkan-produksi-timah-60-ribu-mt</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/02/04/278/300614/tins-targetkan-produksi-timah-60-ribu-mt"/><item><title>TINS Targetkan Produksi Timah 60 Ribu MT</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/02/04/278/300614/tins-targetkan-produksi-timah-60-ribu-mt</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/02/04/278/300614/tins-targetkan-produksi-timah-60-ribu-mt</guid><pubDate>Kamis 04 Februari 2010 09:15 WIB</pubDate><dc:creator>Andina Meryani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/02/03/278/300614/aoxJuqwdvZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Corbis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/02/03/278/300614/aoxJuqwdvZ.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Corbis</title></images><description>JAKARTA - PT Timah Tbk (TINS) menargetkan produksi dan penjualan logam timah sekira 60 ribu metrik ton (MT) per tahun dalam lima tahun mendatang (2010-2015). Hal tersebut disesuaikan dengan kapasitas peleburan/pemurnian dan situasi pasar timah internasional.
&amp;nbsp;
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Timah Wachid Usman saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR RI, di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, kemarin.
&amp;nbsp;
Untuk mencapai target produksi dan penjualan tersebut, maka perseroan akan meningkatkan kapasitas produksi tambang laut dengan membangun kapal sendiri maupun menyewa kapal dari mitra usaha.
&amp;nbsp;
Pembangunan kapal isap produksi atau KIP sejak 2008 hingga akhir 2009 telah selesai 10 unit dan pada 2010 akan dibangun lima unit KIP. &quot;Sementara penggunaan KIP yang disewa dari mitra usaha sebanyak 35 unit,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;
Pada tahun ini juga direncanakan pembangunan dua unit kapal jenis Bucket Wheel Dredge (BWD) yang berkapasitas lebih besar dan mampu menggali bijih timah sampai dengan kedalaman 60 meter.
&amp;nbsp;
&quot;Pembangunan kapal jenis KIP maupun BWD akan dilanjutkan untuk menggantikan secara bertahap sembilan unit kapal keruk (kapal jenis bucket line dredge) yang beroperasi lebih 30 tahun,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Selain itu, Timah juga akan meningkatkan teknologi pengolahan mineral terutama untuk mengolah bijih timah halus, sehingga pemulihan pengolahan mineral meningkat dari 80 persen menjadi 95 persen.
&amp;nbsp;
&quot;Di samping itu sedang dipelajari teknologi peleburan/pemurnian untuk melogamkan bijih timah kadar rendah,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Timah Tbk (TINS) menargetkan produksi dan penjualan logam timah sekira 60 ribu metrik ton (MT) per tahun dalam lima tahun mendatang (2010-2015). Hal tersebut disesuaikan dengan kapasitas peleburan/pemurnian dan situasi pasar timah internasional.
&amp;nbsp;
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Timah Wachid Usman saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR RI, di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, kemarin.
&amp;nbsp;
Untuk mencapai target produksi dan penjualan tersebut, maka perseroan akan meningkatkan kapasitas produksi tambang laut dengan membangun kapal sendiri maupun menyewa kapal dari mitra usaha.
&amp;nbsp;
Pembangunan kapal isap produksi atau KIP sejak 2008 hingga akhir 2009 telah selesai 10 unit dan pada 2010 akan dibangun lima unit KIP. &quot;Sementara penggunaan KIP yang disewa dari mitra usaha sebanyak 35 unit,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;
Pada tahun ini juga direncanakan pembangunan dua unit kapal jenis Bucket Wheel Dredge (BWD) yang berkapasitas lebih besar dan mampu menggali bijih timah sampai dengan kedalaman 60 meter.
&amp;nbsp;
&quot;Pembangunan kapal jenis KIP maupun BWD akan dilanjutkan untuk menggantikan secara bertahap sembilan unit kapal keruk (kapal jenis bucket line dredge) yang beroperasi lebih 30 tahun,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Selain itu, Timah juga akan meningkatkan teknologi pengolahan mineral terutama untuk mengolah bijih timah halus, sehingga pemulihan pengolahan mineral meningkat dari 80 persen menjadi 95 persen.
&amp;nbsp;
&quot;Di samping itu sedang dipelajari teknologi peleburan/pemurnian untuk melogamkan bijih timah kadar rendah,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
