<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>  Bursa Gubernur BI Jangan tunggu Pansus Century</title><description>Pengajuan daftar nama calon gubernur Bank Indonesia (BI) oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) seharusnya tidak perlu menunggu selesainya Pansus Bank Century.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/02/13/20/303352/bursa-gubernur-bi-jangan-tunggu-pansus-century</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/02/13/20/303352/bursa-gubernur-bi-jangan-tunggu-pansus-century"/><item><title>  Bursa Gubernur BI Jangan tunggu Pansus Century</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/02/13/20/303352/bursa-gubernur-bi-jangan-tunggu-pansus-century</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/02/13/20/303352/bursa-gubernur-bi-jangan-tunggu-pansus-century</guid><pubDate>Sabtu 13 Februari 2010 17:28 WIB</pubDate><dc:creator>Andina Meryani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/02/13/20/303352/iuLIfRqnu3.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/02/13/20/303352/iuLIfRqnu3.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Pengajuan daftar nama calon gubernur Bank Indonesia (BI) oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) seharusnya tidak perlu menunggu selesainya Pansus Bank Century. Pasalnya, jika kasus Bank Century yang sudah digiring ke arah politik, maka semakin tidak terlihat ujungnya. Sementara itu, desakan untuk mengisi jabatan gubernur BI kian mendesak, karena berkaitan dengan tugas dan fungsi bank sentral sebagaimana mestinya.Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Golkar Nusron Wahid menyatakan, seharusnya Presiden SBY mengusulkan daftar nama calon gubernur BI pada akhir bulan ini, sebelum masa reses DPR RI. Agar anggota DPR Komisi XI yang akan melakukan fit and proper test bisa mempersiapkan ujian calon yang disodorkan tersebut secara matang.&amp;ldquo;Jangan terlalu menunggu hasil pansus, itu sudah politik dan tidak berujung. Sebaiknya sekarang-sekarang ini saja, sebelum masa reses persidangan bulan depan,&amp;rdquo; ujarnya, saat berbincang dengan okezone, di Jakarta, Sabtu (13/2/2010).Mengenai beredarnya nama Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai salah satu calon yang akan disodorkan Presiden SBY, dirinya menilai bahwa hal tersebut tidak perlu dipermasalahkan meskipun sosok Sri Mulyani tengah menghadapi goncangan dalam kasus Bank Century.&amp;ldquo;Siapapun nama yang diberikan itu kan hak prerogatif Presiden. Nanti kan masih akan diproses dan dipilih. Kita hormati hukum, sampai sekarang kan belum ada ketetapan apakah Sri Mulyani itu bersalah atau tidak,&amp;rdquo; tegasnya.Terkait kondisi BI yang pincang tanpa dipimpin oleh pimpinan tertinggi, dirinya menilai sosok Darmin Nasution sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI dan Deputi Gubernur Senior BI sudah menjalankan tugas-tugas dengan baik. Meskipun demikian dia tidak menjelaskan apakah Darmin adalah sosok yang tepat untuk mengisi jabatan tersebut. &amp;ldquo;Biar BI enggak ada gubernurnya, tapi saya rasa dengan dipegang Pak Darmin sudah cukup bagus,&amp;rdquo;imbuh dia. Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan belum akan mengumumkan nama gubernur Bank Indonesia (BI) dalam waktu dekat ini. &quot;Kita lihat kondisi politiknya, kalau sudah kondusif untuk bisa disampaikan, kita sampaikan,&quot; ujar Juru Bicara SBY Julian Aldrin Pasha, di lingkungan Wisma Negara, Jakarta, kemarin.Menurutnya, dalam pemilihan gubernur BI banyak yang dipertimbangkan, antara lain menunggu situasi politik yang kondusif. &quot;Jadi tidak bisa buru-buru untuk memastikan siapa yang nanti akan diajukan,&quot; tandas Julian. (adn)</description><content:encoded>JAKARTA - Pengajuan daftar nama calon gubernur Bank Indonesia (BI) oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) seharusnya tidak perlu menunggu selesainya Pansus Bank Century. Pasalnya, jika kasus Bank Century yang sudah digiring ke arah politik, maka semakin tidak terlihat ujungnya. Sementara itu, desakan untuk mengisi jabatan gubernur BI kian mendesak, karena berkaitan dengan tugas dan fungsi bank sentral sebagaimana mestinya.Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Golkar Nusron Wahid menyatakan, seharusnya Presiden SBY mengusulkan daftar nama calon gubernur BI pada akhir bulan ini, sebelum masa reses DPR RI. Agar anggota DPR Komisi XI yang akan melakukan fit and proper test bisa mempersiapkan ujian calon yang disodorkan tersebut secara matang.&amp;ldquo;Jangan terlalu menunggu hasil pansus, itu sudah politik dan tidak berujung. Sebaiknya sekarang-sekarang ini saja, sebelum masa reses persidangan bulan depan,&amp;rdquo; ujarnya, saat berbincang dengan okezone, di Jakarta, Sabtu (13/2/2010).Mengenai beredarnya nama Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai salah satu calon yang akan disodorkan Presiden SBY, dirinya menilai bahwa hal tersebut tidak perlu dipermasalahkan meskipun sosok Sri Mulyani tengah menghadapi goncangan dalam kasus Bank Century.&amp;ldquo;Siapapun nama yang diberikan itu kan hak prerogatif Presiden. Nanti kan masih akan diproses dan dipilih. Kita hormati hukum, sampai sekarang kan belum ada ketetapan apakah Sri Mulyani itu bersalah atau tidak,&amp;rdquo; tegasnya.Terkait kondisi BI yang pincang tanpa dipimpin oleh pimpinan tertinggi, dirinya menilai sosok Darmin Nasution sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI dan Deputi Gubernur Senior BI sudah menjalankan tugas-tugas dengan baik. Meskipun demikian dia tidak menjelaskan apakah Darmin adalah sosok yang tepat untuk mengisi jabatan tersebut. &amp;ldquo;Biar BI enggak ada gubernurnya, tapi saya rasa dengan dipegang Pak Darmin sudah cukup bagus,&amp;rdquo;imbuh dia. Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan belum akan mengumumkan nama gubernur Bank Indonesia (BI) dalam waktu dekat ini. &quot;Kita lihat kondisi politiknya, kalau sudah kondusif untuk bisa disampaikan, kita sampaikan,&quot; ujar Juru Bicara SBY Julian Aldrin Pasha, di lingkungan Wisma Negara, Jakarta, kemarin.Menurutnya, dalam pemilihan gubernur BI banyak yang dipertimbangkan, antara lain menunggu situasi politik yang kondusif. &quot;Jadi tidak bisa buru-buru untuk memastikan siapa yang nanti akan diajukan,&quot; tandas Julian. (adn)</content:encoded></item></channel></rss>
