<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SBY Bicara Krisis Global, Sri Mulyani Berkaca-Kaca</title><description>Pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada malam ini dihadiri beberapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, salah satunya Menteri Keuangan Sri Mulyani.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/03/04/320/309290/sby-bicara-krisis-global-sri-mulyani-berkaca-kaca</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/03/04/320/309290/sby-bicara-krisis-global-sri-mulyani-berkaca-kaca"/><item><title>SBY Bicara Krisis Global, Sri Mulyani Berkaca-Kaca</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/03/04/320/309290/sby-bicara-krisis-global-sri-mulyani-berkaca-kaca</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/03/04/320/309290/sby-bicara-krisis-global-sri-mulyani-berkaca-kaca</guid><pubDate>Kamis 04 Maret 2010 20:24 WIB</pubDate><dc:creator>Insaf Albert Tarigan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/03/04/320/309290/20jMbl81i5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkeu Sri Mulyani. Foto: Heru Haryono/Okezone.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/03/04/320/309290/20jMbl81i5.jpg</image><title>Menkeu Sri Mulyani. Foto: Heru Haryono/Okezone.com</title></images><description>JAKARTA - Pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada malam ini dihadiri beberapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, salah satunya Menteri Keuangan Sri Mulyani.Saat Presiden dalam pidatonya mengingatkan kembali terkait kekhawatiran sejumlah legislator terhadap hantaman gelombang tsunami krisis global pada November 2008 lalu, Sri Mulyani pun terharu.Penglihatan okezone di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/3/20910), Sri Mulyani tampak mengangguk-angguk dan matanya berkaca-kaca. Menteri Keuangan yang kerap dipanggil Ani ini, tampak menarik nafas dalam-dalam dan kepalanya tertunduk.Berdasarkan data yang dimiliki BI, per 31 Oktober 2008, rasio kecukupan modal (CAR) Bank Century minus hingga 3,52 persen. Oleh karena itu, untuk menaikkan CAR yang ditetapkan BI sebesar delapan persen atau setara Rp632 miliar, maka ditambahkanlah modal ke Bank Century.Dalam rapat tersebut dibahas pula apakah nantinya Bank Century ini akan berdampak sistemik bila dilikuidasi. Maka kemudian, diserahkanlah Bank Century ke lembaga penjamin tersebut.Seperti diketahui, pada 23 November 2008, jumlah dana yang dikucurkan Rp2,776 triliun. BI menilai untuk CAR delapan persen dibutuhkan dana sebesar Rp2,655 triliun. Dalam peraturan LPS, LPS dapat menambah modal sehingga CAR bisa mencapai 10 persen, yaitu Rp2,776 triliun.Kemudian pada 5 Desember 2008, LPS mengucurkan Rp2,201 triliun. Dana tersebut untuk memenuhi ketentuan tingkat kesehatan bank. Selanjutnya kembali dikucurkan pada 3 Februari 2009 sebesar Rp1,55 triliun. Lalu pada 21 Juli 2009 dikucurkan Rp630 miliar untuk menutupi kebutuhan CAR.Keputusan tersebut juga berdasarkan hasil assesment BI atas hasil audit kantor akuntan publik (AP). Sehingga dana yang dikucurkan, mencapai total Rp6,762 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - Pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada malam ini dihadiri beberapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, salah satunya Menteri Keuangan Sri Mulyani.Saat Presiden dalam pidatonya mengingatkan kembali terkait kekhawatiran sejumlah legislator terhadap hantaman gelombang tsunami krisis global pada November 2008 lalu, Sri Mulyani pun terharu.Penglihatan okezone di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/3/20910), Sri Mulyani tampak mengangguk-angguk dan matanya berkaca-kaca. Menteri Keuangan yang kerap dipanggil Ani ini, tampak menarik nafas dalam-dalam dan kepalanya tertunduk.Berdasarkan data yang dimiliki BI, per 31 Oktober 2008, rasio kecukupan modal (CAR) Bank Century minus hingga 3,52 persen. Oleh karena itu, untuk menaikkan CAR yang ditetapkan BI sebesar delapan persen atau setara Rp632 miliar, maka ditambahkanlah modal ke Bank Century.Dalam rapat tersebut dibahas pula apakah nantinya Bank Century ini akan berdampak sistemik bila dilikuidasi. Maka kemudian, diserahkanlah Bank Century ke lembaga penjamin tersebut.Seperti diketahui, pada 23 November 2008, jumlah dana yang dikucurkan Rp2,776 triliun. BI menilai untuk CAR delapan persen dibutuhkan dana sebesar Rp2,655 triliun. Dalam peraturan LPS, LPS dapat menambah modal sehingga CAR bisa mencapai 10 persen, yaitu Rp2,776 triliun.Kemudian pada 5 Desember 2008, LPS mengucurkan Rp2,201 triliun. Dana tersebut untuk memenuhi ketentuan tingkat kesehatan bank. Selanjutnya kembali dikucurkan pada 3 Februari 2009 sebesar Rp1,55 triliun. Lalu pada 21 Juli 2009 dikucurkan Rp630 miliar untuk menutupi kebutuhan CAR.Keputusan tersebut juga berdasarkan hasil assesment BI atas hasil audit kantor akuntan publik (AP). Sehingga dana yang dikucurkan, mencapai total Rp6,762 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
