<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sepekan ke Depan, Rupiah Bakal Tembus Rp9.125</title><description>Pergerakan  nilai tukar rupiah selama sepekan ke depan diprediksi masih bergerak menguat di  kisaran Rp9.100 per lembarnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/03/15/278/312627/sepekan-ke-depan-rupiah-bakal-tembus-rp9-125</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/03/15/278/312627/sepekan-ke-depan-rupiah-bakal-tembus-rp9-125"/><item><title>Sepekan ke Depan, Rupiah Bakal Tembus Rp9.125</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/03/15/278/312627/sepekan-ke-depan-rupiah-bakal-tembus-rp9-125</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/03/15/278/312627/sepekan-ke-depan-rupiah-bakal-tembus-rp9-125</guid><pubDate>Senin 15 Maret 2010 11:39 WIB</pubDate><dc:creator>Candra Setya Santoso</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/03/15/278/312627/H8sm8o5wzL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Corbis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/03/15/278/312627/H8sm8o5wzL.jpg</image><title>Foto: Corbis</title></images><description>JAKARTA - Pergerakan  nilai tukar rupiah selama sepekan ke depan diprediksi masih bergerak menguat di  kisaran Rp9.100 per lembarnya. Hal ini karena sentiment positif perbaikan peringkat  utang Indonesia oleh S&amp;amp;P.
&amp;nbsp;
&quot;Untuk minggu ketiga  Maret ini kami perkirakan rupiah menguat.  Hanya saja harga dolar Amerika sudah relatif  murah yang bisa memicu pembelian dolar Amerika  dengan pertimbangan tersebut, tampaknya rupiah masih akan berpotensi menguat terbatas  dalam kisaran Rp9.125 hingga Rp9.200 per USD,&quot; ungkap analis Samuel Sekuritas  Indonesia Lana Soelistianingsih, dalam buletin yang dipublikasikan, di Jakarta,  Senin (15/3/2010).
&amp;nbsp;
Dijelaskannya, selama  pekan kedua bulan ini nilai tukar terus menguat ditutup di Rp9.152 per USD (kurs  tengah Bloomberg) pada perdagangan akhir minggu lalu. Penguatan terhadap dolar Amerika tidak hanya terjadi pada rupiah,  tetapi juga terjadi pada hampir semua mata uang Asia kecuali yen.
&amp;nbsp;
&quot;Penguatan ini karena  mata uang dolar Amerika menunjukkan  pelemahan, ditunjukkan dengan turunnya indeks dolar  Amerika spot ke level 79, dari sebelumnya telah mendekati 82,&amp;rdquo; ujar Lana.
&amp;nbsp;
Sentimen positif  investor tampaknya agak tersendat karena kenaikan yang cukup cepat di sepanjang minggu. Investor melakukan aksi ambil  untung, sehingga IHSG tertekan tipis, ditutup di 2.666,51. Penurunan indeks juga  terjadi di beberapa bursa Asia utama seperti Hong  Kong dan Singapura. Sementara itu harga WTI setelah sempat menembus USD82  per barel, harga kembali ditutup turun ke USD81,24 per barel.
&amp;nbsp;
Sekadar mengingatkan,  S&amp;amp;P menaikkan peringkat utang Indonesia menjadi BB. Salah satu badan  peringkat dunia S&amp;amp;P pada akhir minggu lalu menaikkan peringkat utang jangka  panjang denominasi dolar (long-term foreign currency) Indonesia dari sebelumnya  BB- menjadi BB dengan outlook positif.
&amp;nbsp;
Kenaikan peringkat  ini memberikan implikasi persepsi risiko di Indonesia menurun. Sebelumnya pada  Januari 2010, lembaga peringkat Fitch juga telah menaikkan peringkat utang  Indonesia dari BB menjadi BB+ dengan outlook stabil. Dengan posisi ini,  Indonesia hanya tinggal satu notch di bawah  investment grade. Diperkirakan Moody&amp;rsquo;s juga tidak lama lagi akan menaikkan  peringkat utang Indonesia, yang saat ini masih dua notch di bawah investemnt grade.
&amp;nbsp;
Perbaikan peringkat  ini telah diyakini pemerintah, bahkan sebelumnya Menteri Keuangan menargetkan  peringkat utang Indonesia akan mencapai investement grade tahun depan. Kenaikan  peringkat ini terkait dengan beberapa indikator fundamental ekonomi yang baik  seperti posisi neraca pembayaran yang surplus, defisit anggaran yang relatif  rendah, tingkat inflasi yang rendah, pertumbuhan ekonomi yang moderat, dan  stabilitas politik.
&amp;nbsp;
Kenaikan&amp;nbsp; ini positif  untuk menarik investasi asing ke Indonesia tetapi tampaknya masih akan  didominasi oleh investasi portofolio karena iklim usaha di Indonesia kurang  kondusif. Bagi pemerintah kenaikan ini bisa mengurangi beban pembayaran bunga di  masa mendatang, karena bisa memberikan imbal hasil yang lebih  rendah.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Pergerakan  nilai tukar rupiah selama sepekan ke depan diprediksi masih bergerak menguat di  kisaran Rp9.100 per lembarnya. Hal ini karena sentiment positif perbaikan peringkat  utang Indonesia oleh S&amp;amp;P.
&amp;nbsp;
&quot;Untuk minggu ketiga  Maret ini kami perkirakan rupiah menguat.  Hanya saja harga dolar Amerika sudah relatif  murah yang bisa memicu pembelian dolar Amerika  dengan pertimbangan tersebut, tampaknya rupiah masih akan berpotensi menguat terbatas  dalam kisaran Rp9.125 hingga Rp9.200 per USD,&quot; ungkap analis Samuel Sekuritas  Indonesia Lana Soelistianingsih, dalam buletin yang dipublikasikan, di Jakarta,  Senin (15/3/2010).
&amp;nbsp;
Dijelaskannya, selama  pekan kedua bulan ini nilai tukar terus menguat ditutup di Rp9.152 per USD (kurs  tengah Bloomberg) pada perdagangan akhir minggu lalu. Penguatan terhadap dolar Amerika tidak hanya terjadi pada rupiah,  tetapi juga terjadi pada hampir semua mata uang Asia kecuali yen.
&amp;nbsp;
&quot;Penguatan ini karena  mata uang dolar Amerika menunjukkan  pelemahan, ditunjukkan dengan turunnya indeks dolar  Amerika spot ke level 79, dari sebelumnya telah mendekati 82,&amp;rdquo; ujar Lana.
&amp;nbsp;
Sentimen positif  investor tampaknya agak tersendat karena kenaikan yang cukup cepat di sepanjang minggu. Investor melakukan aksi ambil  untung, sehingga IHSG tertekan tipis, ditutup di 2.666,51. Penurunan indeks juga  terjadi di beberapa bursa Asia utama seperti Hong  Kong dan Singapura. Sementara itu harga WTI setelah sempat menembus USD82  per barel, harga kembali ditutup turun ke USD81,24 per barel.
&amp;nbsp;
Sekadar mengingatkan,  S&amp;amp;P menaikkan peringkat utang Indonesia menjadi BB. Salah satu badan  peringkat dunia S&amp;amp;P pada akhir minggu lalu menaikkan peringkat utang jangka  panjang denominasi dolar (long-term foreign currency) Indonesia dari sebelumnya  BB- menjadi BB dengan outlook positif.
&amp;nbsp;
Kenaikan peringkat  ini memberikan implikasi persepsi risiko di Indonesia menurun. Sebelumnya pada  Januari 2010, lembaga peringkat Fitch juga telah menaikkan peringkat utang  Indonesia dari BB menjadi BB+ dengan outlook stabil. Dengan posisi ini,  Indonesia hanya tinggal satu notch di bawah  investment grade. Diperkirakan Moody&amp;rsquo;s juga tidak lama lagi akan menaikkan  peringkat utang Indonesia, yang saat ini masih dua notch di bawah investemnt grade.
&amp;nbsp;
Perbaikan peringkat  ini telah diyakini pemerintah, bahkan sebelumnya Menteri Keuangan menargetkan  peringkat utang Indonesia akan mencapai investement grade tahun depan. Kenaikan  peringkat ini terkait dengan beberapa indikator fundamental ekonomi yang baik  seperti posisi neraca pembayaran yang surplus, defisit anggaran yang relatif  rendah, tingkat inflasi yang rendah, pertumbuhan ekonomi yang moderat, dan  stabilitas politik.
&amp;nbsp;
Kenaikan&amp;nbsp; ini positif  untuk menarik investasi asing ke Indonesia tetapi tampaknya masih akan  didominasi oleh investasi portofolio karena iklim usaha di Indonesia kurang  kondusif. Bagi pemerintah kenaikan ini bisa mengurangi beban pembayaran bunga di  masa mendatang, karena bisa memberikan imbal hasil yang lebih  rendah.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
