<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Right Issue BNI Mencapai Rp6 Triliun</title><description>Penerbitan saham baru (right issue) PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang direncanakan akan dilakukan pada pertengahan tahun ini diperkirakan mencapai Rp5-6 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/03/15/278/312807/right-issue-bni-mencapai-rp6-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/03/15/278/312807/right-issue-bni-mencapai-rp6-triliun"/><item><title>Right Issue BNI Mencapai Rp6 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/03/15/278/312807/right-issue-bni-mencapai-rp6-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/03/15/278/312807/right-issue-bni-mencapai-rp6-triliun</guid><pubDate>Senin 15 Maret 2010 18:17 WIB</pubDate><dc:creator>Wilda Asmarini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/03/15/278/312807/oL8I6h9wy8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Corbis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/03/15/278/312807/oL8I6h9wy8.jpg</image><title>Foto: Corbis</title></images><description>JAKARTA - Penerbitan saham baru (right issue) PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang direncanakan akan dilakukan pada pertengahan tahun ini diperkirakan mencapai Rp5-6 triliun.Hal tersebut disampaikan Menteri BUMN Mustafa Abubakar saat ditanyai wartawan di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (15/3/2010).&quot;Kalau dari rights issue mungkin sekitar Rp5-6 triliun, Rp6 triliun lah barangkali,&quot; ungkap Mustafa.Oleh karena itu, kementerian BUMN akan berbicara dengan Menteri Keuangan guna bisa memasukkannya ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara-Perubahan (APBN-P) 2010. &quot;Mestinya kan awal tahun itu masuk untuk tahun anggaran bersangkutan. Tapi kalau ini kan sudah terlambat, saya akan konsultasi ke Menkeu, lihat kemungkinan untuk masuk kepada APBN-P, saya kira itu penting,&quot; jelasnya.Selain right issue, BNI juga akan mengeluarkan obligasi subordinasi (subdebt) sekira Rp1-2 triliun. &quot;Subdebt mungkin sekitar Rp1-2 triliun, lebih kecil, angkanya masih definitif,&quot; ujarnya.Right issue BNI ini dilakukan guna mendapatkan insentif pajak dengan jumlah saham mencapai 40 persen, termasuk greenshoe di dalamnya</description><content:encoded>JAKARTA - Penerbitan saham baru (right issue) PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang direncanakan akan dilakukan pada pertengahan tahun ini diperkirakan mencapai Rp5-6 triliun.Hal tersebut disampaikan Menteri BUMN Mustafa Abubakar saat ditanyai wartawan di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (15/3/2010).&quot;Kalau dari rights issue mungkin sekitar Rp5-6 triliun, Rp6 triliun lah barangkali,&quot; ungkap Mustafa.Oleh karena itu, kementerian BUMN akan berbicara dengan Menteri Keuangan guna bisa memasukkannya ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara-Perubahan (APBN-P) 2010. &quot;Mestinya kan awal tahun itu masuk untuk tahun anggaran bersangkutan. Tapi kalau ini kan sudah terlambat, saya akan konsultasi ke Menkeu, lihat kemungkinan untuk masuk kepada APBN-P, saya kira itu penting,&quot; jelasnya.Selain right issue, BNI juga akan mengeluarkan obligasi subordinasi (subdebt) sekira Rp1-2 triliun. &quot;Subdebt mungkin sekitar Rp1-2 triliun, lebih kecil, angkanya masih definitif,&quot; ujarnya.Right issue BNI ini dilakukan guna mendapatkan insentif pajak dengan jumlah saham mencapai 40 persen, termasuk greenshoe di dalamnya</content:encoded></item></channel></rss>
