<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Utang Garuda Tak Pengaruhi Laba Bank Mandiri</title><description>PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyatakan jika pemberian utang perseroan kepada PT Garuda Indonesia (Persero) tidak mempengaruhi laba bersih yang dicatatkan perseroan selama 2009.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/03/22/320/315022/utang-garuda-tak-pengaruhi-laba-bank-mandiri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/03/22/320/315022/utang-garuda-tak-pengaruhi-laba-bank-mandiri"/><item><title>Utang Garuda Tak Pengaruhi Laba Bank Mandiri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/03/22/320/315022/utang-garuda-tak-pengaruhi-laba-bank-mandiri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/03/22/320/315022/utang-garuda-tak-pengaruhi-laba-bank-mandiri</guid><pubDate>Senin 22 Maret 2010 18:53 WIB</pubDate><dc:creator>Wilda Asmarini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/03/22/320/315022/vS8NqELuYN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gedung Bank Mandiri. Foto: Koran SI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/03/22/320/315022/vS8NqELuYN.jpg</image><title>Gedung Bank Mandiri. Foto: Koran SI</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyatakan jika pemberian utang perseroan kepada PT Garuda Indonesia (Persero) tidak mempengaruhi laba bersih yang dicatatkan perseroan selama 2009.&quot;Pinjaman USD5 juta tidak berpengaruh kepada laba rugi tidak mempengaruhi laba perseroan 2009, akan memberi dampak kepada Mandiri,' ujar Direktur Treasury &amp;amp; International Banking BMRI Thomas Arifin, saat ditemui wartawan seusai paparan publik mengenai laporan keuangan selama 2009, di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (22/3/2010).Sekadar mengingatkan, perseroan membukukan laba setelah pajak sebesar Rp7,2 triliun atau tumbuh 34,7 persen secara year on year (yoy).Sementara itu, Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo mengatakan pertumbuhan penyaluran kredit itu mendorong pertumbuhan laba bersih Rp7,16 triliun pada triwulan keempat 2009, naik Rp1,84 triliun atau 34,7 persen, jika dibandingkan periode yang sama tahun 2008 sebesar Rp5,31 triliun.Peningkatan laba itu didorong oleh kenaikan laba operasi dari Rp7,91 triliun menjadi Rp10,43 triliun.Pertumbuhan terlihat di setiap segmen, dimana pertumbuhan tertinggi tercatat di segmen mikro yang mencapai 22,9 persen dari Rp4,4 triliun di tahun 2008 menjadi Rp5,4 triliun pada Desember 2009. Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan jumlah rekening dari 271.199 rekening menjadi lebih dari 430 ribu rekening. Sementara itu, kredit ke segmen usaha small business mengalami pertumbuhan sebesar Rp2,28 triliun menjadi Rp17,10 triliun.Untuk mendorong sektor riil khususnya segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Bank Mandiri memberikan kemudahan bagi pembiayaan UMKM dengan berbagai program untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.Selain itu Bank Mandiri juqa telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp1,04 triliun melalui 36.978 debitur. Sebagai pengembangan kredit ke segmen mikro sampai dengan tahun 2009 Bank Mandiri telah memiliki 811 outlet atau unit pelayanan khusus untuk segmen mikro.Di segmen wholesale, kredit yang disalurkan oleh unit bisnis corporate banking pada triwulan keempat 2009 tumbuh 12,5 persen menjadi Rp69,8 triliun. Unit bisnis Commercial Banking mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp49,1 triliun.&quot;Pencapaian ini merupakan perkembangan yang menggembirakan karena total kredit yang disalurkan masih terus tumbuh sehingga memperkuat komitmen Bank Mandiri untuk menjalankan perannya sebagai lembaga intermediasi secara aktif,&quot; ujar Agus Martowardojo.Sepanjang tahun 2009 base lending rate Bank Mandiri terus mengalami penurunan dari 11,60 persen pada akhir tahun 2008 menjadi 9,29 persen pada akhir tahun 2009. Penurunan bunga kredit sepanjang tahun 2009 tersebut dilakukan secara bertahap sebanyak 5 kali, yaitu pada bulan Januari, April, Juni, Agustus, dan November 2009, dengan kisaran penurunan antara 0,25 persen hingga 0,5 persen. (wdi)</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyatakan jika pemberian utang perseroan kepada PT Garuda Indonesia (Persero) tidak mempengaruhi laba bersih yang dicatatkan perseroan selama 2009.&quot;Pinjaman USD5 juta tidak berpengaruh kepada laba rugi tidak mempengaruhi laba perseroan 2009, akan memberi dampak kepada Mandiri,' ujar Direktur Treasury &amp;amp; International Banking BMRI Thomas Arifin, saat ditemui wartawan seusai paparan publik mengenai laporan keuangan selama 2009, di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (22/3/2010).Sekadar mengingatkan, perseroan membukukan laba setelah pajak sebesar Rp7,2 triliun atau tumbuh 34,7 persen secara year on year (yoy).Sementara itu, Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo mengatakan pertumbuhan penyaluran kredit itu mendorong pertumbuhan laba bersih Rp7,16 triliun pada triwulan keempat 2009, naik Rp1,84 triliun atau 34,7 persen, jika dibandingkan periode yang sama tahun 2008 sebesar Rp5,31 triliun.Peningkatan laba itu didorong oleh kenaikan laba operasi dari Rp7,91 triliun menjadi Rp10,43 triliun.Pertumbuhan terlihat di setiap segmen, dimana pertumbuhan tertinggi tercatat di segmen mikro yang mencapai 22,9 persen dari Rp4,4 triliun di tahun 2008 menjadi Rp5,4 triliun pada Desember 2009. Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan jumlah rekening dari 271.199 rekening menjadi lebih dari 430 ribu rekening. Sementara itu, kredit ke segmen usaha small business mengalami pertumbuhan sebesar Rp2,28 triliun menjadi Rp17,10 triliun.Untuk mendorong sektor riil khususnya segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Bank Mandiri memberikan kemudahan bagi pembiayaan UMKM dengan berbagai program untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.Selain itu Bank Mandiri juqa telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp1,04 triliun melalui 36.978 debitur. Sebagai pengembangan kredit ke segmen mikro sampai dengan tahun 2009 Bank Mandiri telah memiliki 811 outlet atau unit pelayanan khusus untuk segmen mikro.Di segmen wholesale, kredit yang disalurkan oleh unit bisnis corporate banking pada triwulan keempat 2009 tumbuh 12,5 persen menjadi Rp69,8 triliun. Unit bisnis Commercial Banking mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp49,1 triliun.&quot;Pencapaian ini merupakan perkembangan yang menggembirakan karena total kredit yang disalurkan masih terus tumbuh sehingga memperkuat komitmen Bank Mandiri untuk menjalankan perannya sebagai lembaga intermediasi secara aktif,&quot; ujar Agus Martowardojo.Sepanjang tahun 2009 base lending rate Bank Mandiri terus mengalami penurunan dari 11,60 persen pada akhir tahun 2008 menjadi 9,29 persen pada akhir tahun 2009. Penurunan bunga kredit sepanjang tahun 2009 tersebut dilakukan secara bertahap sebanyak 5 kali, yaitu pada bulan Januari, April, Juni, Agustus, dan November 2009, dengan kisaran penurunan antara 0,25 persen hingga 0,5 persen. (wdi)</content:encoded></item></channel></rss>
