<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Investasi Migas di RI Masih Diminati</title><description>Ternyata, berinvestasi minyak dan gas (migas) di Indonesia masih  diminati oleh investor dari luar negeri. Sumber daya alam Indonesia yang  berlimpah tak urung membuat mereka tertarik untuk berinvestasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/05/15/320/332838/investasi-migas-di-ri-masih-diminati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/05/15/320/332838/investasi-migas-di-ri-masih-diminati"/><item><title>Investasi Migas di RI Masih Diminati</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/05/15/320/332838/investasi-migas-di-ri-masih-diminati</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/05/15/320/332838/investasi-migas-di-ri-masih-diminati</guid><pubDate>Sabtu 15 Mei 2010 09:52 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/05/15/320/332838/d4zLblrhoq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Corbis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/05/15/320/332838/d4zLblrhoq.jpg</image><title>Foto: Corbis</title></images><description>JAKARTA - Ternyata, berinvestasi minyak dan gas (migas) di Indonesia masih diminati oleh investor dari luar negeri. Sumber daya alam Indonesia yang berlimpah tak urung membuat mereka tertarik untuk berinvestasi.Ini terlihat dari keberadaan perusahaan-perusahaan minyak besar dan berpengalaman yang memenangkan lelang Wilayah Kerja (WK) migas tahap II-2009 seperti Repsol dan Black Gold.Menurut Direktur Pembinaan Hulu Migas Direktorat Jenderal Migas, Kementerian ESDM, A Edy Hermantoro, hal ini mengindikasikan iklim investasi migas di Indonesia masih menarik kalangan investor.&amp;ldquo;Ini merupakan kembalinya Repsol yang kedua setelah datang pada 1990-an,&amp;rdquo; ujar Edy, seperti dikutip dalam situs resmi Kementerian ESDM, di Jakarta, Sabtu (15/5/2010).Peluang Indonesia untuk meningkatkan investasi subsektor migas masih cukup besar baik disisi hulu maupun hilir migas. Dari sisi sumber daya, masih banyak cekungan-cekungan sedimen potensial yang belum dieksplorasi maupun yang sudah dieksplorasi tetapi belum diproduksikan.Terkait dengan hanya tiga blok yang diminati investor dari 12 Blok yang ditawarkan pada lelang WK Migas tahap II tahun 2009 hal tersebut dikarenakan kurangnya tenggang waktu yang diberikan kepada pihak perusahaan melakukan evaluasi untuk mendapatakan assesment yang komprehensif.&amp;ldquo;Mendatang pemerintah akan memperhatikan masalah waktu yang diberikan untuk melakukan evaluasi,&amp;rdquo; tutur Edy.Pemerintah akan kembali menawarkan WK migas pada tanggal 18 Mei 2010 mendatang bertepatan dengan pelaksanaan The 34th IPA Convention and Exhibition.</description><content:encoded>JAKARTA - Ternyata, berinvestasi minyak dan gas (migas) di Indonesia masih diminati oleh investor dari luar negeri. Sumber daya alam Indonesia yang berlimpah tak urung membuat mereka tertarik untuk berinvestasi.Ini terlihat dari keberadaan perusahaan-perusahaan minyak besar dan berpengalaman yang memenangkan lelang Wilayah Kerja (WK) migas tahap II-2009 seperti Repsol dan Black Gold.Menurut Direktur Pembinaan Hulu Migas Direktorat Jenderal Migas, Kementerian ESDM, A Edy Hermantoro, hal ini mengindikasikan iklim investasi migas di Indonesia masih menarik kalangan investor.&amp;ldquo;Ini merupakan kembalinya Repsol yang kedua setelah datang pada 1990-an,&amp;rdquo; ujar Edy, seperti dikutip dalam situs resmi Kementerian ESDM, di Jakarta, Sabtu (15/5/2010).Peluang Indonesia untuk meningkatkan investasi subsektor migas masih cukup besar baik disisi hulu maupun hilir migas. Dari sisi sumber daya, masih banyak cekungan-cekungan sedimen potensial yang belum dieksplorasi maupun yang sudah dieksplorasi tetapi belum diproduksikan.Terkait dengan hanya tiga blok yang diminati investor dari 12 Blok yang ditawarkan pada lelang WK Migas tahap II tahun 2009 hal tersebut dikarenakan kurangnya tenggang waktu yang diberikan kepada pihak perusahaan melakukan evaluasi untuk mendapatakan assesment yang komprehensif.&amp;ldquo;Mendatang pemerintah akan memperhatikan masalah waktu yang diberikan untuk melakukan evaluasi,&amp;rdquo; tutur Edy.Pemerintah akan kembali menawarkan WK migas pada tanggal 18 Mei 2010 mendatang bertepatan dengan pelaksanaan The 34th IPA Convention and Exhibition.</content:encoded></item></channel></rss>
