<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laporan Keuangan Pertamina 2006-2007 WTP</title><description>Laporan Keuangan PT Pertamina (persero) tahun buku 2006/2007 baru saja disahkan hari ini, Senin (17/5/2010) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Kantor Pusat Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/05/17/320/333553/laporan-keuangan-pertamina-2006-2007-wtp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/05/17/320/333553/laporan-keuangan-pertamina-2006-2007-wtp"/><item><title>Laporan Keuangan Pertamina 2006-2007 WTP</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/05/17/320/333553/laporan-keuangan-pertamina-2006-2007-wtp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/05/17/320/333553/laporan-keuangan-pertamina-2006-2007-wtp</guid><pubDate>Senin 17 Mei 2010 19:18 WIB</pubDate><dc:creator>Wilda Asmarini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/05/17/320/333553/xhp64n9VIF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto : okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/05/17/320/333553/xhp64n9VIF.jpg</image><title>Foto : okezone</title></images><description>JAKARTA - Laporan Keuangan PT Pertamina (persero) tahun buku 2006/2007 baru saja disahkan hari ini, Senin (17/5/2010) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Kantor Pusat Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta.&quot;Tadi ini mengesahkan Laporan 2006-2007, statusnya Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Jadi mengesahkan acquit at the charge,&quot; ujar Komut Pertamina, Sugiharto.Menurutnya, sesuai UU Migas perlu waktu untuk merekonstruksi laporan keuangan sehingga laporan keuangan dari 2003 - 2007 di rapel. Dirinya berharap Juni mendatang audit terhadap laporan keuangan 2008 dan laporan keuangan 2009 pada September.&quot;Mudah-mudahan bulan depan laporan keuangan 2008 selesai, dan pada September Laporan Keuangan 2009 juga selesai. Serta laporan keuangan 2010 kami harapkan selesaikan pada 2011,&quot; ujarnya.Senada dengan Sugiharto, Sekretaris Perusahaan Pertamina Toharso juga mengatakan RUPSLB kali ini hanya untuk mengesahkan laporan keuangan 2006-2007. Menurutnya, baru dilakukannya audit laporan keuangan 2006-2007 kali ini karena saat Pertamina menjadi Perseroan Terbatas (PT), neraca awal Pertamina baru diberikan pada Januari 2008.&quot;Nanti di tahun ini, kami dorong lagi audit laporan keuangan 2008 dan 2009. Sehingga pada RUPS 2011, laporan keuangan 2010 sudah di current,&quot;&amp;nbsp; tandas Toharso (adn)</description><content:encoded>JAKARTA - Laporan Keuangan PT Pertamina (persero) tahun buku 2006/2007 baru saja disahkan hari ini, Senin (17/5/2010) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Kantor Pusat Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta.&quot;Tadi ini mengesahkan Laporan 2006-2007, statusnya Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Jadi mengesahkan acquit at the charge,&quot; ujar Komut Pertamina, Sugiharto.Menurutnya, sesuai UU Migas perlu waktu untuk merekonstruksi laporan keuangan sehingga laporan keuangan dari 2003 - 2007 di rapel. Dirinya berharap Juni mendatang audit terhadap laporan keuangan 2008 dan laporan keuangan 2009 pada September.&quot;Mudah-mudahan bulan depan laporan keuangan 2008 selesai, dan pada September Laporan Keuangan 2009 juga selesai. Serta laporan keuangan 2010 kami harapkan selesaikan pada 2011,&quot; ujarnya.Senada dengan Sugiharto, Sekretaris Perusahaan Pertamina Toharso juga mengatakan RUPSLB kali ini hanya untuk mengesahkan laporan keuangan 2006-2007. Menurutnya, baru dilakukannya audit laporan keuangan 2006-2007 kali ini karena saat Pertamina menjadi Perseroan Terbatas (PT), neraca awal Pertamina baru diberikan pada Januari 2008.&quot;Nanti di tahun ini, kami dorong lagi audit laporan keuangan 2008 dan 2009. Sehingga pada RUPS 2011, laporan keuangan 2010 sudah di current,&quot;&amp;nbsp; tandas Toharso (adn)</content:encoded></item></channel></rss>
