<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Akhir Pekan, Rupiah Selamat di Bawah Rp9.300</title><description>Krisis ekonomi di Eropa telah mengombang-ambingkan nilai tukar uang pada  pekan ini, termasuk rupiah yang belakangan ini terhampas. Tapi tidak  dengan sore ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/05/21/278/335144/akhir-pekan-rupiah-selamat-di-bawah-rp9-300</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/05/21/278/335144/akhir-pekan-rupiah-selamat-di-bawah-rp9-300"/><item><title>Akhir Pekan, Rupiah Selamat di Bawah Rp9.300</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/05/21/278/335144/akhir-pekan-rupiah-selamat-di-bawah-rp9-300</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/05/21/278/335144/akhir-pekan-rupiah-selamat-di-bawah-rp9-300</guid><pubDate>Jum'at 21 Mei 2010 16:53 WIB</pubDate><dc:creator>Rani Hardjanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/05/21/278/335144/mZv7E4RANI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Koran SI.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/05/21/278/335144/mZv7E4RANI.jpg</image><title>Foto: Koran SI.</title></images><description>JAKARTA - Krisis ekonomi di Eropa telah mengombang-ambingkan nilai tukar uang pada pekan ini, termasuk rupiah yang belakangan ini terhampas. Tapi tidak dengan sore ini. Rupiah justru kembali ke level di bawah Rp9.300 per USD. Berdasarkan data yahoofinance, Jumat (21/5/2010), rupiah ditutup di kisaran Rp9.292 per USD, atau menguat dibanding perdagangan sebelumnya di level Rp9.325 per USD. Sementara berdasarkan data Bank Indonesia (BI), kurs jual-beli rupiah diperdagangkan di kisaran Rp9.382-Rp9.288 per USD. Penguatan ini antara lain disebabkan oleh masuknya BI ke pasar untuk menekan utilitas, sehingga rupiah tidak terlalu tertekan nilai tukar dolar Amerika. BI juga telah berkomitmen menjaga rupiah berada di kisaran Rp9.230-Rp9.330 per USD.&amp;nbsp; Kendati dijaga bank sentral, potensi pelemahan rupiah masih sangat mungkin terjadi.Di pasar internasional, nilai tukar euro per dolar rebound dari tekanannya hingga ke level 1.2598 euro per USD, dipengaruhi oleh kemungkinan akan adanya &amp;lsquo;aksi&amp;rsquo; otoritas moneter Eropa untuk melindungi euro dari tekanannya. Demikian seperti dikutip dalam analisa Valbury Securities.Sebelumnya Kanselir Jerman Angela Merkel menyatakan, mata uang euro dalam kondisi &amp;lsquo;bahaya&amp;rsquo;. Rebound euro per USD juga terjadi akibat dugaan aksi intervensi yang dilakukan Bank Sentral Swiss (SNB) untuk mencegah penguatan tajam mata uang Swiss franc yang berisiko bagi perekonomiannya. Kemungkinan &amp;lsquo;aksi&amp;rsquo; (intervensi) dari Eropa dibantah oleh petinggi-petinggi Bank Sentral Eropa (ECB). Sementara itu, di pasar komoditas harga minyak mentah kembali tertekan, ditandai dengan penurunan crude oil futures AS hingga lebih dari dua persen di level USD68,01 per barel. Harga emas kembali mengalami terkoreksi, namun tercatat berhasil rebound dari level day low USD1.175 per ons untuk diperdagangkan di USD1.182 per ons, setelah penutupan AS pagi tadi.</description><content:encoded>JAKARTA - Krisis ekonomi di Eropa telah mengombang-ambingkan nilai tukar uang pada pekan ini, termasuk rupiah yang belakangan ini terhampas. Tapi tidak dengan sore ini. Rupiah justru kembali ke level di bawah Rp9.300 per USD. Berdasarkan data yahoofinance, Jumat (21/5/2010), rupiah ditutup di kisaran Rp9.292 per USD, atau menguat dibanding perdagangan sebelumnya di level Rp9.325 per USD. Sementara berdasarkan data Bank Indonesia (BI), kurs jual-beli rupiah diperdagangkan di kisaran Rp9.382-Rp9.288 per USD. Penguatan ini antara lain disebabkan oleh masuknya BI ke pasar untuk menekan utilitas, sehingga rupiah tidak terlalu tertekan nilai tukar dolar Amerika. BI juga telah berkomitmen menjaga rupiah berada di kisaran Rp9.230-Rp9.330 per USD.&amp;nbsp; Kendati dijaga bank sentral, potensi pelemahan rupiah masih sangat mungkin terjadi.Di pasar internasional, nilai tukar euro per dolar rebound dari tekanannya hingga ke level 1.2598 euro per USD, dipengaruhi oleh kemungkinan akan adanya &amp;lsquo;aksi&amp;rsquo; otoritas moneter Eropa untuk melindungi euro dari tekanannya. Demikian seperti dikutip dalam analisa Valbury Securities.Sebelumnya Kanselir Jerman Angela Merkel menyatakan, mata uang euro dalam kondisi &amp;lsquo;bahaya&amp;rsquo;. Rebound euro per USD juga terjadi akibat dugaan aksi intervensi yang dilakukan Bank Sentral Swiss (SNB) untuk mencegah penguatan tajam mata uang Swiss franc yang berisiko bagi perekonomiannya. Kemungkinan &amp;lsquo;aksi&amp;rsquo; (intervensi) dari Eropa dibantah oleh petinggi-petinggi Bank Sentral Eropa (ECB). Sementara itu, di pasar komoditas harga minyak mentah kembali tertekan, ditandai dengan penurunan crude oil futures AS hingga lebih dari dua persen di level USD68,01 per barel. Harga emas kembali mengalami terkoreksi, namun tercatat berhasil rebound dari level day low USD1.175 per ons untuk diperdagangkan di USD1.182 per ons, setelah penutupan AS pagi tadi.</content:encoded></item></channel></rss>
