<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR Minta Presiden Segera Teken Surat Cagub BI</title><description>Surat yang berisi nama calon gubernur Bank Indonesia (BI) ternyata belum  ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/06/02/320/338650/dpr-minta-presiden-segera-teken-surat-cagub-bi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/06/02/320/338650/dpr-minta-presiden-segera-teken-surat-cagub-bi"/><item><title>DPR Minta Presiden Segera Teken Surat Cagub BI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/06/02/320/338650/dpr-minta-presiden-segera-teken-surat-cagub-bi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/06/02/320/338650/dpr-minta-presiden-segera-teken-surat-cagub-bi</guid><pubDate>Rabu 02 Juni 2010 10:36 WIB</pubDate><dc:creator>Maria Ulfa Eleven Safa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/06/02/320/338650/eLBnsHwbT3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gedung DPR. Foto: Koran SI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/06/02/320/338650/eLBnsHwbT3.jpg</image><title>Gedung DPR. Foto: Koran SI</title></images><description>JAKARTA - Surat yang berisi nama calon gubernur Bank Indonesia (BI) ternyata belum ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Untuk itu, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Pramono Anung meminta presiden segera menandatangani surat tersebut dan menyerahkan ke DPR.&quot;Saya sudah melakukan komunikasi dengan pemerintah dan ternyata belum ditandatangani presiden,&quot; ujar Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/6/2010).Pramono menjelaskan, kepastian adanya Gubernur Bank Indonesia sangat penting. Karena jika dibiarkan berlarut-larut akan berdampak negatif bagi BI sendiri.&quot;Kalau terlalu lama dijabat oleh pejabat sementara itu tidak akan bagus untuk BI itu sendiri. Terlebih ada krisis di Yunani, kalau dibiarkan berlarut-larut akan berdampak pada sektor keuangan dan perbankan kita,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Surat yang berisi nama calon gubernur Bank Indonesia (BI) ternyata belum ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Untuk itu, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Pramono Anung meminta presiden segera menandatangani surat tersebut dan menyerahkan ke DPR.&quot;Saya sudah melakukan komunikasi dengan pemerintah dan ternyata belum ditandatangani presiden,&quot; ujar Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/6/2010).Pramono menjelaskan, kepastian adanya Gubernur Bank Indonesia sangat penting. Karena jika dibiarkan berlarut-larut akan berdampak negatif bagi BI sendiri.&quot;Kalau terlalu lama dijabat oleh pejabat sementara itu tidak akan bagus untuk BI itu sendiri. Terlebih ada krisis di Yunani, kalau dibiarkan berlarut-larut akan berdampak pada sektor keuangan dan perbankan kita,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
