<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>20 K/L Lambat Serap Anggaran, Kas Pemerintah Rp156 Triliun</title><description>Akibat 20 kementerian dan lembaga (K/L) lambat menyerap anggaran, kas pemerintah masih cukup tinggi. Per 7 Juli kemarin, posisi kas pemerintah adalah sebesar Rp156 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/07/08/20/350771/20-k-l-lambat-serap-anggaran-kas-pemerintah-rp156-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/07/08/20/350771/20-k-l-lambat-serap-anggaran-kas-pemerintah-rp156-triliun"/><item><title>20 K/L Lambat Serap Anggaran, Kas Pemerintah Rp156 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/07/08/20/350771/20-k-l-lambat-serap-anggaran-kas-pemerintah-rp156-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/07/08/20/350771/20-k-l-lambat-serap-anggaran-kas-pemerintah-rp156-triliun</guid><pubDate>Kamis 08 Juli 2010 11:38 WIB</pubDate><dc:creator>Wilda Asmarini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/07/08/20/350771/pjAEJFUkyT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkeu Agus Martowardoyo. Foto: Koran SI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/07/08/20/350771/pjAEJFUkyT.jpg</image><title>Menkeu Agus Martowardoyo. Foto: Koran SI</title></images><description>JAKARTA - Akibat 20 kementerian dan lembaga (K/L) lambat menyerap anggaran, kas pemerintah masih cukup tinggi. Per 7 Juli kemarin, posisi kas pemerintah adalah sebesar Rp156 triliun.&quot;Posisi kas kita Rp156 triliun per 7 Juli kemarin. Ini karena masih ada 20 K/L yang penyerapan APBN-nya belum tinggi,&quot; kata Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo usai menjadi keynote speech di Seminar Reformasi Sektor Keuangan untuk Memperkuat Fondasi, Daya Saing, Stabilitas Perekonomian Nasional, di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (8/7/2010).Sayangnya, Agus tidak menyebutkan 20 K/L yang lambat menyerap dana yang sudah dianggarkan tersebut. &quot;Ada 20 K/L, nama-namanya saya lupa, tapi kita akan monitor dan ingatkan,&quot; elaknya.Apabila hingga akhir tahun anggaran tersebut masih belum maksimal diserap K/L tersebut, Menkeu menyebutkan telah menyiapkan punishment untuk K/L tersebut.&quot;Kami mengharapkan anggaran dari APBNP 2010 dapat diserap dengan baik. Kami sudah bilang ke K/L tersebut, kalau tidak bisa menyerap anggaran dananya di 2010, maka di 2011 akan dikenakan semacam reward dan punishment,&quot; paparnya.Dia mengemukan alasan K/L tersebut lambat menyerap anggaran adalah karena umumnya mereka dalam proses tender, atau proses pembebasan lahan, serta hal teknis lainnya.&quot;Jadi memang kami mengharapkan semua betul-betul fokus dalam merealisasikan anggaran. Dan kami tekankan kami merealisasikannya itu harus efektif berkualitas dan jangan sampai terjadi praktek-praktek yang tidak sehat dan tidak pruden dan KKN. Itu harus dijalankan dengan baik,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Akibat 20 kementerian dan lembaga (K/L) lambat menyerap anggaran, kas pemerintah masih cukup tinggi. Per 7 Juli kemarin, posisi kas pemerintah adalah sebesar Rp156 triliun.&quot;Posisi kas kita Rp156 triliun per 7 Juli kemarin. Ini karena masih ada 20 K/L yang penyerapan APBN-nya belum tinggi,&quot; kata Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo usai menjadi keynote speech di Seminar Reformasi Sektor Keuangan untuk Memperkuat Fondasi, Daya Saing, Stabilitas Perekonomian Nasional, di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (8/7/2010).Sayangnya, Agus tidak menyebutkan 20 K/L yang lambat menyerap dana yang sudah dianggarkan tersebut. &quot;Ada 20 K/L, nama-namanya saya lupa, tapi kita akan monitor dan ingatkan,&quot; elaknya.Apabila hingga akhir tahun anggaran tersebut masih belum maksimal diserap K/L tersebut, Menkeu menyebutkan telah menyiapkan punishment untuk K/L tersebut.&quot;Kami mengharapkan anggaran dari APBNP 2010 dapat diserap dengan baik. Kami sudah bilang ke K/L tersebut, kalau tidak bisa menyerap anggaran dananya di 2010, maka di 2011 akan dikenakan semacam reward dan punishment,&quot; paparnya.Dia mengemukan alasan K/L tersebut lambat menyerap anggaran adalah karena umumnya mereka dalam proses tender, atau proses pembebasan lahan, serta hal teknis lainnya.&quot;Jadi memang kami mengharapkan semua betul-betul fokus dalam merealisasikan anggaran. Dan kami tekankan kami merealisasikannya itu harus efektif berkualitas dan jangan sampai terjadi praktek-praktek yang tidak sehat dan tidak pruden dan KKN. Itu harus dijalankan dengan baik,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
