<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertamina Tindak Tegas Agen &amp; SPBE Nakal</title><description>Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero) Djaelani Sutomo mengungkapkan pihaknya telah menindak agen tabung gas serta stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE) yang nakal dan kerap membahayakan masyarakat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/07/13/320/352390/pertamina-tindak-tegas-agen-spbe-nakal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/07/13/320/352390/pertamina-tindak-tegas-agen-spbe-nakal"/><item><title>Pertamina Tindak Tegas Agen &amp; SPBE Nakal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/07/13/320/352390/pertamina-tindak-tegas-agen-spbe-nakal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/07/13/320/352390/pertamina-tindak-tegas-agen-spbe-nakal</guid><pubDate>Selasa 13 Juli 2010 12:15 WIB</pubDate><dc:creator>Wilda Asmarini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/07/13/320/352390/ORdBEMaciQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/07/13/320/352390/ORdBEMaciQ.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero) Djaelani Sutomo mengungkapkan pihaknya telah menindak agen tabung gas serta stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE) yang nakal dan kerap membahayakan masyarakat.&quot;Untuk agen nakal sudah ada beberapa yang ditindak, untuk SPBE sudah ada dua yang diputus hubungannya oleh Pertamina. Dan ada beberapa yang diskors karena melanggar area penjualannya,&quot; jelasnya di kantor Kementerian ESDM, Jakarta belum lama ini.Dia mengaku, sekarang ini pihaknya telah&amp;nbsp; menata ulang agen penjualan tabung gas. Dengan demikian, maka Pertamina berharap bisa mengontrol peredaran tabung gas yang ada.&quot;Kami sedang menata agen termasuk klien dimana dia boleh menjual sehingga tabung terjual itu terkontrol,&quot; tambahnya.Misalnya di Jakarta, dia mengatakan ada agen yang menjual dengan volume yang luar biasa besarnya akibat adanya pelanggaran daerah penjualannya yang dilakukannya. Dan agen itupun, katanya langsung ditertibkan.&quot;Sekarang setelah kami lakukan penataan, masyarakat tidak perlu khawatir. Pasokan ke masyarakat tidak akan berkurang,&quot; pungkas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero) Djaelani Sutomo mengungkapkan pihaknya telah menindak agen tabung gas serta stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE) yang nakal dan kerap membahayakan masyarakat.&quot;Untuk agen nakal sudah ada beberapa yang ditindak, untuk SPBE sudah ada dua yang diputus hubungannya oleh Pertamina. Dan ada beberapa yang diskors karena melanggar area penjualannya,&quot; jelasnya di kantor Kementerian ESDM, Jakarta belum lama ini.Dia mengaku, sekarang ini pihaknya telah&amp;nbsp; menata ulang agen penjualan tabung gas. Dengan demikian, maka Pertamina berharap bisa mengontrol peredaran tabung gas yang ada.&quot;Kami sedang menata agen termasuk klien dimana dia boleh menjual sehingga tabung terjual itu terkontrol,&quot; tambahnya.Misalnya di Jakarta, dia mengatakan ada agen yang menjual dengan volume yang luar biasa besarnya akibat adanya pelanggaran daerah penjualannya yang dilakukannya. Dan agen itupun, katanya langsung ditertibkan.&quot;Sekarang setelah kami lakukan penataan, masyarakat tidak perlu khawatir. Pasokan ke masyarakat tidak akan berkurang,&quot; pungkas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
