<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rupiah Pede di Level Rp9.000-an</title><description>Setali tiga uang dengan penutupan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sore ini, nilai tukar tanah air sore ditutup menguat tajam di kisaran level Rp9.000-an per USD.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/07/28/278/357472/rupiah-pede-di-level-rp9-000-an</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/07/28/278/357472/rupiah-pede-di-level-rp9-000-an"/><item><title>Rupiah Pede di Level Rp9.000-an</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/07/28/278/357472/rupiah-pede-di-level-rp9-000-an</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/07/28/278/357472/rupiah-pede-di-level-rp9-000-an</guid><pubDate>Rabu 28 Juli 2010 16:41 WIB</pubDate><dc:creator>Candra Setya Santoso</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/07/28/278/357472/dTpzvECMMS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Corbis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/07/28/278/357472/dTpzvECMMS.jpg</image><title>Foto: Corbis</title></images><description>JAKARTA - Setali tiga uang dengan penutupan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sore ini, nilai tukar tanah air sore ditutup menguat tajam di kisaran level Rp9.000-an per USD. Sentimen positif bursa regional pun disinyalir sebagai penyebab penguatan tersebut.Di sesi perdagangan Rabu (28/7/2010), berdasarkan yahoofinance.com, rupiah ditutup menguat di level Rp9.05,5 per USD, jika dibandingkan pada perdagangan pagi tadi di level Rp9.017,5 per USD. Sementara menurut data Bank Indonesia (BI) ditutup level Rp9.023 per USD dengan range Rp9.068,00-Rp8.978 per USD.Seperti dikutip dari Valbury Securities, USD berhasil menyerap peran safe haven, setelah rilis pesimis data consumer confidence, menguat signifikan atas yen Jepang dan Swiss franc dan meredam tekanannya atas euro dan Aussie dolar.EUR per USD rebound hingga ke level tertinggi selama 11 minggu di 1,3045, namun kemudian terkoreksi ke bawah 1,3000 di perdagangan pagi ini. Penguatan AUD per USD di atas areal 0,9000-an juga tersendat di 0,9068. Sementara USD per JPY dan USD per CHF naik signifikan lebih dari satu persen, masing-masing hingga level 87,97 dan 1,0640. Indeks USD, terhadap mata uang utama dunia, ditutup naik tipis 0.05 persen ke level 82,13.Pasar obligasi AS juga diperdagangkan beragam, tertekan akibat masih naiknya bursa saham namun di sisi lain pesimisme ekonomi membatasi tekanannya. Yield obligasi tenor 10 tahun AS naik ke 3,05 persen. Di pasar komoditas, harga emas merosot ke level terendah selama tiga bulan akibat habisnya masa berlaku kontrak futures (expiration date) dan beragamnya pandangan terhadap perekonomian setelah sejumlah indikator ekonomi dirilis mixed. Harga emas di pasar spot tertekan hampir dua persen di areal USD1160 per oz pada penutupan Selasa kemarin. Demikian halnya dengan harga minyak crude oil futures AS yang tertekan di atas dua persen setelah penutupan NY Selasa kemarin, ke areal level USD77-an, turun tajam dari level tertinggi 11 minggu di USD79,69 per barel</description><content:encoded>JAKARTA - Setali tiga uang dengan penutupan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sore ini, nilai tukar tanah air sore ditutup menguat tajam di kisaran level Rp9.000-an per USD. Sentimen positif bursa regional pun disinyalir sebagai penyebab penguatan tersebut.Di sesi perdagangan Rabu (28/7/2010), berdasarkan yahoofinance.com, rupiah ditutup menguat di level Rp9.05,5 per USD, jika dibandingkan pada perdagangan pagi tadi di level Rp9.017,5 per USD. Sementara menurut data Bank Indonesia (BI) ditutup level Rp9.023 per USD dengan range Rp9.068,00-Rp8.978 per USD.Seperti dikutip dari Valbury Securities, USD berhasil menyerap peran safe haven, setelah rilis pesimis data consumer confidence, menguat signifikan atas yen Jepang dan Swiss franc dan meredam tekanannya atas euro dan Aussie dolar.EUR per USD rebound hingga ke level tertinggi selama 11 minggu di 1,3045, namun kemudian terkoreksi ke bawah 1,3000 di perdagangan pagi ini. Penguatan AUD per USD di atas areal 0,9000-an juga tersendat di 0,9068. Sementara USD per JPY dan USD per CHF naik signifikan lebih dari satu persen, masing-masing hingga level 87,97 dan 1,0640. Indeks USD, terhadap mata uang utama dunia, ditutup naik tipis 0.05 persen ke level 82,13.Pasar obligasi AS juga diperdagangkan beragam, tertekan akibat masih naiknya bursa saham namun di sisi lain pesimisme ekonomi membatasi tekanannya. Yield obligasi tenor 10 tahun AS naik ke 3,05 persen. Di pasar komoditas, harga emas merosot ke level terendah selama tiga bulan akibat habisnya masa berlaku kontrak futures (expiration date) dan beragamnya pandangan terhadap perekonomian setelah sejumlah indikator ekonomi dirilis mixed. Harga emas di pasar spot tertekan hampir dua persen di areal USD1160 per oz pada penutupan Selasa kemarin. Demikian halnya dengan harga minyak crude oil futures AS yang tertekan di atas dua persen setelah penutupan NY Selasa kemarin, ke areal level USD77-an, turun tajam dari level tertinggi 11 minggu di USD79,69 per barel</content:encoded></item></channel></rss>
