<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Divestasi 20% Saham Bayan ke Kepco Rampung</title><description>PT Bayan Resources Tbk (BYAN) merampungkan divestasi 10 persen saham ke salah satu pemilik usaha yakni Korean Electric Power Corporation (Kepco). Transaksi dilakukan di harga Rp7.000 per saham senilai total Rp2,333 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/08/20/278/364782/divestasi-20-saham-bayan-ke-kepco-rampung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/08/20/278/364782/divestasi-20-saham-bayan-ke-kepco-rampung"/><item><title>Divestasi 20% Saham Bayan ke Kepco Rampung</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/08/20/278/364782/divestasi-20-saham-bayan-ke-kepco-rampung</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/08/20/278/364782/divestasi-20-saham-bayan-ke-kepco-rampung</guid><pubDate>Jum'at 20 Agustus 2010 08:52 WIB</pubDate><dc:creator>Whisnu Bagus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/08/20/278/364782/uZwbjPn1Cq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/08/20/278/364782/uZwbjPn1Cq.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - PT Bayan Resources Tbk (BYAN) merampungkan divestasi 10 persen saham ke salah satu pemilik usaha yakni Korean Electric Power Corporation (Kepco). Transaksi dilakukan di harga Rp7.000 per saham senilai total Rp2,333 triliun.&quot;Realisasi akuisisi 10 persen saham Bayan baru saja dilakukan,&quot; kata Corporate Secretary Bayan Jenny Quantero di Jakarta.Jenny mengatakan, transaksi tersebut merupakan kelanjutan dari rencana perusahaan pembangkit listrik (power plant) asal Korea tersebut mengambil alih 20 persen saham BYAN.&amp;ldquo;Akhir bulan lalu kan mereka sudah realisasikan akusisi 10 persen, sekarang sisanya 10 persen,&quot; katanya.Ke depan lanjut Jenny, Bayan akan memasok batu bara sebanyak 2 juta metrik ton (MT) per tahun kepada Kepco. &quot;Kami menyambut baik keikutsertaan Kepco,&quot; katanya.Dia mengatakan, perseroan berencana memasok batu bara ke Kepco mulai tahun 2012. Selanjutnya, akan ditingkatkan menjadi 7 juta MT per tahun pada 2015. Pembelian batu bara oleh Kepco sebagai tindak lanjut divestasi 20 persen saham pendiri (founder) Bayan kepada perusahaan pembangkit tersebut.&quot;Kami percaya strategi kemitraan yang terbentuk ini akan saling menguntungkan,&quot; kata Jenny.Untuk pasokan ke Kepco, kata Jenny, mayoritas batu bara berasal dari konsesi tambang milik Bayan Grup. Perseroan memiliki hak ekslusif penambangan berdasarkan lima Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) dengan pemerintah dan tiga kuasa penambagan (KP) yang diberikan pemerintah daerah (pemda) atas wilayah konsesi seluas 81.265 hektar (Ha).Seperti diketahui, pemegang saham pendiri PT Bayan Resources Tbk melepas 666.667.000 saham atau setara 20 persen saham ke Kepco. Mereka adalah Bato' Low Tuck Kwong, Jenny Quantero dan Engki Wibowo. &quot;Ketiganya telah menandatangani perjanjian jual beli saham dengan Kepco,&quot; katanya.Dengan kerja sama ini, perseroan berharap Kepco dapat mendukung pertumbuhan Bayan Grup ke depan. Pada 2010, Bayan menargetkan perjualan batu bara sebesar 14-16 juta MT atau tumbuh 17 persen dibanding tahun 2009. Peningkatan permintaan batu bara diperkirakan berasal dari India, Taiwan dan Malaysia. Untuk produksi, pada 2010 perseroan menargetkan mampu menghasilkan batu bara sebanyak 13,8-15,1 juta MT atau naik 21-36 persen dibandingkan 2009 sebesar 11,4 juta MT.Perseroan mematok mampu menjual batu bara sebanyak 3,1-3,6 juta MT pada kuartal 1-2010, pada kuartal dua sebanyak 3,5-4 juta MT, kuartal tiga sebanyak 3,7-4,2 juta MT, dan kuartal terakhir tahun ini sebanyak 3,7-4,2 juta MT.&amp;nbsp; Sementara itu, harga jual rata-rata batu bara perseroan di 2010 diprediksi sekitar USD65-69 per ton.Berdasarkan data perdagangan BEI, transaksi pemindahtanganan saham ini dilakukan di pasar negosiasi kemarin melalui broker PT Credit Suisse Securities Indonesia (CS) sebagai fasilitator pembelian Kepco. Sedangkan 4 broker memfasilitasi penjualan, yakni PT CIMB Securities (YU), PT UOB Kay Hian Securities (AI), PT BNP Paribas Securities Indonesia (BW) dan PT Trimegah Securities (LG).Total jumlah saham yang dipindahtangankan sebanyak 666.667 lot atau sebanyak 333.333.500 saham atau setara dengan 10 persen dari total saham BYAN sebanyak 3.333.333.500 saham. Harga transaksi dilakukan di Rp7.000 per saham atau totalnya mencapai Rp2,333 triliun. Dengan transaksi ini, jumlah saham yang dimiliki Kepco di BYAN menjadi sebanyak 666.667.000 saham (20 persen).</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bayan Resources Tbk (BYAN) merampungkan divestasi 10 persen saham ke salah satu pemilik usaha yakni Korean Electric Power Corporation (Kepco). Transaksi dilakukan di harga Rp7.000 per saham senilai total Rp2,333 triliun.&quot;Realisasi akuisisi 10 persen saham Bayan baru saja dilakukan,&quot; kata Corporate Secretary Bayan Jenny Quantero di Jakarta.Jenny mengatakan, transaksi tersebut merupakan kelanjutan dari rencana perusahaan pembangkit listrik (power plant) asal Korea tersebut mengambil alih 20 persen saham BYAN.&amp;ldquo;Akhir bulan lalu kan mereka sudah realisasikan akusisi 10 persen, sekarang sisanya 10 persen,&quot; katanya.Ke depan lanjut Jenny, Bayan akan memasok batu bara sebanyak 2 juta metrik ton (MT) per tahun kepada Kepco. &quot;Kami menyambut baik keikutsertaan Kepco,&quot; katanya.Dia mengatakan, perseroan berencana memasok batu bara ke Kepco mulai tahun 2012. Selanjutnya, akan ditingkatkan menjadi 7 juta MT per tahun pada 2015. Pembelian batu bara oleh Kepco sebagai tindak lanjut divestasi 20 persen saham pendiri (founder) Bayan kepada perusahaan pembangkit tersebut.&quot;Kami percaya strategi kemitraan yang terbentuk ini akan saling menguntungkan,&quot; kata Jenny.Untuk pasokan ke Kepco, kata Jenny, mayoritas batu bara berasal dari konsesi tambang milik Bayan Grup. Perseroan memiliki hak ekslusif penambangan berdasarkan lima Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) dengan pemerintah dan tiga kuasa penambagan (KP) yang diberikan pemerintah daerah (pemda) atas wilayah konsesi seluas 81.265 hektar (Ha).Seperti diketahui, pemegang saham pendiri PT Bayan Resources Tbk melepas 666.667.000 saham atau setara 20 persen saham ke Kepco. Mereka adalah Bato' Low Tuck Kwong, Jenny Quantero dan Engki Wibowo. &quot;Ketiganya telah menandatangani perjanjian jual beli saham dengan Kepco,&quot; katanya.Dengan kerja sama ini, perseroan berharap Kepco dapat mendukung pertumbuhan Bayan Grup ke depan. Pada 2010, Bayan menargetkan perjualan batu bara sebesar 14-16 juta MT atau tumbuh 17 persen dibanding tahun 2009. Peningkatan permintaan batu bara diperkirakan berasal dari India, Taiwan dan Malaysia. Untuk produksi, pada 2010 perseroan menargetkan mampu menghasilkan batu bara sebanyak 13,8-15,1 juta MT atau naik 21-36 persen dibandingkan 2009 sebesar 11,4 juta MT.Perseroan mematok mampu menjual batu bara sebanyak 3,1-3,6 juta MT pada kuartal 1-2010, pada kuartal dua sebanyak 3,5-4 juta MT, kuartal tiga sebanyak 3,7-4,2 juta MT, dan kuartal terakhir tahun ini sebanyak 3,7-4,2 juta MT.&amp;nbsp; Sementara itu, harga jual rata-rata batu bara perseroan di 2010 diprediksi sekitar USD65-69 per ton.Berdasarkan data perdagangan BEI, transaksi pemindahtanganan saham ini dilakukan di pasar negosiasi kemarin melalui broker PT Credit Suisse Securities Indonesia (CS) sebagai fasilitator pembelian Kepco. Sedangkan 4 broker memfasilitasi penjualan, yakni PT CIMB Securities (YU), PT UOB Kay Hian Securities (AI), PT BNP Paribas Securities Indonesia (BW) dan PT Trimegah Securities (LG).Total jumlah saham yang dipindahtangankan sebanyak 666.667 lot atau sebanyak 333.333.500 saham atau setara dengan 10 persen dari total saham BYAN sebanyak 3.333.333.500 saham. Harga transaksi dilakukan di Rp7.000 per saham atau totalnya mencapai Rp2,333 triliun. Dengan transaksi ini, jumlah saham yang dimiliki Kepco di BYAN menjadi sebanyak 666.667.000 saham (20 persen).</content:encoded></item></channel></rss>
